MerahPutih.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengimbau masyarakat agar menciptakan situasi kondusif pascapencoblosan.
"Kami berharap kalau nanti ada teman-teman yang tidak puas dengan hasil suara ini menggunakan mekanisme yang ada. Mekanisme itu harus sesuai ketentuan yang berlaku," kata Gatot kepada wartawan di Jakarta, Selasa (23/4).
Gatot mengatakan masyarakat bisa mengadu ke Bawaslu hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menyelesaikan sengketa soal hasil pemungutan suara yang sudah lalu.
"Ada Bawaslu, kemudian ada Mahkamah Konstitusi bisa melalui tersebut ya, tergantung pelanggaran-pelanggaran yang ada sesuai ketentuan yang ada harus melalui itu, tidak perlu gunakan langkah inkonstitusional dan sebagainya," ujarnya.
Ia mengimbau tidak menggunakan cara inkonstitusional untuk menyelesaikan sengketa soal pemilu ini.
"Karena dalam suatu negara demokrasi, kalau ada bukti-bukti atau ada temuan-temuan, silakan diajukan sesuai dengan aturan yang berlaku, tapi tidak dengan cara-cara yang inkonstitusional," tuturnya.
Masyarakat diminta untuk menjalin persatuan demi kesatuan bangsa Indonesia.
"Kita jagalah bangsa ini, kita sudah menjaga kegiatan ini dengan aman dan damai jangan sampai nanti juga berakhir dengan perpecahan. Kesatuan dan persatuan bangsa itu lebih penting dari semuanya, pemilu ini adalah sarana kita untuk memilih pemimpin bangsa, tapi setelah itu ayo perbedaan-perbedaan yang dulu ada yang dulu mendukung si A dan si B, ayo kita bersatu kembali mendukung Indonesia," paparnya.
Ia menyampaikan, pengerahan Brimob Nusantara ke Jakarta dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan pascapencoblosan.
"Brimob itu untuk bantuan saja, kita 'kan mengantisipasi kalau ada potensi-potensi kerawanan muncul. Kita sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi," katanya.
Sementara itu, terkait situasi DKI Jakarta dan sekitarnya pascapencoblosan dinyatakan kondusif. Gatot memastkan tidak ada gangguan yang signifikan selama proses tahapan pemilu hingga pascapencoblosan.
"Alhamdulillah sampai hari ini sejak masa pencoblosan tidak ada kejadian-kejadian yang menonjol. Jadi dapat dikatakan relatif cukup kondusif," tandas Gatot. (Knu)