Kapolda Metro Jaya Rilis Dua Sketsa Terduga Pelaku Teror Novel Baswedan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 24 November 2017
Kapolda Metro Jaya Rilis Dua Sketsa Terduga Pelaku Teror Novel Baswedan

Polisi dan pimpinan KPK menunjukkan sketsa dua terduga pelaku penyiraman Novel Baswedan. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen (Pol) Idham Azis merilis sketsa dua wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Idham menjelaskan, dalam proses penyelidikan terhadap kasus teror yang menimpa Novel tersebut, pihaknya sudah memeriksa 66 saksi. Kemudian, kata dia, mengerucut dua orang yang diduga sebagai pelaku teror tersebut.

"Kemudian dari beberapa saksi yang kita periksa sejak dua sampai tiga bulan belakangan ini, lalu mengerucutlah pada dua orang yang duduga sebagai pelaku penyiraman terhadap korban," ujarnya saat jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Idhan menambahkan, dua gambar yang diperlihatkan diyakini 90 persen sebagai terduga pelaku penyiraman air keras kepada kasatgas kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP Novel Baswedan.

"Kalau dari hasil keterangan saksi ini, mengarah sudah 90 persen bahwa dua gambar tadi itu diduga terlibat penyiraman Saudara Novel Baswedan," jelas dia.

Polda Metro Jaya, lanjut Idham, sudah memetakan latar belakang kedua terduga pelaku penyerangan Novel tersebut, mulai dari pekerjaan hingga keluarganya. Namun, pihaknya belum mengetahui identitas kedua terduga tersebut.

"Mungkin keluarga, latar belakangnya, pekerjaannya kita sudah maping secara perlahan. Kalau identitas belum makanya kita buka hotline. Semua berdasarkan fakta tidak bisa asumsi," tambahnya.

Lebih lanjut Idham menambahkan, pihaknya sejak akhir juli 2017 telah membentuk tim penyelidikan dan penyidikan yang berjumlah 167 orang. Tim tersebut terdiri dari lintas Polres, Polda dan juga dibantu oleh penyidik dari Mabes Polri.

"Kami juga dibantu oleh AFP (Australian Federal Police), kemudian kami juga di backup oleh Pusinafis Mabes Polri karena beberapa CCTV yang ada di TKP yang kita kumpulkan itu memang membutuhkan kerja sama kita dengan pihak luar negeri," pungkas Idham.

Gambar sketsa pertama tampak seorang pria dengan rambut pendek dan kulit gelap. Sementara itu gambar sketsa kedua tampak seorang pria dengan rambut panjang dan kulit putih.Kedua gambar terduga pelaku tersebut didapat dari keterangan saksi berinisial S dan SN.

Setelah dirilisnya gambar dua terduga pelaku penyerangan Novel tersebut, masyarakat yang memiliki informasi keberadaan atau identitas dari kedua pelaku yang ada pada sketsa itu bisa segera menghubungi nomor 081398844474. (Pon)

Baca juga berita lainnya terkait kasus Novel Baswedan dalam artikel: Kasus Penyiraman Novel, Polisi Tegaskan Belum Perlu TGPF

#Novel Baswedan #Polda Metro Jaya
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Roy Suryo dan dr Tifa Gugat Polda Metro Jaya Lewat Praperadilan, Sidang Digelar 29 Juni 2026
Roy Suryo dan dr Tifa mengajukan praperadilan terkait penangkapan dan penggeledahan dalam kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Sidang dijadwalkan pada 29 Juni 2026.
Ananda Dimas Prasetya - 49 menit lalu
Roy Suryo dan dr Tifa Gugat Polda Metro Jaya Lewat Praperadilan, Sidang Digelar 29 Juni 2026
Indonesia
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Hal itu terkait babak baru kasus ijazah Jokowi.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Indonesia
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo yaitu Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa, Jumat, 19 Juni 2026 pagi.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Eksekusi eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK resmi dimulai. Sebanyak 3.161 personel diterjunkan untuk mengamankan proses pengosongan berdasarkan penetapan PN Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Bagikan