'Tidak Sepeserpun Habib Rizieq Terima Uang dari Prabowo'
Habib Rizieq Shihab saat jadi saksi kasus Ahok, Selasa (28/02). (MP/Dery Ridwansah)
MerahPutih.com - Kuasa hukum Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera membantah tudingan bahwa biaya hidup Rizieq selama di Arab Saudi ditanggung Prabowo Subianto.
Kapitra mengatakan, tudingan tersebut adalah sebuah kebohongan. "Bohong itu, satu rupiah pun gak ada itu. Gak ada urusan itu," tegas Kapitra saat dikonfirmasi, Senin (24/7).
Ia menjelaskan, gerakan yang selama ini gencar dilakukan oleh Dewan Pembina GNPF MUI itu tidak sama sekali terkait dengan politik. Ia pun menolak bila Aksi Bela Alquran dan Ulama dihubung-hubungkan dengan politik.
"Gak ada kaitannya dengan politik. Kita gerakan hukum bukan gerakan politik. Gak ada urusan," imbuhnya.
Habib Rizieq Shihab menjadi DPO pihak kepolisian setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus chat berkonten pornografi.
Tak terima dengan tuduhan itu HRS kemudian mengasingkan diri ke Arab Saudi, guna menghindari proses hukum. Dan, hingga saat ini belum kembali ke tanah air. (Fdi)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Kuasa Hukum Rizieq Sebut Pergantian Kapolda Tidak Ada Hubungan Dengan Kliennya
Bagikan
Berita Terkait
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat