MerahPutih.com - Kapal kargo Mayuree Naree berbendera Thailand menjadi sasaran serangan rudal di Selat Hormuz. Tiga pelaut Thailand dipastikan meninggal dunia dalam tragedi itu.
"Dengan kesedihan mendalam, saya harus mengonfirmasi bahwa tiga pelaut Thailand yang tetap berada di atas kapal kargo Thailand Mayuree Naree, yang dihantam rudal di Selat Hormuz dan kemudian terbakar, telah meninggal dunia," kata Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, kepada wartawan di Bangkok, dikutip Kamis (9/4).
Baca juga:
2 Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Kemlu RI Upayakan Jalur Diplomasi
Kronologi Serangan Rudal
Serangan rudal terhadap kapal Mayuree Naree terjadi pada 11 Maret lalu. Rudal menghantam ruang mesin, tempat tiga pelaut Thailand berada saat itu. Mereka tidak sempat menyelamatkan diri bersama kru lainnya.
Kapal kemudian hanyut menuju pantai Iran dan terdampar di dekat salah satu pulau. Petugas penyelamat Iran berhasil menemukan jenazah ketiga pelaut Thailand yang tewas akibat hantaman rudal itu.
Baca juga:
Trump Ingin Ambil Biaya Pungutan Kapal Melintas di Selat Hormuz
20 Awak Lainnya Selamat
Phuangketkeow turut menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu penyelamatan 20 awak lain yang berhasil meninggalkan kapal yang terbakar.
Menlu Thailand itu juga menekankan proses evakuasi jenazah dan penyelamatan awak kapal merupakan hasil kerja sama diplomatik internasional antara Thailand dan sejumlah negara.
Khususnya, kepada Angkatan Laut Oman dan Iran yang turut membantu dalam proses evakuasi. Dilansir Antara, saat ini jenazah dan korban yang selamat telah tiba di Thailand. (*)

