Kala Boneka Tarsius Turut Melenggang di Jogjakarta Fashion Week, Unik

Rina GarminaRina Garmina - Sabtu, 26 Agustus 2017
Kala Boneka Tarsius Turut Melenggang di Jogjakarta Fashion Week, Unik

Boneka tarsius hadir pada busana rancangan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PULUHAN model cantik berlenggak-lenggok di panggung Jogjakarta Fashion Week (JFW), Bantul, Yogyakarta. Mereka memamerkan busana karya mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Pergelaran busana itu menampilkan aneka pakaian bergaya kasual, tradisional kontemporer, batik, serta baju muslim. Ada sesuatu yang unik di fashion show pada hari kedua JFW ini. Binatang khas Sulawesi, tarsius, turut berlenggang di panggung.

Tentu, bukan tarsius asli, melainkan terbuat dari boneka serta benang yang dipintal. Boneka tersebut menempel sebagai bagian dari aksesori kepala pada salah satu busana rancangan mahasiswa UNY.

Perancang busana "Tarsius", Asrifa Sakinah, memilih hewan bermata besar itu karena bentuknya yang lucu dan jumlahnya yang langka. Satwa yang sering disebut-sebut sebagai monyet terkecil ini memiliki ciri khas, tubuhnya lebih mungil daripada tikus sawah.

"Tarsius itu hewan yang unik dan lucu. Badannya kecil, tapi matanya hitam dan lebar," kata mahasiswi semester lima Fakultas Teknik Kecantikan UNY itu di JFW, belum lama ini.

Konsep rancangan

Ia sengaja memilih tarsius untuk lebih memperkenalkan satwa khas Indonesia itu ke masyarakat umum. "Awalnya saya diajak ikut fashion show. Saya diberi tugas membuat baju yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Lalu saya kepikiran Pulau Sulawesi dan akhirnya saya memilih tarsius," jelasnya.

Berangkat dari ide tersebut, Asrifa segera mencari referensi desain kostum dari internet. Selain membuat boneka tarsius, ia juga menggunakan kain tenun asli Sulawesi pada rancangannya. Agar kain tak perlu dijahit, Asrifa mengaplikasikan teknik ikat.

Ikon khas Indonesia lain yang muncul di fashion show JKW 2017 ialah pinisi, burung Maleo, terumbu karang, dan topi rumbai dari suku di Papua. Tahun ini, JFW mengangkat tema 'Dream in Harmony'. Panitia juga menggandeng 174 Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta puluhan desainer lokal.

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. (*)

Dapatkan berita lain tentang Jogjakarta Fashion Week pada artikel Jogja Fashion Week XII Resmi Dibuka.

#Penjual Satwa Langka #Tarsisius #Pakaian #Fashion Show #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan