Kajian Dampak Zero ODOL BPS Rampung Desember 2025, AHY Ungkap Potensi Positif Ekonomi dan Keselamatan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 06 Oktober 2025
Kajian Dampak Zero ODOL BPS Rampung Desember 2025, AHY Ungkap Potensi Positif Ekonomi dan Keselamatan

Razia truk ODOL. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa kajian Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai dampak kebijakan nihil kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) terhadap biaya logistik dan perekonomian nasional akan selesai pada Desember 2025.

Kajian ini merupakan landasan krusial untuk menentukan strategi yang tepat, memastikan kebijakan zero ODOL tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga mampu menciptakan solusi ekonomi yang berkesinambungan dan adil. AHY menjelaskan hal ini dalam jumpa pers di Jakarta setelah Rapat Koordinasi Tingkat Menteri tentang Implementasi Rencana Aksi Nasional Penanganan ODOL.

"Kajian BPS terkait dampak penerapan kebijakan ODOL terhadap biaya logistik, inflasi dan perekonomian sedang disusun dan target selesai pada Desember 2025," kata AHY.

Baca juga:

Zero ODOL Berlaku 2027, Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Sosialisasi Masif

Menurut AHY, proses penyusunan kajian dilakukan dengan teliti dan hati-hati untuk mengintegrasikan seluruh aspek, mulai dari ekonomi, sosial, hingga keselamatan publik, dalam kebijakan penertiban kendaraan over dimension overload. Ia menegaskan, "Oleh karena itu, kami tidak ingin sembrono, tidak ingin grusa-grusu, BPS tadi sudah memaparkan dengan gamblang, walaupun studi dan analisanya masih terus dilakukan, masih perlu waktu untuk menuntaskan."

Kajian BPS mengambil sampel di dua provinsi dengan kontribusi ekonomi terbesar, yakni DKI Jakarta dan Jawa Barat, yang secara kolektif menyumbang sekitar 30 persen terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia.

Hasil awal kajian menunjukkan bahwa kebijakan zero ODOL berpotensi memberikan dampak positif terhadap efisiensi transportasi logistik jika diimplementasikan secara konsisten dan didukung penuh oleh lintas kementerian dan lembaga.

AHY mengungkapkan bahwa ada potensi ekonomi yang dapat dioptimalkan melalui penataan kendaraan barang, sehingga persepsi publik yang menyebut kebijakan ini akan memicu inflasi dan kenaikan biaya logistik tidak sepenuhnya benar.

Kebijakan yang tepat sasaran, menurut AHY, justru akan mendorong reinvestasi di sektor transportasi dan industri domestik, yang pada akhirnya dapat menciptakan lapangan kerja baru serta memperkuat ekonomi nasional.

Selain manfaat ekonomi, kebijakan zero ODOL juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan publik dan menekan angka kecelakaan lalu lintas yang seringkali diakibatkan oleh kendaraan bermuatan berlebih.

Baca juga:

Rp47,43 Triliun Melayang Setiap Tahun Akibat Truk ODOL, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

Pemerintah juga sedang merancang skema insentif dan disinsentif untuk menjaga keseimbangan antara edukasi dan penegakan hukum di lapangan. AHY menekankan bahwa penegakan hukum (law enforcement) adalah langkah terakhir, yang baru dilakukan setelah sosialisasi dan edukasi menyeluruh agar seluruh pelaku usaha memahami manfaat komprehensif dari kebijakan zero ODOL.

Pemerintah menargetkan kebijakan zero ODOL berlaku efektif secara nasional mulai 1 Januari 2027. AHY berharap kebijakan zero ODOL yang dipersiapkan secara matang ini dapat menciptakan sistem logistik nasional yang lebih efisien, aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Jadi banyak hal dampak yang sebetulnya secara ekonomi juga positif. Secara sosial juga demikian, kita berharap ini juga bisa menghadirkan sesuatu yang positif, karena sekali lagi kita tidak ingin ada siapapun yang menjadi korban kecelakaan akibat ODOL dan kerugian-kerugian lainnya," kata AHY.

#ODOL #Truk ODOL #Agus Harimurti Yudhoyono
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penunjukan AHY sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Menko AHY Pesan Jangan Sampai Lewati Batas Wajar
AHY menegaskan lonjakan harga tiket pesawat akibat kenaikan harga minyak dunia harus tetap dalam batas kewajaran. P
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Menko AHY Pesan Jangan Sampai Lewati Batas Wajar
Indonesia
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial dengan penyaluran sembako di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Indonesia
Nekat Beroperasi di Jalur Mudik, 124 Truk Logistik Kena Semprit Kemenhub
Kemenhub kembali mewajibkan seluruh perusahaan logistik mematuhi aturan pembatasan angkutan barang yang tertuang dalam SKB selama periode mudik lebaran 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 23 Maret 2026
Nekat Beroperasi di Jalur Mudik, 124 Truk Logistik Kena Semprit Kemenhub
Indonesia
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan siap bertanggung jawab atas pembiayaan proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh), menilai Indonesia masih sanggup membayar utangnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Indonesia
9 Jurus Menko AHY Pecahkan Kebuntuan Aturan Zero ODOL yang Mandek 16 Tahun
Kebijakan zero ODOL pertama kali direncanakan sejak 2009
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Oktober 2025
9 Jurus Menko AHY Pecahkan Kebuntuan Aturan Zero ODOL yang Mandek 16 Tahun
Indonesia
Kajian Dampak Zero ODOL BPS Rampung Desember 2025, AHY Ungkap Potensi Positif Ekonomi dan Keselamatan
Kajian BPS mengambil sampel di dua provinsi dengan kontribusi ekonomi terbesar, yakni DKI Jakarta dan Jawa Barat
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Oktober 2025
Kajian Dampak Zero ODOL BPS Rampung Desember 2025, AHY Ungkap Potensi Positif Ekonomi dan Keselamatan
Indonesia
AHY Instruksikan Pemeriksaan Konstruksi Bangunan Publik, Cegah Insiden ‘Mengerikan’ Ponpes Al Khoziny Terulang
AHY menekankan pentingnya penerapan secara ketat penerapan prosedur operasional standar (SOP) konstruksi pada bangun publik, termasuk pondok pesantren.
Dwi Astarini - Senin, 06 Oktober 2025
AHY Instruksikan Pemeriksaan Konstruksi Bangunan Publik, Cegah Insiden ‘Mengerikan’ Ponpes Al Khoziny Terulang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Balas Tindakan Bobby, Gubernur Aceh Pulangkan Ribuan Alat Berat Milik Pengusaha Sumut
Beredar informasi yang menyebut Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) yang melakukan tindakan balasan terhadap Gubernur Sumut.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Balas Tindakan Bobby, Gubernur Aceh Pulangkan Ribuan Alat Berat Milik Pengusaha Sumut
Indonesia
Banjir Bali Disebabkan Kerusakan Lingkungan, AHY Khawatirkan Sektor Pariwisata Jadi Terganggu
Banjir Bali disebabkan oleh kerusakan lingkungan. Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengkhawatirkan soal pariwisata.
Soffi Amira - Kamis, 11 September 2025
Banjir Bali Disebabkan Kerusakan Lingkungan, AHY Khawatirkan Sektor Pariwisata Jadi Terganggu
Bagikan