MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menegaskan perlunya langkah serius dari pemerintah daerah dalam menangani perlintasan sebidang yang masih belum dijaga.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mendorong Pemda untuk mempercepat penanganan perlintasan sebidang, khususnya yang tidak terjaga menyusul tingginya angka kecelakaan di titik-titik perlintasan tanpa pengamanan memadai.
“Kami mendukung Pemda untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang yang tidak terjaga, dengan cara mengubahnya menjadi perlintasan tidak sebidang, atau minimal dilengkapi peralatan pengamanan dan penjaganya,” kata Franoto, dalam keterangannya kepada media, Kamis (30/4).
Baca juga:
Wagub Rano Akui Belum Pegang Data Perlintasan Tanpa Palang di Jakarta
Data Perlintasan Sebidang di Daop 1 Jakarta
Franoto mengungkapkan, dari total 423 perlintasan sebidang di wilayah operasional Daop 1 Jakarta, sebanyak 130 titik masih belum dijaga, sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
KAI juga mencatat terdapat 118 perlintasan tidak sebidang berupa flyover dan underpass. Infrastruktur ini dinilai sebagai solusi paling aman untuk meminimalkan potensi kecelakaan antara kereta api dan pengguna jalan.
Baca juga:
Komisi V DPR Soroti Pintu Perlintasan Manual dan Masalah Sinyal di Tabrakan Kereta Bekasi
Kolaborasi Lintas Sektor
Daop 1 berharap kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menekan angka kecelakaan. Tanpa intervensi serius, perlintasan tak terjaga berpotensi terus memakan korban.
“Perlintasan yang tidak ada penjaganya serta tidak dilengkapi alat pengamanan seperti palang pintu, sirine, dan perangkat keselamatan lainnya menjadi perhatian serius,” tandas Franoto. (Asp)