Wisata Dunia

Kafe Harry Potter Dibuka di Jepang untuk Rayakan 20 Tahun Film Pertama

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Juli 2021
Kafe Harry Potter Dibuka di Jepang untuk Rayakan 20 Tahun Film Pertama

Rayakan dua dekade sejak film pertamanya, dua kafe Harry Potter dibuka di Jepang. (Foto: Legs Company)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Harry Potter jalan-jalan ke Jepang. Untuk merayakan dua dekade setelah perilisan film Harry Potter and the Philosopher's Stone, kafe Harry Potter resmi akan dibuka di Negeri Matahari Terbit. Tak hanya satu, dua kafe akan dibuka sekaligus di Harajuku Tokyo dan distrik Sakae Nagoya.

Seperti dugaanmu, menu dan dekorasinya benar-benar surga dunia buat Potterhead. Ada berbagai macam makanan yang pastinya langsung mengingatkanmu sama Harry dan kawan-kawan.

Baca juga:

‘Harry Potter and the Cursed Child’ Ditampilkan di Broadway

Kafe Harry Potter Dibuka di Jepang untuk Rayakan 20 Tahun Film Pertama
Kafe ini dibuka untuk merayakan 20 tahun film pertama Harry Potter. (Foto: Leg's Company)

Mulai dari kotak bento bergambar empat asrama Hogwarts berisi sandwich dengan hiasan roti berbentuk tongkat sihir, parfait Golden Snitch dari pertandingan Quidditch, hingga smoothies asap empat warna untuk Gryffindor, Slytherin, Ravenclaw, dan Hufflepuff. Ada pula Hogwarts Express Caffe Latte dengan asap mengebul layaknya kereta dalam film.

Untuk makanan utama, kafe Harry Potter juga menyajikan berbagai santapan yang mengunggah selera. Visualnya yang lucu dan menarik jelas menjadi daya tarik sendiri. Pengunjung bisa memilih pie dengan gambar lambang Hogwarts, snack platter bertema burung hantu, dan salad dari kelas Herbologi.

Baca juga:

Toko Sihir Harry Potter di Kota New York

Kafe Harry Potter Dibuka di Jepang untuk Rayakan 20 Tahun Film Pertama
Makanan dan minumanya dibuat mirip dengan yang ada dalam film. (Foto: Leg's Company)

Setelah kenyang dengan makanan dan minuman, ini waktunya untuk makanan pencuci mulut. Enggak kalah lucu, kafe tersebut menyediakan kue ulang tahun warna pink yang dibuat Hagrid di film pertama.

Tentunya dengan ejaan penulisan 'Happee Birthdae Harry' yang salah biar mirip dengan yang ada dalam layar. Bagi penggemar Fantastic Beasts, mereka bisa memesan Magical Suitcase Cake yang terinspirasi dari koper Newt Scamander atau Tart Jeruk Niffler yang gemas nan menyegarkan.

Harganya sangat bervariasi dimulai dari 990 yen (Rp 130 ribu) , 1.540 yen (Rp 202 ribu), sampai 2.860 yen (Rp 375 ribu). Enggak hanya menyuguhkan makanan dan minuman, di kafe ini tamu juga bisa membeli merchandise eksklusif, seperti stiker, gantungan kunci, tas, kaus, dan masih banyak lagi.

Sayangnya, kedai ini bersifat sementara. Tokyo Harry Potter Cafe akan dibuka mulai 22 Juli sampai 12 September. Sementara cabang Nagoya akan beroperasi mulai 23 Juli hingga 22 Agustus. (sam)

Baca juga:

Ekshibisi Harry Potter Photographic akan Dibuka di London

#Wisata Dunia #Kafe Unik #Harry Potter #Jepang #Wisata Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
ShowBiz
Demi Lindungi Makam Dobby, Penggemar Harry Potter Geser Jalur Kabel Listrik Inggris-Irlandia
Para penggemar malah mulai membanjiri perusahaan dengan ratusan telepon.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
  Demi Lindungi Makam Dobby, Penggemar Harry Potter Geser Jalur Kabel Listrik Inggris-Irlandia
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Sejumlah penumpang kereta cepat juga dilaporkan mengalami luka-luka saat gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Gempa dahsyat itu menyebabkan sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Bagikan