Kaesang Gagas Pemilihan Raya, PSI Jakarta: Menjawab Keresahan Anak Muda untuk Berpolitik

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 21 Juli 2025
Kaesang Gagas Pemilihan Raya, PSI Jakarta: Menjawab Keresahan Anak Muda untuk Berpolitik

Kongres PSI Solo resmi mengkukuhkan Kaesang Pangarep menjadi ketua umum PSI periode 2025-2030, Sabtu (19/7). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta menggelar Pemilu Raya untuk memilih ketua umum untuk periode 2025-2030. Adapun dalam Pemilihan Raya itu Kaesang Pangarep terpilih sebagai Ketua Umum PSI dengan meraih 65,28 persen.

Mengalahkan Ronald A Sinaga atau Bro Ron dengan 22,23 persen, dan terakhir Agus Mulyono Herlambang yang mendapat 12,49 persen suara.

Ketua Dewan Pembina PSI, Jeffrie Geovanie mengungkap siapa yang sosok menggagas Pemilihan Raya PSI tidak lain dari putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep yang kini sebagai ketum.

"Saudara-saudara sekalian, gagasan (Pemilihan Raya) ini datang justru dari salah satu kandidat, yaitu Mas Kaesang Pangarep," kata Jeffrie dalam keterangannya, Senin (21/7).

Baca juga:

Raup 65,28 Persen Suara, Kaesang Resmi Jadi Ketum PSI

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Elva Farhi Qolbina mengatakan bahwa partainya sedang merintis gaya berpolitik baru dengan dilaksanakannya Pemilihan Raya 2025 untuk memilih ketua umumnya.

"Dengan adanya Pemilihan Raya ini, kami mencoba untuk membangun sebuah budaya politik baru di mana pimpinan sebuah partai dipilih secara langsung oleh para anggotanya. Sekarang, semua orang bisa memilih siapa yang akan jadi ketua umumnya, asalkan sudah menjadi anggota partai," ucapnya.

Elva menerangkan bahwa Pemilihan Raya tersebut menjadikan PSI lebih demokratis lagi sebagai ‘Partai Terbuka’ ke depannya. Adapun ‘Partai Terbuka’ sering disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) ke-7, Joko Widodo (Jokowi), dalam banyak kesempatan sebelumnya.

"Selama ini, mungkin ada banyak orang yang bertanya-tanya apa maksud dari ‘Partai Terbuka’ seperti halnya disampaikan oleh Pak Jokowi dahulu. Nah, Pemilihan Raya ini merupakan bentuk konkrit dari ‘keterbukaan’ yang dimaksud," jelasnya.

Baca juga:

Diteriaki Dukungan 2 Periode di Kongres PSI, Prabowo: Saya Suka Gajah

Menurut Elva, ini merupakan jawaban dari partainya terhadap keinginan masyarakat luas, terutama yang berasal dari kalangan generasi muda untuk politik yang lebih demokratis, di mana mereka bisa semakin terlibat lagi ke depannya.

"Terobosan ini kami buat, salah satunya untuk menjawab keresahan anak-anak muda yang ingin lebih memiliki dan dekat lagi dengan perpolitikan di tanah air, terutama melalui partai politik," ujarnya.

"Siapa tahu, anak-anak muda itu ke depannya tidak hanya sekadar bisa memilih siapa Ketum PSI, tapi juga bisa mencalonkan dirinya sendiri meskipun ia adalah seorang yang biasa-biasa saja tapi berprestasi dan bisa mengumpulkan dukungan cukup dari kader untuk menjadi pemimpin partai kami," sambungnya. (Asp)

#Politik #PSI #Kaesang Pangarep
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Berita Foto
Nyatakan Sikap, Gerakan Pemuda Islam Tolak Aksi yang Memecah Belah
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP - GPI) Khoirul Amin menyampaikan pernyataan sikap dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (25l6/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Agustus 2026
Nyatakan Sikap, Gerakan Pemuda Islam Tolak Aksi yang Memecah Belah
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Bagikan