Kadishub Jamin MRT dan LRT Aman dari Kenaikan Tarif Imbas Pemangkasan Anggaran, Tidak Seperti TransJakarta

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 10 Oktober 2025
Kadishub Jamin MRT dan LRT Aman dari Kenaikan Tarif Imbas Pemangkasan Anggaran, Tidak Seperti TransJakarta

LRT melintas di atas Kota Jakarta. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jakarta, Syafrin Liputo memastikan tarif layanan MRT Jakarta dan LRT Jakarta tidak akan mengalami kenaikan, meskipun terjadi pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat yang berdampak pada efisiensi subsidi transportasi.

Alasannya, hasil kajian terhadap kesediaan dan kemampuan masyarakat untuk membayar menunjukkan tarif kedua layanan angkutan umum itu saat ini masih sesuai.

“Saya pastikan tarif MRT dan LRT tidak naik. Kajian terhadap 'willingness to pay' dan 'ability to pay' menunjukkan bahwa tarif yang berlaku masih dalam batas wajar,” kata Syafrin, di Jakarta, Kamis (9/10).

Baca juga:

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Potong Anggaran Perjalanan Dinas, Menyesuaikan Pemangkasan Dana Bagi Hasil dari Pemerintah Pusat

Menurut Syafrin, tarif keekonomian MRT Jakarta mencapai sekitar Rp 13.000, sementara tarif yang diberlakukan hanya Rp 7.000.

Artinya, lanjut dia, subsidi yang diberikan pemerintah rata-rata sebesar Rp6.000 per penumpang, dan angka tersebut masih sesuai dengan skema subsidi transportasi yang telah dirancang.

Namun, Syafrin menyoroti tarif Transjakarta terakhir kali ditetapkan pada tahun 2005, yakni Rp 3.500. Dalam dua dekade terakhir, upah minimum provinsi (UMP) telah meningkat enam kali lipat dan inflasi kumulatif mencapai 186,7 persen.

Baca juga:

Dana Bagi Hasil Dipangkas, Pramono Minta Maaf tak Buka Rekrutmen Damkar hingga PPSU 2026

“Cost recovery Transjakarta turun dari 34 persen pada 2015 menjadi 14 persen saat ini. Artinya, biaya operasional yang bisa ditutup dari tarif penumpang semakin kecil. Tapi belum ada angka penyesuaiannya, masih terus didetailkan,” tandasnya, dikutip Antara.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan akan mengkaji ulang skema subsidi transportasi umum sebagai bagian dari langkah efisiensi anggaran, menyusul pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah.

Meski demikian, Pramono menegaskan bahwa kajian tersebut tidak serta-merta akan berujung pada kenaikan tarif transportasi umum di Jakarta.

Baca juga:

Dana Bagi Hasil Jakarta Dipotong Pusat Rp 15 T, Pramono Terpaksa Utak-atik Biaya Prioritas

“Subsidi transportasi kita besar sekali, tapi bukan berarti tarif akan langsung dinaikkan. Ini hanya contoh,” ungkap Gubernur, Senin (6/10) lalu. (*)

#Tarif Angkutan #MRT Jakarta #TransJakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Genangan di Sejumlah Titik, TransJakarta Terdampak Hujan Senin Pagi
Hujan deras mengguyur Jakarta pada Senin (12/1) sebabkan genangan di sejumlah titik. Akibatnya, beberapa rute TransJakarta dan mikrotrans alami keterlambatan.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 4 menit lalu
Genangan di Sejumlah Titik, TransJakarta Terdampak Hujan Senin Pagi
Berita Foto
Pemprov DKI Jakarta Batal Naikkan Tarif Tiket Bus Transjakarta Karena Kondisi Ekonomi
Penumpang menaiki bus Transjakarta di Halte JPO Phinisi, Karet, Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 10 Januari 2026
Pemprov DKI Jakarta Batal Naikkan Tarif Tiket Bus Transjakarta Karena Kondisi Ekonomi
Indonesia
Transjakarta Perkuat Ekosistem Transportasi Inklusif, Target 30 Persen Pramudi Perempuan
Tak hanya itu, Transjakarta meluncurkan Lentera, satuan tugas berbasis relawan untuk mencegah pelecehan seksual, serta membangun fasilitas Daycare di Kantor Pusat Cawang
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Transjakarta Perkuat Ekosistem Transportasi Inklusif, Target 30 Persen Pramudi Perempuan
Indonesia
Instruksi dari Pusat, Pemprov Batalkan Rencana Kenaikan Tarif TransJakarta 2026
Keputusan Pemprov menunda kenaikan tarif TransJakarta juga atas permintaan langsung dari pemerintah pusat.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Instruksi dari Pusat, Pemprov Batalkan Rencana Kenaikan Tarif TransJakarta 2026
Indonesia
Anggaran Transjakarta 2026 Disunat, Pemprov DKI Jakarta Putar Otak Cari Tambahan Triliunan Rupiah
Pemprov DKI Jakarta harus merombak struktur belanja dalam APBD 2026
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Anggaran Transjakarta 2026 Disunat, Pemprov DKI Jakarta Putar Otak Cari Tambahan Triliunan Rupiah
Indonesia
Simak Nih! Ini Rekayasa Lalu Lintas Fase 2A MRT Jakarta Segmen Glodok-Kota, Dimulai Besok
MRT Jakarta memasang rambu lalu lintas, marka jalan, hingga lampu penerangan tambahan di sepanjang area kerja
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Simak Nih! Ini Rekayasa Lalu Lintas Fase 2A MRT Jakarta Segmen Glodok-Kota, Dimulai Besok
Indonesia
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan MRT Jakarta Fase 2A hingga Kota Tua beroperasi pada 2029. Groundbreaking Duta Merlin segera dimulai.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Indonesia
Rekayasa Lalu Lintas MRT Fase 2A Harmoni-Mangga Besar Dimulai, Cek Rute Terbarunya
Untuk mendukung pekerjaan tersebut, maka arus lalu lintas Jalan Hayam Wuruk ke arah Monas dan ke arah Kota dikembalikan ke sisi tengah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Rekayasa Lalu Lintas MRT Fase 2A Harmoni-Mangga Besar Dimulai, Cek Rute Terbarunya
Indonesia
Tarif MRT Jakarta Rp1 Berhasil Tarik 326.372 Pelanggan Saat Malam Tahun Baru, Blok M Hub Jadi Magnet Utama
Pengembangan kawasan inklusif di sekitar stasiun terbukti menjadi daya tarik kuat bagi warga
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Januari 2026
Tarif MRT Jakarta Rp1 Berhasil Tarik 326.372 Pelanggan Saat Malam Tahun Baru, Blok M Hub Jadi Magnet Utama
Indonesia
Kasus Pelecehan di Bus Transjakarta Viral, Pakar Minta Dishub DKI Bertindak Serius
Analis transportasi mendesak Pemprov DKI dan Dishub serius menangani pelecehan seksual di Transjakarta. Korban diminta didampingi dan pelaku diproses hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
Kasus Pelecehan di Bus Transjakarta Viral, Pakar Minta Dishub DKI Bertindak Serius
Bagikan