Pilpres 2019

Kader PPP Khittah DIY Dukung Prabowo-Sandi, Rommy: Mereka Kumpulan Caleg Gagal

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 10 Oktober 2018
Kader PPP Khittah DIY Dukung Prabowo-Sandi, Rommy: Mereka Kumpulan Caleg Gagal

Ketua Umum PPP Romahurmuziy memberikan pembekalan kepada para caleg di Jawa Tengah (Jateng) yang berlangsung di Hotel Sahid Jaya, Solo, Jateng, Rabu (10/10).(MP/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy angkat bicara terkait kader PPP Khittah Nasional di DIY yang menyatakan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.

Langkah yang diambil tersebut melawan arus, mengingat DPP PPP sejak awal sudah menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi-Ma'aruf Amin.

Pria yang akrab disapa Rommy ini mengatakan jika mereka yang tergabung dalam kader PPP Khittah merupakan kumpulan caleg yang kalah di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 lalu. Bahkan, Rommy menyebut mereka merupakan pendukung PPP kubu Djan Faridz.

Pembekalan para caleg PPP di Solo
Pembekalan para caleg PPP di Solo, Jawa Tengah (MP/Win)

”PPP Khittah itu kumpulan caleg gagal pada tahun 2014, mereka gagal melaju ke Senayan. Mereka pendukung Djan Faridz yang sudah tak ada lagi di DPP,” jelasnya kepada awak media di sela memberikan pembekalan kepada para caleg di Jawa Tengah (Jateng) yang berlangsung di Hotel Sahid Jaya, Solo, Jateng, Rabu (10/10).

Ketika ditanya, apakah keberadaan mereka akan mempengaruhi suara PPP. Secara tegas, Rommy mengakui keberadaan mereka hanya sedikit.

”Bagi kami, mereka melakukan penyataan-penyataan dan tak ada pengaruhnya kepada kami,” katanya.

Caleg PPP
Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy memberikan pembekalan kepada para caleg PPP (MP/Win)

Meski begitu, ia menilai wajar jika masih ada yang mendukung Prabowo seperti tahun 2014 lalu. Mengingat pihaknya tak bisa memaksakan kehendak seseorang dalam menentukan pilihan.

”Ya wajarlah, seperti dunia ini, ada siang, ada malam. Ada laki-laki dan perempuan. Sehingga kita tak bisa memaksakan, mau memilih Pak Jokowi atau Pak Prabowo,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rommy juga menekankan kepada caleg, selain mengkampanyekan PPP juga mengkampanyekan Jokowi-Ma'aruf Amin di daerah masing-masing.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Win, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Harga BBM Nonsubsidi Naik, Gerindra: Jokowi Panik

#Pilpres 2019 #Islah PPP #Muhammad Romahurmuziy #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Kasus dugaan penyadapan Prabowo menjadi sorotan. Istana meminta Polri mengusut perkara tersebut secara transparan dan tidak menutupi fakta.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan
Indonesia
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Kepala BIN, Muhammad Herindra, menemui Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana. Hal itu di tengah dugaan penyadapan ilegal yang mengarah ke makar.
Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Indonesia
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Kasetpres, Letjen TNI Ariyo Windutomo, ditunjuk menjadi Plt Kepala KSP menggantikan Listyo Sigit. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Ariyo Windutomo Ditunjuk Jadi Plt Kepala KSP, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Mensesneg, Prasetyo Hadi, mempertanyakan motif penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Mensesneg Ungkap Pemerintah Pertanyakan Motif Penyadapan Prabowo, Sebut Bisa Bahayakan Negara
Indonesia
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Listyo Sigit Prabowo resmi dicopot dari KSP, setelah menjadi tersangka penyadapan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
Listyo Sigit Dicopot dari KSP usai Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
Indonesia
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo lewat server LIMS Polri bikin heboh. Apa itu LIMS dan gimana cara kerjanya? Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
LIMS: Saat Alat Negara Dipakai Intai Presiden Prabowo Subianto
Indonesia
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Polri tetapkan KSP Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (LSP) & 7 anggota polisi sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo. Cek rincian kasusnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Bagikan