Jurkam Muda PDIP Diminta Teladani Tradisi Intelektual Bung Karno

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 05 Agustus 2023
Jurkam Muda PDIP Diminta Teladani Tradisi Intelektual Bung Karno

Juru kampanye (jurkam) muda PDI Perjuangan (PDIP) menjalani pelatihan digelar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (5/8). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Juru kampanye (jurkam) muda PDI Perjuangan (PDIP) menjalani pelatihan digelar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (5/8). Pelatihan jurkam yang berlangsung pada 5-6 Agustus 2023 tersebut merupakan persiapan PDIP menghadapi Pemilu 2024.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam arahannya mengatakan, para jurkam muda PDIP harus meneladani tradisi intelektual Proklamator RI Sukarno atau Bung Karno. Para jurkam juga diminta untuk bisa hadirkan ide gagasan yang segar.

Awalnya Hasto meminta para jurkam muda PDIP agar bisa memunculkan keterampilan komunikasi agar kita tidak kehilangan pijakan dari berbagai persoalan politik.

Baca Juga:

Tim Tujuh Jokowi Berikan Materi Pemenangan Ganjar kepada Jurkam Muda PDIP

Kemudian para jurkam diminta mampu beradaptasi dengan segala ketidakpastian, kemampuan mengelola hubungan dan emosi kerja komunikasi dua arah berdialog dan mencari ide-ide segar.

Ia lantas mencontohkan bagaimana keterampilan intelektual Bunga Karno yang pada usia muda 26 tahun sudah bisa menghadirkan gagasan pembentukan Partai Nasional Indonesia atau PNI.

"26 tahun sehingga Bung Karno sebenarnya sudah melampaui suatu pemikiran-pemikiran dari generasi Z. Kita lihat usia 16 tahun Bung Karno sudah membaca teori-teori filsafat, sudah membaca banyak buku, berdialog dengan pemimpin dunia," kata Hasto.

Menurutnya, para jurkam harus meneladani apa yang sudah dilakukan Bung Karno tersebut.

"Ini saudara-saudara sekalian karena munculnya melalui suatu kepemimpinan intelektual, sehingga ketika Anda dilatih untuk menjadi jurkam, terus mengembangkan suatu konsen menjadikan buku sebagai jendela dunia, menjadi the university of internet untuk mengakses informasi-informasi yang penting bagaimana Indonesia bisa mencapai suatu kemajuan dalam seluruh aspek kehidupan," bebernya.

Baca Juga:

Ingin Cetak Sejarah Menang Hattrick, PDIP Latih Kader Muda Jadi Jurkam

Ia mengatakan, para jurkam muda juga harus bisa belajar dari negara-negara seperti India hingga Tiongkok yang berhasil mengembangkan kemajuan-kemajuan di tengah kekurangan yang ada.

Untuk itu, politisi asal Yogyakarta tersebut mengingatkan, menjadi jurkam bukan hanya sekadar keterampilan berbicara tetapi harus ada kesatupaduan antara pikiran dan hati.

Para jurkam muda ini juga diminta bisa menghadirkan suatu ide gagasan yang segar radikal. Hal itu seperti apa yang dilakukan Bung Karno ketika berjuang untuk membawa kemerdekaan bagi Indonesia.

"Jadi ide-idenya harus segar radikal, mengubah yaitu seperti Sukarno ketika bersinggungan dengan penjajah idenya radikal bahwa kita harus merdeka sekarang syaratnya apa dengan membangun Partai Nasional Indonesia," tuturnya.

"Dan banggalah Anda sebagai kader PDI Perjuangan bahwa kita satu-satunya partai yang memilki rekam jejak Sukarno," sambungnya.

Adapun sebanyak 100 para peserta yang mengikuti pelatihan merupakan kader PDIP muda yang memang dipersiapkan untuk menjadi jurkam di Pemilu 2024. (Pon)

Baca Juga:

Sinyal Jokowi Dukung Prabowo, PDIP: Hati Itu Sedalam Samudera

#PDIP #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Bagikan