Jumlah PTPN Akan Berkurang Hanya Lima Perusahaan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 07 Desember 2019
Jumlah PTPN Akan Berkurang Hanya Lima Perusahaan

Pelaksana Tugas Direktur Utama PTPN III Holding Abdul Ghani di Jakarta, Jumat. (Foto: Antara/Mentari Dwi Gayati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Holding Perkebunan Nusantara berencana mengurangi jumlah perusahaan menjadi hanya lima dari saat ini sebanyak 14 PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

PTPN III Holding sebagai induk usaha tersebut menjelaskan efisiensi pada biaya operasional dan upaya untuk peningkatan produktivitas menjadi alasan di balik rencana perampingan perusahaan tersebut.

Baca Juga:

Komut PTPN VI Disebut Terima Duit Rp1,96 Miliar Terkait Suap Distribusi Gula

"Nantinya PTPN itu seperti arahan Pak Menteri (Erick Thohir), BUMN akan dikurangi. Kami sudah rencanakan ini dan mengusulkan menjadi lima (perusahaan)," kata Pelaksana Tugas Direktur Utama PTPN III Holding Abdul Ghani di Jakarta, Jumat (6/12), dikutip Antara.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kedua kanan) mengikuti rapat dengan Komisi VI DPR, di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Rapat tersebut membahas Penyertaan Modal Negara (PMN) pada Badan Usaha Milik Negara tahun anggaran 2019 dan 2020. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kedua kanan) mengikuti rapat dengan Komisi VI DPR, di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Rapat tersebut membahas Penyertaan Modal Negara (PMN) pada Badan Usaha Milik Negara tahun anggaran 2019 dan 2020. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama.

Abdul Ghani menjelaskan, efisiensi jumlah perusahaan PTPN ini akan dilakukan sesuai dengan wilayah kerja dan komoditas yang menjadi bisnis utama.

Holding Perkebunan Nusantara yaitu PTPN III sebagai perusahaan induk dari 13 BUMN perkebunan ini memiliki total lahan seluas 1,19 juta hektare.

Komoditas utama yang menjadi inti bisnis Holding Perkebunan Nusantara adalah kelapa sawit, karet, teh, tebu, kopi arabika, kopi robusta, kakao, dan tembakau.

"Sesuai dengan komoditas dan wilayah. Dengan cara seperti itu, dari jumlah yang banyak terpecah-pecah dengan jumlah sedikit tentunya akan menjadi lebih efisien. Konsolidasi akan lebih mudah," kata Abdul Ghani.

Baca Juga:

KPK Periksa Dua Ketua APTRI Terkait Kasus Suap Distribusi Gula di PTPN III

Untuk meningkatkan produktivitas dari segi SDM, Holding Perkebunan Nusantara juga akan mengendalikan biaya labour cost dengan mengganti karyawan yang sudah memasuki masa pensiun. Sementara itu, karyawan yang masih bekerja ditingkatkan kompetensi mereka.

Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI dengan Dirut PT Perkebunan Nusantara I s.d XIV di Kompleks DPR/MPR Senayan Jakarta, Kamis. (Mentari Dwi Gayati)
Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI dengan Dirut PT Perkebunan Nusantara I s.d XIV di Kompleks DPR/MPR Senayan Jakarta, Kamis. (Foto: Antara/Mentari Dwi Gayati)

Dalam meningkatkan pendapatan konsolidasi, perusahaan juga akan fokus mengembangkan penjualan produk perkebunan ke pasar ritel dan melakukan branding.

"Kami sudah membentuk divisi khusus ritel. Bayangkan, jika produksi gula kami yang mencapai 800.000 ton ke ritel sebagian. Ini akan membantu pemerintah dan ada penambahan nilai," kata dia.

Holding Perkebunan Nusantara menargetkan Januari 2020 penjualan produk ke pasar ritel sudah berjalan. Perusahaan juga sudah menyiapkan kerja sama dengan pihak swasta untuk pengelolaan pabrik gula dan kelapa sawit. (*)

Baca Juga:

Pieko Nyotosetiadi Didakwa Menyuap Dirut PTPN III Sebesar Rp3,55 Miliar

#BUMN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Dorong Percepatan Transportasi Bisnis Garuda, Kuatkan Rute Dalam Negeri
Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Pemerintah Dorong Percepatan Transportasi Bisnis Garuda, Kuatkan Rute Dalam Negeri
Indonesia
Darmawan Prasodjo Dicopot dari Dirut PLN, Suroso Isnandar Jadi Pengganti Sementara
Suroso Isnandar kini menjadi Dirut baru PLN. Ia menggantikan Darmawan Prasodjo yang dicopot dari jabatannya, Rabu (14/10).
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Darmawan Prasodjo Dicopot dari Dirut PLN, Suroso Isnandar Jadi Pengganti Sementara
Indonesia
Menko PM Cak Imin Perintahkan BUMN Lakukan Pemberdayaan, Harus Berikan Manfaat
Keberhasilan perusahaan negara tidak hanya dilihat dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kemampuannya membuka kesempatan ekonomi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Menko PM Cak Imin Perintahkan BUMN Lakukan Pemberdayaan, Harus Berikan Manfaat
Indonesia
4 BUMN Karya Digabungkan Jadi Satu di November 2026, Beban Keungan Sudah Sangat Berat
Pada kasus WIKA, beban utang perusahaan tersebut mencapai sekitar Rp 34 triliun yang tak diimbangi kecukupan aset penjamin (underlying assets)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
 4 BUMN Karya Digabungkan Jadi Satu di November 2026, Beban Keungan Sudah Sangat Berat
Indonesia
HUT ke-28, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interum Rp 6,16 Triliun
Pada usia ke-28 ini, perseroan menginginkan pertumbuhan yang terus memberikan hasil yang dirasakan oleh seluruh masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap Bank Mandiri.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
HUT ke-28, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interum Rp 6,16 Triliun
Indonesia
Prabowo Ungkap 328 BUMN Sudah Ditutup, Target Hemat Bisa Capai Rp 100 Triliun
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, bahwa sudah menutup 328 BUMN. Target hemat anggaran bisa menembus Rp 100 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Prabowo Ungkap 328 BUMN Sudah Ditutup, Target Hemat Bisa Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Mendag Jamin Swasta Tetap Bisa Lakukan Ekspor, Tidak Semua Satu Pintu Lewat BUMN
Pemerintah saat ini terus memberikan masukan dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis agar pengaturannya proporsional dan fleksibel.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Mendag Jamin Swasta Tetap Bisa Lakukan Ekspor, Tidak Semua Satu Pintu Lewat BUMN
Indonesia
Danantara Suntuk Rp 456 Miliar Lanjutkan Pembangunan Proyek LRT City Mangkrak.
BP BUMN telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), PT Adhi Karya, dan perwakilan konsumen LRT City siang ini.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Danantara Suntuk Rp 456 Miliar Lanjutkan Pembangunan Proyek LRT City Mangkrak.
Indonesia
Prabowo Targetkan Penghematan Rp 100 Triliun Dari Tutup 700 BUMN
Pengurangan jumlah BUMN tersebut dapat meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi biaya rutin yang selama ini dikeluarkan perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Prabowo Targetkan Penghematan Rp 100 Triliun Dari Tutup 700 BUMN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Bagikan