Jumlah Pelari di Indonesia Meningkat 3 Kali Lipat

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 08 Juli 2024
Jumlah Pelari di Indonesia Meningkat 3 Kali Lipat

Jumlah pelari di Indonesia kini meningkat tiga kali lipat. Foto: Garmin

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seiring dengan maraknya event dan komunitas yang bermunculan, lari kini menjadi salah satu tren olahraga paling populer dan tengah berkembang pesat di Indonesia.

Hal itu bisa dilihat dari banyaknya event maraton besar hingga fun run. Lalu, semakin banyak orang yang tertarik untuk mengadopsi gaya hidup sehat melalui olahraga lari.

Berdasarkan data publikasi Garmin, jumlah pelari di Indonesia kini meningkat tiga kali lipat pada 2024. Fenomena tersebut tak hanya mencerminkan minat yang meningkat terhadap kesehatan dan kebugaran, tetapi juga menunjukkan bagaimana lari sudah menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat urban.

Data dari aplikasi Garmin Connect menunjukkan, bagaimana tren lari berkembang di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pada Mei 2024, ada lebih dari 80 ribu pengguna yang aktif berlari di Indonesia. Jumlah tersebut pun meningkat dua kali lipat dibanding Mei tahun lalu, yang hanya mencapai 35 ribu pelari.

Baca juga:

Jangan Kelebihan Ekspektasi, Lari Tidak untuk Menurunkan Berat Badan

Terjadinya peningkatan kesadaran akan pentingnya lari memicu kebutuhan baru akan teknologi yang dapat memaksimalkan potensi manfaat berlari.

Melihat hal tersebut, smartwatch juga memainkan peran penting. Sebab, ada beberapa fitur yang memudahkan para pelari untuk mendapatkan informasi mengenai heart rate, jumlah step, jarak, dan lainnya dalam mengoptimalkan performa pelari.

Lari Jadi Alternatif untuk Memperbaiki Kualitas Tidur

Lari bisa menjadi alternatif untuk memperbaiki kualitas tidur
Lari bisa menjadi alternatif untuk memperbaiki kualitas tidur. Foto: Garmin

Data dari pengguna Garmin menunjukkan, mereka yang berlari hingga 16 km per minggu mencatat skor tidur rata-rata sebesar 72 dari 100. Angka ini empat poin lebih tinggi dibanding mereka yang tidak mencatat aktivitas lari sama sekali.

Hal tersebut juga menegaskan, bahwa lari ringan saja sudah cukup untuk memperbaiki kualitas tidur. Dengan begitu, dibandingkan bergantung pada pil tidur atau alat bantu lainnya, berlari beberapa kilometer setiap minggunya dapat menjadi alternatif.

Demi mendukung tren gaya hidup sehat, Garmin menyediakan berbagai pilihan smartwatch yang cocok untuk semua level pelari, mulai dari pemula hingga berpengalaman.

Bagi yang ingin memulai olahraga lari, maka Forerunner 165 adalah pilihan yang mudah digunakan. Ada beberapa fitur penting, seperti GPS, laju, jarak, dan detak jantung berbasis pergelangan tangan.

Baca juga:

Lengkapi Kebutuhan Pelari, Intip Fitur Canggih Smartwatch Garmin Forerunner 165

Lari juga dapat mengurangi tingkat stres seseorang
Lari juga dapat mengurangi tingkat stres seseorang. Foto: Garmin

Sementara untuk pelari yang ingin melangkah lebih jauh, Forerunner 265 menawarkan metrik lanjutan, seperti kesiapan pelatihan, latihan harian yang disarankan, dan status pelatihan. Ditambah lagi dengan wawasan pemulihan dan statistik kesehatan sehari-hari, perangkat ini membantu atlet mendorong batas mereka.

Bagi yang mencari perangkat dengan harga terjangkau, maka Vívoactive 5 merupakan pilihan yang tepat. Smartwatch ini dapat melacak statistik, seperti VO2 max dan meliputi rencana pelatihan adaptif Garmin Coach, yang membantu pelari mempersiapkan diri dengan lebih baik.

Melalui teknologi yang tepat, aktivitas lari bisa menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Garmin menyediakan berbagai pilihan smartwatch yang dapat membantu pelari dari berbagai tingkatan untuk memantau dan meningkatkan performa mereka. (*)

#Lari #Olahraga #Kesehatan #Garmin #SmartWatch
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Olahraga
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Pemerintah terus mendukung National Paralympic Committee Indonesia untuk bisa terus mengirimkan atlet terbaik.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Tekno
Huawei WATCH GT 7 Series Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Fitur Kesehatan Berbasis AI
Huawei WATCH GT 7 dan GT 7 Pro resmi hadir di Indonesia dengan Advanced Health Intelligence, 100+ mode olahraga, dan baterai hingga 21 hari.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Huawei WATCH GT 7 Series Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Fitur Kesehatan Berbasis AI
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Olahraga
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Dengan koleksi poin tersebut, peringkat FIFA Timnas Indonesia kini ada di posisi 117.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan