Jubir Deplu AS Mundur, Tak Setuju Kebijakan Biden Terhadap Gaza
Bendera AS. (Foto: Unsplash/Luke Michael)
MerahPutih.com - Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Hala Rharrit mundur dari jabatannya setelah 18 tahun mengabdi.
Rharrit mengaku menyudahi pengabdiannya karena bentuk protes terhadap kebijakan Pemerintahan Joe Biden di Jalur Gaza.
“Saya mengundurkan diri pada April 2024 setelah 18 tahun mengabdi secara terhormat dalam menentang kebijakan Amerika Serikat di Gaza. Diplomasi, bukan senjata. Jadilah kekuatan untuk perdamaian dan persatuan,” tulis Rharrit dalam unggahan LinkedIn-nya, menurut Al Arabiya, seperti dilansir Antara, Jumat (26/4).
Sementara itu, juru bicara Departemen Luar Negeri Vedant Patel sudah mengetahui laporan pengunduran diri Rharrif. Namun, ia enggan berbicara lebih lanjut mengenai hal tersebut.
Baca juga:
Pekerja Bantuan Asal Belgia di Rafah Tewas Akibat Serangan Udara Israel
Menurutnya, keputusan setiap pegawai menjadi hak mereka dan tidak bisa diganggu gugat.
“Pada akhirnya, keputusan siapa pun tentang apakah mereka ingin terus bekerja di suatu tempat atau tidak, pada akhirnya itu adalah keputusan yang mereka ambil,” katanya.
“Itu bukan hal yang perlu kita bahas."
Sebelumnya, pejabat urusan luar negeri di Biro Demokrasi, Hak Asasi Manusia dan Buruh, Annelle Sheline juga mengundurkan pada Maret. Hal serupa juga dilakukan oleh mantan direktur Biro Urusan Politik-Militer, Josh Paul. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Indonesia Setuju Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Donald Trump
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah