Jokowi Tertawa Lihat Fotonya Waktu Masih SMP, Yuk Intip Penampakannya
Presiden Jokowi di Solo. (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghabiskan akhir pekan di kampung halamannya Solo, Jawa Tengah (Jateng) dengan mendatangi mantan sekolahnya SMPN 1 Surakarta, Sabtu (12/10).
Saat berkunjung, Jokowi sempat duduk di bangku kelas bernostalgia tentang masa kecilnya saat bersekolah di SMPN 1 Surakarta itu.
Teman seangkatan Jokowi di SMPN 1 Surakarta Tomi Utomo Putro mengaku presiden kangen bertemu teman seangkatannya dulu.
Baca juga:
Jelang Lengser, Jokowi Anugerahi 7 Satuan Polri Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti
Presiden Jokowi, lanjut Tomi, juga menanyakan kabar rekan-rekan seangkatan, termasuk cucu dan anak-anak mereka.
“Ya saya yang menemani beliau (Jokowi) kunjungan di sekolah. Beliau (Jokowi) sama saya satu angkatan, masuk 1974 dan lulus 1976. Dulu Jokowi kelas 1C dan saya 1D,” ungkap Tomi.
Dalam kesempatan itu, Tomi sempat menunjukkan kepada Jokowi foto Presiden RI itu saat masih duduk di bangku SMP.
“Beliau mengenang masa lalunya. Saya tunjukan foto semasa SMP, beliau (tertawa). Ini berkesan,” tandas Tomi, kepada awak media, usai mendampingi kunjungan Jokowi. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Patuhi Putusan PN Solo, Dukcapil Solo Proses Perubahan Nama Purboyo
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
PN Solo Kabulkan Perubahan Nama KGPH Puruboyo Jadi Pakubuwono XIV di KTP
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Dana Hibah Dikirim ke Rekening Pribadi, Ini Pengakuan Keraton Surakarta