Jokowi Manfaatkan Presidensi G20 Perjuangkan Kepentingan Negara Berkembang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 11 Januari 2022
Jokowi Manfaatkan Presidensi G20 Perjuangkan Kepentingan Negara Berkembang

Presiden Jokowi menerima kunjungan Menteri Luar Negeri AS Menlu Anthony J Blinken, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/12/2021). ANTARA/Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia dipastikan akan memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang selama memegang keketuaan atau Presidensi G20.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya secara virtual pada acara HUT Ke-49 PDI Perjuangan, di Jakarta, Senin (10/1).

"Ini akan kita manfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan Indonesia dan juga kepentingan negara-negara berkembang," kata Presiden Jokowi dalam keterangan tertulis Kementerian Komunikasi dan Informatika, Selasa (11/1).

Baca Juga:

ICW Kritik Jokowi Tidak Tegur Pimpinan KPK Saat Harkodia

Presidensi G20 Indonesia juga akan memperkokoh kembali kepemimpinan Indonesia di mata dunia. Seperti yang terjadi ketika Presiden Pertama Indonesia Soekarno melakukan serangkaian upaya-upaya diplomasi yang membuat Tanah Air dikenal luas oleh negara-negara lain di berbagai belahan benua.

"Kita akan mengulang dan memperkokoh kepemimpinan Indonesia yang dulu pernah dilakukan oleh Presiden pertama kita, Bung Karno," kata Presiden.

Indonesia akan memperjuangkan kepentingan negara berkembang agar mendapatkan dampak positif dari sidang-sidang pertemuan yang akan digelar dalam satu tahun ke depan. Mengingat perkumpulan negara-negara berpengaruh ini mempunyai dampak yang sangat besar dalam perekonomian global maupun sektor-sektor lainnya.

Arti dari perjuangan ini sangat besar. Sebab, Indonesia saat ini masuk dalam negara berkembang yang memerlukan serangkaian kebijakan yang membawa dampak positif bagi setiap kehidupan masyarakat di berbagai sektor.

Baca Juga:

Peluang Novel Cs Balik ke KPK Terbuka Lebar, Tergantung Pengganti Jokowi

Dengan begitu, berbagai sektor di Tanah Air dapat berpeluang besar menjadi berkembang melalui setiap kesepakatan yang digelar melalui kegiatan sidang pertemuan G20.

Perjuangan ini, sangat dibutuhkan untuk digaungkan dalam ajang internasional yang digelar satu tahun sekali ini. Karena, diperlukan kerja sama antar negara dalam menghadapi berbagai tantangan yang timbul seiring dengan berjalannya waktu.

Adapun ke depan, terdapat tantangan yang akan efektif ditangani bersama yakni membangun tata kelola kesehatan global dan tata kelola ekonomi dunia yang lebih adil. Dengan begitu, akan memperkokoh eksistensi setiap negara dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul seiring dengan perkembangan zaman saat ini.

"Indonesia akan terus berjuang untuk membangun tata kelola kesehatan, tata kelola ekonomi dunia yang lebih adil, yang lebih kokoh dalam menghadapi ketidakpastian dan kompleksitas masalah yang semakin banyak di dunia," tuturnya.

Diketahui, anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris Raya, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Baca Juga:

Penjelasan Waketum MUI Soal Jokowi dan Menag Kebal Kritik

Pada 31 Oktober 2021 lalu, Presiden Jokowi secara resmi menerima tongkat estafet Presidensi G20 dari Perdana Menteri Italia Mario Draghi. Selanjutnya, Indonesia akan memegang Keketuaan atau Presidensi G20 mulai dari 1 Desember 2021 hingga awal November 2022.

Selama keketuaan, Indonesia akan menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan sejumlah pertemuan internasional terkait lainnya.

Dengan mengusung tema "Recover Together, Recover Stronger" atau "Pulih Bersama, Menjadi Lebih Kuat", Presidensi G20 Indonesia mendorong upaya bersama untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan. (Knu)

#Presiden Jokowi #Joko Widodo #Presiden Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Dr Tifa menolak damai di sidang kasus ijazah palsu Jokowi. Ia menegaskan, bahwa dirinya tidak akan mundur.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Indonesia
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Jokowi siap hadir di sidang dr Tifa pekan depan. Ia akan membawa ijazah aslinya ke persidangan.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Berita
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Jaksa menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli. Dr Tifa disebut tak mampu membuktikan tuduhannya.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Indonesia
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Kendati demikian, PN Jaktim menerapkan sterilisasi total saat memasuki fase pembuktian demi menjaga integritas kesaksian para saksi ahli maupun saksi fakta
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Jokowi meminta PSI mengawal Prabowo-Gibran sampai dua periode. Gerindra pun langsung buka suara.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Indonesia
Tampilkan Sketsa, Begini Ucapan Presiden Prabowo untuk Hari Ulang Tahun Jokowi
Sejumlah ucapan hadir untuk Jokowi, termasuk dari Presiden Prabowo.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Tampilkan Sketsa, Begini Ucapan Presiden Prabowo untuk Hari Ulang Tahun Jokowi
Bagikan