Jokowi Lantik Dewan Pengawas Pengelola Investasi Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 27 Januari 2021
Jokowi Lantik Dewan Pengawas Pengelola Investasi Indonesia

Pelantikan Dewan Pengawas LPI (Foto: Tangkapan Layar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara melantik Dewan Pengawas Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) Indonesia.

Pelantikan pada hari ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 6/P Tahun 2021 tentang pengangkatan keanggotaan Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi.

Baca Juga:

Sah! Pemerintah Keluarkan Aturan Lembaga Pengelola Investasi

“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden RI menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan menetapkan dan seterusnya, satu mengangkat dalam keanggotaan Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi,” tulis Kepres tersebut yang dibacakan Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama.

Kelima anggota Dewan Pengawas LPI yang dilantik pada Rabu ini adalah ;

1. Menteri Keuangan sebagai ketua merangkap anggota

2. Menteri BUMN sebagai anggota

3. Darwin Cyril Noerhadi sebagai anggota

4. Yozua Makes sebagai anggota

5. Haryanto Sahari sebagai anggota.

Setelah pembacaan isi Kepres, Presiden Jokowi kemudian mengambil sumpah jabatan keanggotaan Dewan Pengawas LPI. Acara pelantikan ditutup dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Sebelumya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengharapkan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) mampu menarik para investor Sovereign Wealth Fund (SWF) negara lain. Presiden Joko Widodo menargetkan LPI mampu menghimpun dana awal sebesar USD20 miliar

“Kita sudah mendapatkan letter of interest Jepang melalui Japan Bank for International Cooperation (JBIC), AS melalui International Development Finance Corporation (IDFC) dan Uni Emirat Arab melalui Abu Dhabi Investment Authority (ADIA),” jelasnya.

Presiden Jokowi. (Foto: Tangkapan Layar)
Presiden Jokowi. (Foto: Tangkapan Layar)

Airlangga membandingkan beberapa SWF di Asia Tenggara dengan total nilai asetnya yaitu GIC Private Limited sebesar 453 miliar dolar AS, Temasek Holdings 417 miliar dolar AS, dan Khazanah Nasional Berhad 20 miliar dolar AS.

Kemudian top SWF di dunia meliputi Norway Gov sebesar 1,1 triliun dolar AS, China Inv. Co sebesar USD1 triliun, dan Abu Dhabi sebesar USD579 miliar.

Sementara ini, pemerintah membentuk LPI dengan modal Rp75 triliun, yang mana Rp15 triliun di antaranya telah diberikan melalui APBN 2020 sedangkan sisanya akan dilakukan semacam inbreng saham BUMN.

“Konsepnya adalah ada dua jenis fund yaitu master dan tematik yang sektornya dibagi per sesuai dengan bidang,” ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

Luhut Cari Dukungan Buat Lembaga Pengelola Investasi ke Jepang

#Investasi #Ekonomi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Penanaman modal asing (PMA) tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp 777,8 triliun atau 50,5 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia memiliki waktu terbatas untuk memanfaatkan besarnya penduduk usia produktif sebelum populasi menua dan rasio ketergantungan meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Rosan melaporkan investasi Indonesia mencapai Rp 1.010,6 triliun pada Semester I-2026. Kontribusi hilirisasi naik menjadi 30 persen dari total nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Indonesia
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Selain premanisme, Polri juga menangani ribuan kasus pungutan liar dan pemerasan.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Tapi Aktivitas Ekonomi Domestik Tunjukan Pelemahan
Bauran kebijakan pemerintah dinilai turut menopang pertumbuhan ekonomi jangka pendek, namun pada saat yang sama berkontribusi terhadap pelebaran ketidakseimbangan fiskal dan eksternal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Tapi Aktivitas Ekonomi Domestik Tunjukan Pelemahan
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Prospek tersebut berkaitan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilainya tetap kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Bicara Ambisi Ekonomi RI, Target Masuk 4 Besar Dunia pada 2050
Indonesia
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Prabowo menyebut investasi Indonesia mencapai Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026 dan berkontribusi membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Bagikan