Jokowi Kembali ke Tanah Air, Menlu dan Danpaspampres Sujud Syukur saat Masuk Pesawat
Danpaspampres dan Menlu tengah sujud syukur saat kembali ke tanah air. (Twitter @pramonoanung)
MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo telah kembali ke tanah air dalam kunjungan kenegaraan di Afghanistan. Kunjungan tersebut di tengah kekhawatiran atas ancaman teror yang tengah melanda dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Jokowi melakukan kunjungan kenegaraan ke empat negara yaitu Sri Lanka, Pakistan, Bangladesh, dan Afghanistan. Sementara di India, Presiden menghadiri KTT ASEAN-India.
Presiden Jokowi dan rombongan tiba sekira pukul 05.20 WIB di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa. Pesawat Kepresidenan RI 1 lepas landas dari Bandar Udara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, Senin (29/1) pukul 17.25 Waktu Setempat (WS) atau 20.05 WIB dan singgah di Bandar Udara Internasional Hazrat Shahjalal di Dhaka, Bangladesh, untuk pengisian bahan bakar.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang turut dalam rombongan menceritakan sedikit pengalaman di Afghanistan hingga kepulangan Presiden Jokowi menuju tanah air. Melalui media sosialnya, Pramono bersyukur bisa kembali ke tanah air semuanya dalam keadaan selamat.
Pramono mengunggah tiga foto. Pertama foto rombongan tiba di Kabul, kedua foto Teten Masduki, dan ketiga foto Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono tengah sujud syukur di pesawat. Dia mengatakan bagaimana Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki sangat tegang hingga melupakan baju hangat dan terpaksa menggunakan selimut pesawat.
"Cerita lucu & berkesan kunjungan ke Afganistan, Pak Teten krn tegang, lupa membawa baju utk udara dingin, dan memakai selimut pesawat utk menahan rasa dingin dan dipikir ulama dr Indonesia, Bu Menlu & DanPaspampres sujud syukur stlh memasuki pesawat #AlhamdulillahSdhPulang," tulis Pramono Anung.
Presiden Republik Islam Afghanistan Ashraf Ghani menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Presiden Indonesia Joko Widodo. Hal itu disampaikan Presiden Ashraf di tengah bayang-banyang teror.
Serangan bom mobil mematikan terjadi pada Sabtu (27/1) kemarin. Serangan bom yang diklaim Taliban itu menewaskan 103 orang.
Pada hari kedatangan Jokowi, teror kembali terjadi. Penyerangan terjadi di sebuah akademi militer, di Ibu Kota Kabul, Senin (29/1) pagi. Serangan itu menewaskan 11 tentara nasional dan 16 luka-luka. Sementara itu, empat pelaku penyerangan tewas dan seorang pelaku ditangkap.
Presiden Ashraf Ghani berterima kasih atas kedatangan dan simpati Presiden Jokowi terhadap Afghanistan.
Jokowi tiba di Kabul disambut hujan salju, dan langsung ke Istana Presiden Afghanistan setelah sampai di Bandara Internasional Hamid Karzai dengan pengawalan ketat. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Gempa Afghanistan, Uni Eropa Nyatakan akan Kirim Bantuan meskiJaga Jarak dari Taliban
Gempa Afghanistan, Korban Tewas Bertambah Jadi 900, Tim Penyelamat Sisir Pegunungan Cari Penyintas
Diguncang Gempa Magnitude 6, Desa-Desa di Afghanistan Timur Hancur, 800 Orang Tewas, dan 2.500 Terluka
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi