Jokowi Kasih PDIP 4 Kursi Menteri, Megawati: Emoh, Tidak Mau

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 08 Agustus 2019
Jokowi Kasih PDIP 4 Kursi Menteri, Megawati: Emoh, Tidak Mau

Ketua umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berfoto bersama penari gandrung di sela penyambutan peserta Kongres V PDIP di Bali, Rabu (7/8) (Foto Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta Prsiden Joko Widodo memberikan jatah menteri terbanyak kepada kader PDI Perjuangan di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Ini di dalam kongres partai, bapak presiden, saya meminta dengan hormat bahwa PDIP akan masuk dalam kabinet dengan jumlah menteri harus terbanyak," kata Mega saat kongres PDIP di Bali, Kamis (8/8).

Baca Juga: Di Hadapan Prabowo, Megawati Cerita Enaknya Jadi Pemenang

Karena, kalau cuma empat kursi menteri, lanjut Mega, jelas PDIP tidak mau.

"Jangan nanti 'Ibu Mega, saya kira karena PDIP sudah banyak kemenangan sudah ada di DPR, nanti saya kasih cuma empat'. Weeee emoh, Tidak mau. Tidak mau. tidak mau. Orang yang ga dapet aja minta," kata Megawati yang diikuti oleh seruan hadirin tanda menyetujui.

Ia juga berbicara soal strategi pilpres yang justru jadi penghancur demokrasi. Menurutnya, alat tersebut fungsinya untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

"Dalam pancasila demokrasi adalah suatu alat. Alat untuk mencapai masyarakat yang adil, makmur yang sempurna," kata Megawati.

"Jadi pemilihan umum sekadar alat untuk menyempurnakan Pancasila," imbuh Megawat.

Baca Juga: Terungkap Alasan Kenapa Megawati Kembali Ditunjuk Jadi Ketua Umum PDI Perjuangan

Megawati lantas mengungkit soal strategi menebar kebencian yang digunakan pada saat pemilihan umum dan pilpres. Dia menegaskan, bahwa strategi itulah yang melumpuhkan demokrasi.

"Kalau sikap perilaku menebarkan kebencian hujatan merajalela karena pemilihan umum. Kalau keutuhan bangsa berantakan karena pemilihan umum. kalau tenaga bangsa remuk redam karena pemilihan umum. Maka sebenarnya dengan pemikiran jernih, sesungguhnya demokrasi itu telah dilumpuhkan," tutur Mega. (Knu)

#Megawati Soekarnoputri #Kongres PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Bagikan