Jokowi Diminta Segera Keluarkan Perpres Koopssusgab TNI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 19 Mei 2018
Jokowi Diminta Segera Keluarkan Perpres Koopssusgab TNI

Latihan gabungan yang melibatkan tiga matra; Sat-81 Gultor Kopassus TNI AD (kiri), Denjaka TNI AL (tengah) dan Satuan Bravo '90 Paskhas TNI AU (kanan) di Halim Perdanakusumah, Jakarta. (ANTARA/Widodo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat militer dan pertahanan Susaningtyas Kertopati menilai pengaktifan Komando Satuan Khusus Gabungan (Koopssusgab) untuk dilibatkan dalam misi pemberantasan terorisme sudah tepat.

Sesuai amanat pertahanan negara dan UU TNI, maka pengaktifan satuan khusus TNI tersebut dirasa sudah mendesak. Apalagi, melihat aksi teror baru-baru ini yang dinilai sangat mengancam kedaulatan negara. Hanya saja, perlu ada regulasi untuk mengatur kerja satuan khusus ini agar tidak tumpang tindih dengan satuan lainnya.

"Keinginan Presiden untuk menghidupkan kembali Koopssusgab TNI sudah tepat sesuai amanat UU Pertahanan Negara dan UU TNI," Kata Susaningtyas saat mengisi diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/5).

Sebagai satuan khusus yang dibentuk sesuai kebutuhan dan dalam jangka waktu terbatas. Koopssusgab harus diwadahi dengan aturan jelas, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan terkait pembentukannya. "Koopssusgab kan hanya dibentuk sesuai kebutuhan tugas bukan satuan permanen. Tugasnya untuk mencapai misi tertentu dalam jangka waktu tertentu, seperti anti teror," terangnya.

Koopssusgab
Tiga matra TNI yang tergabung dalam Koopssusgab. Foto: Antara

Saat ini, bagaimana kemudian Presiden mengatur regulasi detail terkait tugas satuan gabungan ini agar dapat bersinergi dengan Densus 88 Polri, karena hingga saat ini, ketiga satuan khusus TNI ini masih berada di bawah Matra masing-masing. "Yang perlu diatur sekarang adalah Perpres untuk menugaskan Koopssusgab TNI sebagai salah satu kebijakan Presiden untuk mensinergikan dengan Detasemen 88 Polri," ucap Perempuan yang akrab disapa Nuning itu.

Senada, Komisioner Komnas HAM Mochammad Choirul Anam berharap Presiden Joko Widodo untuk segera mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) bila hendak mengaktifkan kembali satuan elit TNI itu. Jangan sampai, pengaktifan Satuan Khusus ini kemudian membuat masalah baru, karena tidak ada aturan tegas terkait fungsinya.

"Koopssusgab yang saat ini digulirkan, itu kan nggak ada Payung hukumnya, betul ada perbantuan TNI di UU 34 Tentang TNI. Betul polisi bisa minta perbantuan, tapi putusan untuk menggerakan harus Pepres. Kalau gak ada Perpres yang digerakan nanti melanggar hukum," ucapnya.

Anam menilai, Perpres itu penting dikeluarkan oleh Presiden sebagai payung hukum karena satuan tersebut bersifat sementara dalam perbantuan pemberantasan terorisme. "Pembentukannya kan sesuai kebutuhan tugas bukan satuan permanen. Tugasnya untuk mencapai misi tertentu dalam jangka waktu tertentu," pungkasnya.

Kepala Staf Presiden Jenderal Purn Moeldoko mengusulkan kepada Presiden RI untuk mengaktifkan kembali Koopssusgab yang pernah dibentuknya pada 2015 lalu. Pengaktifan itu dimaksudkan untuk membantu tugas Densus 88 dalam operasi penanggulangan terorisme di tanah air. (Fdi)

#TNI AD #TNI AL #TNI AU #Teroris
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI-AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba, DPR Tuntut Perketat Pengawasan Jalur Laut
Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan patroli secara konsisten di wilayah perairan Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
TNI-AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba, DPR Tuntut Perketat Pengawasan Jalur Laut
Indonesia
Indonesia Bakal Jadi Negara Pertama Bangun Kapal Selam Sendiri di ASEAN
Pembangunan kapal selam Scorpene melibatkan putra-putri terbaik Indonesia dengan dukungan dan pendampingan dari Naval Group Prancis.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Indonesia Bakal Jadi Negara Pertama Bangun Kapal Selam Sendiri di ASEAN
Indonesia
Kemenhan Beli 12 Pesawat Tempur Latih M-346F Block 20, ini Spesifikasi dan Kemampuannya
M-346F Block 20 merupakan varian terbaru dari keluarga M-346 yang dirancang untuk menjalankan dua peran sekaligus, yakni sebagai pesawat latih tempur lanjut (lead-in fighter trainer/LIFT) dan pesawat tempur ringan (light fighter).
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kemenhan Beli 12 Pesawat Tempur Latih M-346F Block 20, ini Spesifikasi dan Kemampuannya
Indonesia
Indonesia Beli 12 Jet Temput M-346 F Block 20 Buatan Italia, Digunakan Buat Latihan
M-346 F Block 20 dipilih karena spesifikasi dan kemampuan pesawat cocok dengan doktrin pertahanan udara yang dianut oleh TNI. Selain itu, selaras dengan kebutuhan pertahanan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Indonesia Beli 12 Jet Temput M-346 F Block 20 Buatan Italia, Digunakan Buat Latihan
Indonesia
TNI AU Kirim 5 Pesawat Tempur ke Australia, Bergabung Dengan 20 Negara
Para personel TNI AU diperintahkan harus memberikan penampilan yang terbaik dalam ajang tersebut demi mengharumkan nama bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
TNI AU Kirim 5 Pesawat Tempur ke Australia, Bergabung Dengan 20 Negara
Indonesia
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
NI AD minta publik tidak berspekulasi terkait ledakan gudang amunisi Madiun. Tim investigasi profesional dari Jakarta sudah dibentuk untuk menyelidiki penyebab insiden.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
TNI AD bentuk tim investigasi profesional dari Jakarta untuk menyelidiki ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun. 1 prajurit gugur, 6 luka. Korban dirawat di RSUD Caruban.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun terjadi saat inspeksi rutin. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Indonesia
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
TNI AD buka suara terkait ledakan gudang munisi di Madiun. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan. Korban dirawat di RSUD Caruban, penyebab masih diinvestigasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
Indonesia
4 Jet Tempur T-50i Golden Eagle TNI AU Dikirim ke Australia, Besok Terbang dari Kupang!
TNI AU mengirim empat jet tempur T-50i Golden Eagle dan satu Hercules ke Australia untuk latihan Pitch Black 2026. Keberangkatan dijadwalkan 16 Juli dari Lanud El Tari Kupang.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
4 Jet Tempur T-50i Golden Eagle TNI AU Dikirim ke Australia, Besok Terbang dari Kupang!
Bagikan