Jokowi Diminta Imbau Pendukungnya Setop Sindir Kubu Prabowo-Sandiaga

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 01 Juli 2019
Jokowi Diminta Imbau Pendukungnya Setop Sindir Kubu Prabowo-Sandiaga

Ketua KPU RI Arief Budiman (kiri) menyerahkan surat keputusan KPU tentang Penetapan Hasil Pemilu 2019 kepada pasangan Joko Widodo (tengah) dan K.H. Ma'ruf Amin (kanan) di Gedung KPU RI, Jakarta, Mingg

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat Hukum tata negara dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Dr. Johanes Tuba Helan meminta Presiden terpilih Joko Widodo mengingatkan pendukungnya, untuk tidak membuat pernyataan-pernyataan yang menyindir pasangan calon dan pendukung pasangan calon 02, Prabowo-Sandiaga Uno.

"Menurut saya, Jokowi harus mengingatkan pada semua pendukung, jangan lagi membuat pernyataan yang memecah belah, terutama menyindir pasangan 02 dan timnya," kata Johanes Tuba Helan di Kupang, Senin (1/7)

Johanes Tuba Helan. (ANTARA FOTO/Bernadus Tokan)
Johanes Tuba Helan. (ANTARA FOTO/Bernadus Tokan)

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan upaya yang mesti dilakukan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih, untuk meredam situasi pasca-putusan MK dan penetapan calon terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum.

BACA JUGA: Bos Gerindra Sebut Banyak Siluman Adu Domba Jokowi-Prabowo-Mega

Johanes Tuba Helan mengatakan, Jokowi bersama pendukungnya harus berupaya memupuk kembali persatuan bangsa yang pecah belah selama berlangsungnya pelaksanaan pemilu.

"Ya, salah satunya adalah meminta semua pendukung untuk jangan membuat pernyataan yang memecah belah, terutama menyindir pasangan 02 dan timnya," ujarnya dilansir Antara.

Paling tidak, jangan ada lagi pernyataan-pernyataan yang dapat menimbulkan kegaduhan diantara sesama anak bangsa, kata mantan Kepala Ombudsman Perwakilan NTB-NTT ini.

Tetapi bagaimana menyatukan kembali seluruh kekuatan bangsa yang tercerai berai akibat perbedaan pilihan politik, untuk bersama mewujudkan cita-cita membangun negeri ini ke arah yang lebih baik dan disegani bangsa lain.

Pandangan hampir senada disampaikan Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, MSi, yang mengatakan, saat ini Joko Widodo dan Ma'ruf Amin bukan lagi hanya milik parpol dan pendukung 01.

Menurut dia, Jokowi-Ma'ruf Amin adalah milik seluruh rakyat bangsa ini sehingga kekuasaan harus untuk semua, dan semua harus terwakili dalam kekuasaan.

Capres nomor urut 01 Joko Widodo tengah menyampaikan visi misinya pada Debat Pilpres Kedua di hotel Sultan, Jakarta. Debat Pilpres Kedua berlangsung kurang lebih dua jam dengan mengusung tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan dan infrastuktur. Pada debat kali ini, kedua Capres tidak diberikan kisi-kisi pertanyaan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Capres nomor urut 01 Joko Widodo tengah menyampaikan visi misinya pada Debat Pilpres Kedua di hotel Sultan, Jakarta. Debat Pilpres Kedua berlangsung kurang lebih dua jam dengan mengusung tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan dan infrastuktur. Pada debat kali ini, kedua Capres tidak diberikan kisi-kisi pertanyaan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Bahwa kemenangan adalah milik, namun harus dibagi-bagi karena dalam dalam kultur politik kita tidak ada istilah yang kalah tersingkir atau jadi pecundang, katanya.

BACA JUGA: Pengamat Nilai Wacana Jokowi Gaet Oposisi Tidak Tepat

Oleh karena itu, Jokowi harus memanfaatkan semua potensi anak bangsa, untuk memajukan Indonesia dari segala aspek untuk kemakmuran rakyat negeri ini.

Dia mengatakan, tidak ada lagi friksi politik, kawan dan lawan karena rivalitas politik tidak harus dipelihara, tapi harus dihindari agar negara menjadi adem dan rakyat merasa nyaman di bawah kepemimpinan paslon 01. (*)

#Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tiba dikediaman Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo usai berlibur bersama cucunya di Bali, Sabtu (12/7).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Juli 2025
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Berita Foto
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Djan Faridz usai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Maret 2025
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Indonesia
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Jokowi diharapkan kembali berbaur dengan masyarakat di wilayah setempat.
Frengky Aruan - Selasa, 22 Oktober 2024
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Indonesia
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Presiden Joko Widodo akan kembali ke Solo setelah purnatugas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 Oktober 2024
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Indonesia
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Jokowi juga menggelar makan siang terakhir bersama jajaran menteri kabinet kerja
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Oktober 2024
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Lifestyle
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Presiden Joko Widodo menanam pohon pulai di perkarangan Istana Negara Jakarta pada Kamis (17/10) atau sebelum berakhirnya masa jabatan.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Dalam narasinya disebutkan Jokowi marah karena Prabowo diam-diam memilih mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai wakil presiden (wapres) pengganti Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Indonesia
Di Penghujung Jabatan, Jokowi Bentuk Korps Pemberantasan Korupsi Polri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 Oktober 2024
Di Penghujung Jabatan, Jokowi Bentuk Korps Pemberantasan Korupsi Polri
Bagikan