Jokowi Beri Peringatan dalam Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 21 Maret 2023
Jokowi Beri Peringatan dalam Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB

Dokumentasi - Pilot Philip Mark Mahrtens yang disandera KKB sejak tanggal 7 Pebruari. ANTARA/HO-Dokumen Pribadi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Belum dibebaskannya Pilot Susi Air, Kapten Philips, dari tangan KKB pimpinan Egianus Kogoya membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) bereaksi.

Ia meminta semua pihak untuk mengutamakan keselamatan dan kehati-hatian dalam evakuasi pilot asal Selandia Baru itu.

Jokowi sudah menginstruksikan hal tersebut kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

Baca Juga:

Kata Kapolri-Panglima TNI Pilot Susi Air Sebulan Lebih dalam Penyanderaan KKB

Usai tiba di Papua pada Senin malam (20/3), Jokowi menggelar rapat terbatas dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono untuk berhati-hati mengambil langkah.

"Tadi malam kami rapat internal, salah satunya bahas itu, yang paling penting dengan penuh kehati-hatian agar keselamatan jadi utama," ujar Jokowi usai meresmikan Papua Youth Creative Hub di Jayapura, Selasa (21/3).

Jokowi menyebut dalam rapat terbatas tersebut, TNI Polri akan lebih terintegrasi untuk memastikan keamanan di wilayah tersebut.

TNI Polri akan mengawal kebijakan pemerintah, baik dalam meningkatkan kesejahteraan wilayah Papua di sisi pembangunan, maupun di sisi keamanan.

Baca Juga:

BNPT Sebut Penyanderaan Pilot Susi Air oleh KKB sebagai Aksi Terorisme

Hingga kini, tim gabungan TNI Polri terus melakukan pencarian keberadaan Kapten Philip di wilayah Nduga, Papua dan sekitarnya. Saat ini, operasi dikembangkan ke wilayah lainnya.

Selain itu, hasil investigasi ditemukan KKB di Yahukimo ada yang merupakan pecahan dari pasukan Egianus Kogoya. Kelompok ini sengaja memutarbalikkan fakta dan memprovokasi.

Sementara itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan, pasukannya bersama Polri tetap bergerak hati-hati menindak KKB dalam operasi penyelamatan Philip.

Ia menjelaskan, banyak pertimbangan agar TNI tidak serta-merta mengeksekusi operasi penyelamatan, antara lain keselamatan warga sipil, Kapten Philips, dan kondisi medan maupun cuaca.

“Kita tetap menjaga supaya masyarakat sipil tidak terlibat, tidak kena," tutur Yudo. (Knu)

Baca Juga:

Perkembangan Pembebasan Pilot Susi Air Setelah Berpekan-pekan Disandera KKB

#Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) #Susi Air #Presiden Jokowi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Apresiasi tinggi ini merujuk pada keberhasilan operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang berakhir damai tanpa pertumpahan darah September 2024 lalu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Pembebasan Pilot Susi Air dari Tangan KKB Tanpa Pertumpahan Darah, TNI Mendapat Pujian Dunia
Indonesia
Lebaran di Garis Depan, Operasi Damai Cartenz 2026 Pastikan Papua Aman Saat Warga Asyik Sungkeman
Para penjaga perdamaian ini memilih setia pada garis tugas, memastikan stabilitas tetap terjaga kala sebagian besar penduduk negeri merayakan kemenangan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Lebaran di Garis Depan, Operasi Damai Cartenz 2026 Pastikan Papua Aman Saat Warga Asyik Sungkeman
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Selain Meno, Satgas juga mengungkap identitas tiga pelaku lainnya, yakni Kotor Payage alias Kotoran Giban, Enage Heluka, dan Homi Heluka.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2026
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Indonesia
Kontak Tembak dengan Kelompok Separatis di Nabire Papua, Aparat Kuasai Markas Lawan dan Temukan 561 Butir Amunisi Berbahaya
Upaya penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi terkait keberadaan kelompok tersebut di salah satu markas persembunyian mereka.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kontak Tembak dengan Kelompok Separatis di Nabire Papua, Aparat Kuasai Markas Lawan dan Temukan 561 Butir Amunisi Berbahaya
Indonesia
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Terlibat Penembakan TNI
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Papua. KKB ini terlibat kasus penembakan Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Terlibat Penembakan TNI
Indonesia
Papua Belum Aman, DPR Desak Strategi Ganda Hadapi Gerilya KKB
Kondisi di Bumi Cendrawasih saat ini dinilai belum sepenuhnya stabil
Angga Yudha Pratama - Jumat, 20 Februari 2026
Papua Belum Aman, DPR Desak Strategi Ganda Hadapi Gerilya KKB
Indonesia
Tragedi Smart Air Papua, DPR Sebut Sistem Keamanan Bandara Bocor
Bandara itu adalah sarana yang sangat vital. Kalau tidak ada rasa aman, orang bisa membatalkan kunjungannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Tragedi Smart Air Papua, DPR Sebut Sistem Keamanan Bandara Bocor
Indonesia
Perempuan Asal NTT Jadi Korban Penyerangan KKB di Yahukimo, Papua
Korban mengalami dua luka tusuk di bagian pundak kanan setelah diserang dua orang tak dikenal (OTK) saat sedang mencari nafkah.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Perempuan Asal NTT Jadi Korban Penyerangan KKB di Yahukimo, Papua
Indonesia
4 Orang Ditangkap terkait Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel, Pelaku Lain Masih Diburu
Empat orang terduga pelaku penembakan pesawat Smart Air di Boven Digoel ditangkap. Polisi masih memburu pelaku lainnya.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
4 Orang Ditangkap terkait Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel, Pelaku Lain Masih Diburu
Bagikan