Joao Angelo Buka Peluang Batal Mundur dari Jabatan Dirut BUMN Agrinas Pangan
Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Sousa Mota ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (16/9/2025). ANTARA/Maria Cicilia Galuh
MerahPutih.com - Meski telah mengajukan pengunduran diri sejak Agustus 2025, status Joao Angelo De Sousa Mota hingga kini masih menjabat Direktur Utama (Dirut) BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).
BUMN bidang pangan itu rencananya baru akan merespons surat pengunduran diri Joao berdasarkan hasil keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) dalam waktu dekat ini.
"Masih nunggu ini dulu, RUPS," kata Joao ditemui usai menghadiri rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, di Jakarta, Selasa (16/9).
Baca juga:
Sosok Joao Angelo Pengkritik Birokrasi Danantara, Kawan Lama Prabowo Sejak Zaman Timor Timur
Joao menegaskan sebelum RUPS dilakukan, maka dirinya akan bekerja seperti sebelumnya. "Hasil RUPS, mungkin nanti tanggal 20 September," imbuhnya dikutip Antara
Dirut Agrinas yang baru menjabat sejak Februari itu menambahkan apabila pengunduran dirinya tidak disetujui, maka dirinya akan melanjutkan mengabdi untuk negara melalui swasembada pangan.
"Ya nanti kita pertimbangkan apa yang harus kita lakukan demi kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar. Kalau saya harus tetap (tidak disetujui mundur), ya saya pasti bersedia untuk berkorban dan mengabdi kepada bangsa dan negara," tandas Joao.
Baca juga:
Dalam 6 Tidak Dapat Dukungan Anggaran, Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Mundur
Diberitakan sebelumnya, Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengundurkan diri dari jabatannya, meskipun baru enam bulan menjabat.
Joao menyebut alasan pengunduran dirinya disebabkan karena belum bisa memberikan kontribusi terhadap perekonomian negara dan petani.
Bahkan, secara terang-terangan, Joao berani menyebut proses administrasi yang ribet dan bertele-tele daalam birokrasi Danantara jadi alasan pengunduran dirinya. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Satgas Pangan Pastikan Tindak Pedagang Jual Kebutuhan Pokok di Atas HET
Penuhi Pasokan Daging di 2026, Pemprov DKI bakal Impor 7.500 Sapi dari Australia
Mobil Mewah dan Kebun Sawit Disita Kejati DKI di Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI
Pemerintah Bakal Bangun BUMN Tekstil Baru, Yang Lama Tidak Bakal Dihidupkan
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
Prabowo Sentil Praktik Mark Up Proyek, Pencurian di Siang Bolong
Update Harga Komoditas Pangan Jumat (26/12): Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas' di Kantong!
Wagub Rano Tegaskan Pasokan dan Stok Pangan Aman hingga Januari 2026, Harga Juga Relatif Stabil