Jet Tempur F-35B Siap Beroperasi
Pesawat jet tempur F-35B. (Foto: Marines)
MerahPutih Amerika - Setelah bertahun-tahun pengujian dan pengembangan, kemunduran produksi dan kelebihan biaya, serta lebih dari setengah triliun dolar diinvestasikan, jet tempur F-35B akhirnya sudah dapat beroperasi serta dapat digunakan di seluruh dunia dan terlibat dalam pertempuran aktif.
Dikembangkan oleh Lockheed Martin, F-35B Lightning II adalah pesawat tempur generasi kelima yang mirip dengan F-22. Huruf “B” merujuk sebagai varian Marinir, berarti jet tempur ini mampu lepas landas dari lintasan pendek dan mendarat secara vertikal, atau dikenal dengan dengan sistem short takeoff and vertical landing (STOVL).
Mariner AS berencana membeli sekitar 340 jet ini, 80 diantaranya adalah model C, untuk menggantikan F/A-18 Hornet. F-35 diharapkan dapat terlibat dalam dukungan udara dekat, ofensif dan defensif kontra udara, larangan udara, dukungan serangan pengawalan, dan pengintaian bersenjata, sebagai bagian dari Satuan Tugas Marinir Air Ground, atau dukungan dari Angkatan Bersama.
Seperti dikatakan dalam Defense News, diharapkan varian pertama F-35B dapat dikirimkan ke Iwakuni, Jepang, pada tahun 2017. Varian angkatan udara, F-35A diharapkan dapat beroperasi pada musim gugur ini. Varian C yang dapat digunakan untuk angkatan laut dan marinir diperkirakan dapat digunakan pada tahun 2018.
Baca juga:
Harta Karun Senilai 13 M Ditemukan dalam Bangkai Kapal Spanyol
AS Kirim 8 Pesawat Tempur F-16 Baru ke Mesir
11 Orang Tewas pada Kecelakaan Pesawat AU Kolombia
Pasukan Keamanan Peru Selamatkan 54 Tawanan dari Pemberontak
Bagikan
Berita Terkait
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Pesawat ke-2 A400M MRTT Bagi Indonesia Uji Terbang di Spanyol