Wisata Indonesia

Jembatan Youtefa Menambah Keindahan Teluk Youtefa

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 29 Oktober 2019
Jembatan Youtefa Menambah Keindahan Teluk Youtefa

Jembatan Youtefa menjadi ikon baru Kota Jayapura. (Foto: youtefapost)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRESIDEN Joko Widodo pada Senin lalu (28/10) telah meresmikan Jembatan Youtefa yang sebelumnya bernama Jembatan Holtekamp di Kota Jayapura, Papua. Peresmian jembatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Jembatan itu disebut-sebut sebagai New Icon of Papua yang menghubungkan langsung antara Jayapura dengan kawasan Lintas Batas Negara Skouw hanya dalam waktu 30 sampai 45 menit saja, dari semulai sekitar 1,5 sampai dua jam.

Pada awalnya, jembatan yang mulai dibangun sejak 2015 ini bernama Jembatan Holtekamp. Kemudian berganti menjadi Jembatan Youtefa, yang penamaannya berdasarkan permintaan masyarakat. Ini karena jembatan yang memiliki panjang 732 meter dan lebar 21 meter itu, berada di Teluk Youtefa. Bentang utama jembatan ini memiliki panjang 433 meter dan jembatan pendekat di bagian sisi memilki panjang 600 meter.

Baca Juga:

Pembangunan Jembatan Holtekamp Jayapura

youtefa
Jembatan Holtekamp berganti nama menjadi Jembatan Youtefa. (Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya)


Jembatan ini menurut pakar konstruksi dirancang berdiri kokoh hingga 100 tahun ke depan. Jembatan Youtefa mencakup lima bagian konstruksi. Salah satunya adalah bentang tengah sepanjang 433 meter dengan nilai kontrak sebesar Rp 943,6 miliar yang merupakan porsi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dilansir dari beberapa sumber, jembatan ini menghabiskan dana sebesar Rp1,8 triliun yang dikerjakan oleh konsorsium BUMN yang terdiri dari PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero) Tbk, dan PT Nindya Karya (Persero).

Kehadiran Jembatan Youtefa ini menjadi solusi permasalahan kepadatan penduduk di Kota Jayapura. Selain itu, jembatan ini juga mampu mempersingkat waktu tempuh dari Jayapura ke Distrik Muara Tami.


Baca Juga:

Jokowi Ingin Pasar Wouma Selesai Diperbaiki Dalam Tempo Dua Minggu

youtefa
Jembatan Youtefa memegang dua rekor MURI. (Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya)

Keindahan Jembatan Youtefa ini lebih terlihat ketika malam hari. Jembatan ini sudah dilengkapi dengan intelligent color lighting dimana akan menghasilkan cahaya yang dikendalikan sesuai kebutuhan. Intelligent color lighting ini juga mampu menghasilkan 1 juta kombinasi warna cahaya. Sebanyak 29 unit lampu ReachElite Powercore menghiasi jembatan ini serta dikombinasikan dengan Vaya Flood RGB Medium Power sebanyak 125 unit.

Museum Reko Indonesia (MURI) pun memberikan dua penghargaan terhadap proyek jembatan ini, yakni rekor pengiriman rangka baja utuh dengan jarak terjauh dan rekor pemasangan jembatan rangka baja utuh terpanjang. (And)

Baca Juga:

Lima Bandara Keren di Provinsi Papua

#Papua #Jayapura
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Menunjukkan komitmen dari masyarakat untuk menjaga kedamaian dan mendukung pembangunan daerah.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Indonesia
4 Sekolah Rakyat Bakal Dibangun di Papua
Pihaknya bakal terus mematangkan pelaksanaan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
4 Sekolah Rakyat Bakal Dibangun di Papua
Indonesia
Pasca Ledakan Biak, Dua Mortir PD II Ditemukan di Jayapura
Tim Jibom Gegana Brimob Polda Papua amankan dua mortir peninggalan PD II di Jayapura. Sehari sebelumnya, UXO berisiko tinggi ditemukan di Sentani.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Pasca Ledakan Biak, Dua Mortir PD II Ditemukan di Jayapura
Indonesia
Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua
Tim kolaborasi film dokumenter Pesta Babi akhirnya angkat bicara terkait laporan hukum yang diajukan tokoh perempuan adat Malind, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua
Indonesia
Aktivis Tidak Setuju Proyek Pangan dan Energi di Papua Dilabeli Kolonialisme, Perlu dengan Hati, Hukum, dan Keadilan
Pembangunan di Papua harus dibaca secara lebih objektif, yaitu sebagai bagian dari upaya negara memperkuat ketahanan pangan, ketahanan energi, pemerataan pembangunan, penguatan infrastruktur, serta perlindungan kedaulatan nasional di wilayah timur Indonesia.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Aktivis Tidak Setuju Proyek Pangan dan Energi di Papua Dilabeli Kolonialisme, Perlu dengan Hati, Hukum, dan Keadilan
Lifestyle
Lirik 'Pesta Para Babi Pembangunan', Lagu Tentang Keserakahan Korporasi di Tanah Papua Viral di Medsos
Karya musik digital tersebut secara gamblang mengangkat isu kondisi Papua terkini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik 'Pesta Para Babi Pembangunan', Lagu Tentang Keserakahan Korporasi di Tanah Papua Viral di Medsos
Berita Foto
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Ketua DPD Sultan Baktiar Najamuddin menerima dokumen dari Anggota DPD dalam Rapat Paripurna DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 22 Mei 2026
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Indonesia
Nobar Film Pesta Babi Bisa Lanjut, Tidak Ada Perintah Pembubaran
Papua merupakan bagian sah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan referendum resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan program ketahanan pangan juga dijalankan di daerah lain seperti Kalimantan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Nobar Film Pesta Babi Bisa Lanjut, Tidak Ada Perintah Pembubaran
Indonesia
2 Marinir Jadi Korban Pembunuhan Berencana di Maybrat Papua, 7 Pelaku Masih DPO
Dua anggota Marinir tewas dalam penembakan dan penyergapan terencana di Maybrat, Papua Barat Daya.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
2 Marinir Jadi Korban Pembunuhan Berencana di Maybrat Papua, 7 Pelaku Masih DPO
Indonesia
3 Jam di Yahukimo, Gibran Akui Kunjungan Kerja Paling Menantang
Gibran mengapresiasi para prajurit TNI yang sudah mengamankan situasi sehingga kunjungan kerja di Yahukimo di tiga lokasi berjalan lancar.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
3 Jam di Yahukimo, Gibran Akui Kunjungan Kerja Paling Menantang
Bagikan