Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Jelang Tampil di Lalala Festival, Aurora Ajak Fan Ikutan Workshop Parfum

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 17 Agustus 2024
Jelang Tampil di Lalala Festival, Aurora Ajak Fan Ikutan Workshop Parfum

Aurora ajak penggemar ikut workshop parfum sebelum tampil di Lalala Festival.(foto: Wanda Martin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENYANYI pop-alternatif Aurora akan tampil di Lalala Festival pada 23 Agustus. Di hari yang sama, penyanyi Norwegia ini mengajak para penggemar untuk ikut dalam workshop parfum eksklusif secara gratis.

Para penggemar bisa mendaftar lewat tautan https://aurora.lnk.to/workshop. Fan yang beruntung akan dihubungi sekaligus dikirimi undangan resmi untuk menghadiri sesi workshop tersebut. Dalam acara ini, para penggemar akan diajak untuk merasakan dunia yang diciptakan untuk album terbaru Aurora, What Happened To The Heart, sambil meracik berbagai aroma untuk membangkitkan emosi atau kenangan tertentu.

Para peserta workshop ini juga dapat membuat parfum custom mereka sendiri yang mewakili esensi dari bagaimana setiap orangnya terhubung dengan musik Aurora.

Penampilan Aurora di LaLaLa Festival kali ini akan menjadi yang pertama di Indonesia sejak perilisan album terbarunya, What Happened To The Heart, pada Juni tahun ini.

“Album ini merupakan yang paling personal yang pernah kutulis. Meskipun fungsi dan anatomi pastikan tidak bisa dipahami dengan jelas, hati merupakan pusat dari jiwa kita semua. Dari intuisi, emosi dan niat, semua asalnya dari situ. Emosi sering dikalahkan logika dan dunia sekarang ini sudah rakus akan uang, dan kekuasaan. Kita semua bisa mempertanyakan ini bahkan ke diri kita sendiri, ‘apa yang sebenarnya terjadi pada hati?’,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Baca juga:

Andrea Tanzil Cerita Persiapannya untuk Tampil di Lalala Fest 2024



Album ini bermula pada April 2022, saat Aurora membaca sebuah surat yang mengubah hidupnya. Surat itu berjudul We Are The Earth dan ditulis seorang aktivis. Pada surat tersebut terdapat banyak tanggapan yang menyerukan sebuah revolusi untuk menanggapi fenomena global warming dan bagaimana ‘menyembuhkan tanah’. Mereka menggambarkan diri telah terhubung dengan bumi melalui hati mereka dan bumi sendiri digambarkan sebagai jantung yang berdenyut di dalam diri.

Surat itu akhirnya membuat Aurora berpikir dan mempertanyakan ‘apa yang sebenarnya terjadi pada hati kita?’. Setelah itu, Aurora yang pada saat itu berusia 27 tahun mulai mempelajari buku-buku mengenai anatomi manusia. Ia ingin memahami kapan dan mengapa budaya Barat kini kehilangan kontak dengan tujuan terdalam dari organ paling vital kita, yaitu hati.

What Happened To The Heart merupakan sebuah perjalanan yang dimulai dari titik terlemah seseorang sampai dengan menemukan kekuatannya, dari yang awalnya hancur hingga akhirnya bisa menemukan cara untuk menyembuhkan diri sendiri. Album ini merupakan sebuah perjalanan musikal yang cukup dalam dan introspektif yang mengeksplorasi hilangnya hubungan spiritual dalam masyarakat modern sekarang, kekuatan dari perasaan rentan kita, dan pentingnya menyatukan hati kita dengan lewat fase pendewasaan diri.(dwi)

Baca juga:

LaLaLa Festival 2024 Umumkan Line-up Fase Pertama, Ada Bruno Major!

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
Party At Eden merilis album debut konseptual "REV[E/O]LUTION" pada 1 Agustus 2026. Album modern metal dan djent ini membawa narasi perjalanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
ShowBiz
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
Magnolia Celebration menghadirkan lagu 'Magnolia' dari album debut Fantasia. Lagu ini mengangkat kisah tentang seseorang yang sulit mengungkapkan perasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
NPD merilis single ketiga 'Lupain Aku Plis'. Mengangkat kisah seseorang yang memilih tetap melangkah saat sosok yang dulu diharapkan justru datang kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
ShowBiz
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
HIVI! merilis single terbaru 'MAIN' yang mengangkat pesan tentang menikmati hidup, berdamai dengan keadaan, dan tetap bersyukur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
ShowBiz
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
Hampir dua dekade tanpa karya baru, The Monophones akhirnya kembali. Lewat single 'Yang Hilang dan Kembali', mereka menghadirkan aransemen akustik yang hangat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
ShowBiz
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
Tyla merilis single terbaru 'That Girl' lagu utama menuju album A*POP. Lagu ini terinspirasi dari kenangan masa kecil dan menjadi upaya memperkenalkan budaya Afrika.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
Lagu ini bukan sekadar pelengkap upacara, melainkan juga pengingat akan jasa, pengorbanan, serta semangat para pahlawan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
ShowBiz
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
Recording Academy resmi menambahkan kategori Best Asian Pop Music Performance pada Grammy Awards 2027. Musik Asia memasuki babak baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
ShowBiz
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Lagu ini menjadi salah satu karya yang memperlihatkan karakter vokal khas Donna Summer sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon musik pada era 1970-an.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Bagikan