Headline

Jelang PON XX Papua, Pangdam Cenderawasih Siap Amankan Wilayah Papua

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 14 November 2018
 Jelang PON XX Papua, Pangdam Cenderawasih Siap Amankan Wilayah Papua

Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring (Foto: papuasatu.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sebagai penanggung jawab teritorial, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih menjadi tulang punggung keamanan wilayah Papua. Apalagi tahun 2020 akan berlangsung event nasional yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Pangdam Cenderawasih Mayjen Yosua Pandit Sembiring menjamin keamanan pelaksanaan PON XX di Papua. Bukan hanya itu, Mayjen Yosua juga mendukung penuh pesta olahraga nasional yang baru pertama kali berlangsung di bumi Papua tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Mayjen Yosua Pandit Sembiring ketika menjawab pertanyaan salah satu peserta dalam silaturahmi Pangdam XVII/Cenderawasih dengan insan pers Jayapura, di Aula Tony Rompis Makodam, di Bukit Poimak.

"Saya jamin. Kami mendukung penuh jelang dan pelaksanaan PON XX di Papua," kata Mayjen Yosua Pandit di Jayapura, Selasa (13/11) kemarin.

Menurut dia, PON merupakan agenda nasional yang harus didukung penuh oleh semua pihak agar bisa berjalan aman dan lancar, bukan saja menjadi tanggung jawab satu atau dua institusi/lembaga.

"PON merupakan event nasional, sehingga semua pastinya akan mendukung dan harapannya masyarakat juga mendukung," katanya.

Panglima Kodam Cenderawasih Mayjen Yosua Pandit Sembiring
Panglima Kodam Cenderawasih Mayjen Yosua Pandit Sembiring (Foto: Antaranews)

Pangdam Cenderawasih menyatakan bahwa insan pers merupakan mitra strategis bagi jajaran TNI dalam menyampaikan pencapaian kinerja anggota dan satuan kerja kepada khalayak luas atau kepada masyarakat Papua.

"Saya juga membutuhkan saran dan masukan, hingga kritikan dari seluruh rekan pers di Jayapura dalam melaksanakan tugas dan kebijakan di lapangan," katanya.

Terkait berita hoaks, Pangdam Cenderawasih ini mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh penyampaian informasi yang benar dan akurat, bukan hoaks.

"Karena informasi hoaks bisa membuat masalah. Kami bersama Polri, terutama Polda Papua sudah komitmen untuk memberikan edukasi kepada semua pihak bahwa berita tidak benar atau hoaks tidak perlu dipercaya tetapi dikonfirmasi kembali, dicek kebenarannya," kata Mayjen Yosua Pandit Sembiring.

Secara terpisah, Sekretaris AJI Jayapura Anang Budiono mengapresiasi kegiatan silaturahmi yang digelar oleh Polda Papua dan Kodam Cenderawasih.

"Ya, sebagai mitra kerja, mitra strategis ini juga acara saling mengenal pimpinan tertinggi TNI dan Polri di Papua dengan wartawan," katanya.

Anang yang juga Wakil Pemimpin Redaksi Harian Pagi Papua mendukung penuh sikap Kodam Cenderawasih dan Polda Papua dalam memberantas berita hoaks yang banyak beredar.

"Ya, saya sepakat untuk bagaimana berita hoaks ini diantisipasi oleh Polda Papua dan Kodam Cenderawasih," katanya pula.

Dalam silaturahmi itu, nampak hadir para ketua organisasi pers seperti Ketua Indonesia Journalist Network atau Jaringan Jurnalis Indonesia Provinsi Papua dan Papua Barat Roberth Vanwi, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jayapura Lucky N Ireeuw, dan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Papua Mierto Tangkepayung.

Lalu, Kepala Biro LKBN Antara Provinsi Papua Anwar Maga, Pemimpin Redaksi koran harian Wone Yudhi Efendi K, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Pagi Papua (HPP), Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal dan sejumlah wartawan/kontributor media cetak/daring lokal dan nasional.

Beberapa jam sebelumnya, Kapolda Papua bersilaturahmi dengan insan pers Jayapura di Aula Rastra Samara, Mapolda, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Periksa Ratna Sarumpaet, Polda Metro Jaya Ungkap Penipuan Senilai Rp23 Triliun

#Polda Papua #Papua #PON 2020
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan