Jelang Pembukaan PON, Jokowi Resmikan Gedung Istora Bangkit

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 02 Oktober 2021
Jelang Pembukaan PON, Jokowi Resmikan Gedung Istora Bangkit

Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan Istora Papua Bangkit di Kabupaten Jayapura, Papua pada Senin (1/4/2019). (Bayu Prasetyo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden dijadwalkan membuka secara resmi perhelatan PON XX Papua di Standion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kelurahan Nolokla, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Sebelum meresmikan, Jokowi meresmikan Gedung Istora Papua Bangkit.

Lokasi Istora Bangkit dipilih Pak Joko Widodo untuk mengawali kunjungan ke Papua. Jokowi meresmikan gedung ini secara simbolis dari tujuh gedung olahraga lainnya yang dibangun menggunakan APBN di Papua.

Baca Juga:

Mabes Polri Beberkan Situasi Keamanan di Papua Jelang Pembukaan PON XX

Ketua Harian PB PON Papua Yunus Wonda mengatakan, Istora Bangkit dimanfaatkan sebagai arena pertandingan cabang senam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, selain enam gedung lainnya yang juga resmi beroperasi, yakni akuatik, kriket, sepatu roda, dayung dan panahan.

"Seluruh arena dibangun dengan standar internasional. Presiden berpesan kepada kami agar seluruh bangunan ini jangan sampai terbengkalai setelah PON selesai. Pemanfaatan harus optimal," katanya.

Menurut Yunus, pemerintah menginginkan agar seluruh fasilitas olahraga yang kini tersedia di Papua dimanfaatkan untuk pengembangan atlet daerah.

"Istora Bangkit ini memiliki pesan yang dalam untuk kami. Diharapkan ada kebangkitan setelah sekian lama tidak terlihat fasilitas olahraga. Sehingga pemerintah membangun arena ini berskala internasional," katanya.

Sebanyak dua mobil mini ICU, lima ambulans untuk evakuasi, dan dua ambulans rujukan. akan siaga selama upacara pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Sabtu (2/10/2021). (ANTARA/Muhammad Ramdan)
Sebanyak dua mobil mini ICU, lima ambulans untuk evakuasi, dan dua ambulans rujukan. akan siaga selama upacara pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Sabtu (2/10/2021). (ANTARA/Muhammad Ramdan)

Sejumlah lokasi lain yang juga dikunjungi Presiden Joko Widodo beserta rombongan adalah Papua Creative Youth Hub di Jalan Rajawali BTN Skyland Indah, Distrik Abepura, Kota Jayapura untuk kegiatan Groundbreaking serta Kantor Gubernur Provinsi Papua di Jalan Soa Siu Dok 2 Kota Jayapura untuk rapat kerja bersama pimpinan daerah.

Presiden datang bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Ketua DPR RI Puan Maharani, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia.

Rombongan tiba menggunakan mobil dinas sekitar pukul 09.15 WIT di depan pintu masuk Hall Barat Gedung Istora Bangkit. Agenda peresmian berlangsung sekitar 15 menit hingga rombongan melanjutkan perjalanan ke lokasi lain. (*)

Baca Juga:

Tiga Atlet Voli Mahasiswa Unpas Berlaga di PON Papua

#PON Papua #Papua #Jokowi #Pekan Olahraga Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Upaya OMC memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Indonesia
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Prajurit menemukan beberapa senapan angin tanpa laras, selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter, gelang bermotif Bintang Kejora, kamera, dan telepon genggam rusak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Bagikan