Jejak Sejarah Ancaman Gempa Tektonik Gunung Ciremai

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 26 Juli 2024
Jejak Sejarah Ancaman Gempa Tektonik Gunung Ciremai

Peta analisis gempa di Kabupaten Kuningan Jawa Barat dan sekitarnya akibat dari adanya aktivitas Sesar Ciremai. ANTARA/HO-Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kamis (25/7) kemarin, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan sekitarnya dihantam gempa berkekuatan 4,1 magnitudo yang menimbulkan dampak kerusakan pada sejumlah bangunan.

Episenter gempa terletak pada koordinat 6.98 LS dan 108.5 BT, tepatnya berlokasi di darat pada kedalaman 5 kilometer dengan jarak satu kilometer tenggara Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

“Jenis gempa bumi kerak dangkal shallow crustal earthquake akibat aktivitas Sesar Ciremai. Beberapa rumah rusak ringan pada wilayah yang terdampak getaran,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangannya, dikutip dari Antara, Jumat (26/7)

Guncangan gempa dangkal itu dirasakan di wilayah Kuningan dengan skala intensitas III-IV MMI. Guncangan juga dirasakan hingga Cirebon, Ciamis, dan Banjar dalam Skala Intensitas II - III MMI.

Baca juga:

Jalur Pendakian Gunung Ciremai Trisakti Sadarehe Kini Dilegalkan

Daryono menambahkan berdasarkan catatan sejarah Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, wilayah Kuningan, Jabar sudah beberapa kali diguncang gempa tektonik yaitu pada 1947, 1955, dan 1973 yang melanda di wilayah Gunung Ciremai dan sekitarnya.

Pada 29 September 2019 terjadi gempa berkekuatan 2,9 magnitudo yang mengguncang wilayah Kuningan. Gempa ini terasa di Cikijing, Kadugede, Sangkanurip, Kalimanggis, dan Bojong. Rentetan gempa tektonik itu juga diduga karena berkaitan dengan struktur sesar aktif yang melintas di wilayah tersebut, termasuk Sesar Ciremai.

Atas rekam jejak sejarah gempa tersebut, maka BMKG mengimbau ataupun mewajibkan masyarakat setempat untuk segera beralih menggunakan rumah yang tahan dari gempa bumi. (*)

#Gunung Ciremai #Gempa Bumi #Jawa Barat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Info Gempa Terkini Jawa Tengah: Magnitudo 5,4 Berpusat di Tenggara Cilacap Siang Ini
Info gempa Cilacap hari ini dengan kekuatan magnitudo 5,4 baru saja mengguncang wilayah Jawa Tengah pada Jumat siang (4/9). Cek lokasi pusat gempa dan detail kedalamannya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Info Gempa Terkini Jawa Tengah: Magnitudo 5,4 Berpusat di Tenggara Cilacap Siang Ini
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Merah Putih Kasih
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Tim Relawan mendatangi Kabupaten Manggarai Timur menyasar sejumlah desa dan kelurahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Indonesia
Semalam Menginap di Bali, Presiden Prabowo Bertolak Tinjau Korban Gempa NTT Hari Ini
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke NTT untuk meninjau langsung korban gempa magnitudo 7,4.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
 Semalam Menginap di Bali, Presiden Prabowo Bertolak Tinjau Korban Gempa NTT Hari Ini
Indonesia
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Gempa susulan di Flores kini mulai menurun. Namun, BNPB tetap mengingatkan warga agar tetap waspada.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
BNPB Ungkap Aktivitas Gempa Susulan di Flores Mulai Menurun, Masih Bisa Terjadi 3-4 Minggu
Indonesia
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Sebanyak 110 ribu pengungsi gempa di NTT kini terancam terkena penyakit. Air bersih dan sanitasi pun terbatas.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Merah Putih Kasih
Aksi Nyata JHL Foundation Jadi Berkat Bagi Umat Gereja Katolik Malaikat Agung Gabriel Kamubheka Ende
Umat di wilayah tersebut masih menghadapi berbagai kebutuhan setelah gempa
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 Agustus 2026
Aksi Nyata JHL Foundation Jadi Berkat Bagi Umat Gereja Katolik Malaikat Agung Gabriel Kamubheka Ende
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah perairan sekitar Sulawesi Tengah, Minggu (23/8) dini hari.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Perairan Pulau Puah Sulawesi Tengah, Getaran Terasa hingga Gorontalo
Merah Putih Kasih
JHL Foundation Bantu Warga Rukuramba Ende yang Tinggal di Tenda Darurat
Sebanyak 30 paket bantuan disalurkan JHL Foundation berisi beras 5 kilogram, telur, dan mi instan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2026
JHL Foundation Bantu Warga Rukuramba Ende yang Tinggal di Tenda Darurat
Bagikan