Jateng Targetkan Panen 11,8 Juta Ton Padi pada 2025,Terbesar ke-2 Setelah Jawa Timur

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 April 2025
Jateng Targetkan Panen 11,8 Juta Ton Padi pada 2025,Terbesar ke-2 Setelah Jawa Timur

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi panen raya padi di Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Senin (7/4). (Ismail/Jawa Tengah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng menargetkan produksi padi sebesar 11,8 juta ton pada 2025. Target tersebut berasal dari lahan dengan luas tanam sebanyak 2.311.660 hektare.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya optimistis dapat memenuhi target nasional panen raya tersebut.

Data bulan Januari-April ini, sudah mampu mengelola penanaman padi di wilayah Jawa Tengah seluas 716 ribu hektare, dengan hasil panen 4,09 juta ton.

"Dari target 11,8 juta ton, apabila kita hitung, maka Jawa Tengah mampu," kata Luthfi, di sela acara panen raya di Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Senin (7/4).

Baca juga:

Presiden Kunjungan Kerja ke Majalengka Gelar Panen Raya Bareng 14 Provinsi

Panen raya di Kabupaten Sukoharjo tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Panen Raya Serentak 14 Provinsi, bersama Presiden RI Prabowo Subianto, yang dipusatkan di Jawa Barat.

Luas panen padi Provinsi Jawa Tengah pada 2024 mencapai 1.554.777 hektar, dengan produksi sebanyak 8.891.297 ton gabah kering giling (GKG). Jumlah tersebut berkontribusi nasional sebesar 16,73 persen, atau terbesar kedua setelah Provinsi Jawa Timur.

"Pada 2025, target yang dipatok lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Khusus di Kabupaten Sukoharjo, luas tanam pada 2024 mencapai 42.441 hektare, dengan produksi sebanyak 319.661 ton GKG," katanya.

Jumlah itu berkontribusi pada produktivitas provinsi sebesar 3,60 persen. Potensi luas panen padi Kabupaten Sukoharjo pada 2025 diperkirakan mencapai 60 ribuan hektare.

Di mana, untuk Januari-April 2025, potensi luas panen padi sejumpah 17.056 hektare, dengan prediksi produksi sebanyak 109.571 ton GKG.

Dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah, Provinsi Jawa Tengah diproyeksikan menjadi penumpu pangan dan industri nasional.

Untuk merealisasikan itu, pemprov tidak dapat berjalan sendiri. Membutuhkan kolaborasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota, Kodam IV/Diponegoro, Polda Jateng, dan stakeholder terkait lainnya

"Jawa Tengah merupakan lumbung pangan nasional, ini selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo. Pemprov dan pemda tidak mampu berdiri sendiri harus ada kerjasama pihak terkait,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Panen Raya #Petani #Beras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Beras Kita Medium menjadi identitas baru beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), sedangkan Beras Kita Premium merupakan produk premium Bulog.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Indonesia
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya zat gizi tertentu untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Indonesia
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Bulog memiliki stok yang cukup untuk memperkuat pasokan ke pasar. Stok beras Bulog saat ini sekitar 4,6 juta ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Indonesia
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Sementara harga rata-rata nasional beras premium Rp16.495 per kilogram, sedangkan HET zona 1 yang ditetapkan Rp14.900 per kilogram, zona 2 Rp15.400 dan zona 3 Rp15.800.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Besarnya volume tersebut menunjukkan kapasitas CBP yang dikerahkan untuk memperkuat pasokan pasar, sekaligus menopang akses pangan puluhan juta keluarga penerima manfaat
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Indonesia
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Amran menyoroti dugaan penjualan beras fortifikasi dengan harga tinggi mencapai Rp 57.000 per kilogram, padahal harga seharusnya berada sekitar Rp 13.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Indonesia
Beras Fortifikasi Bukan Pengganti Beras Premium, Ini Fungsi Aslinya Menurut Mentan
Hati-hati skandal kecurangan beras fortifikasi palsu! Mentan Amran Sulaiman bongkar modus 25 merek nakal yang jual beras hingga Rp57 ribu per kg. Cek faktanya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Bukan Pengganti Beras Premium, Ini Fungsi Aslinya Menurut Mentan
Berita
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Kementan mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar. Simak daftar merek, kandungan, dan penjelasan beras fortifikasi.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Indonesia
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Beras fortifikasi tidak selalu memiliki tampilan yang berbeda secara mencolok dari beras biasa. Berikut beberapa hal yang dapat diamati ketika membeli beras.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Jangan Salah Pilih, Ini 3 Cara Membedakan Beras Fortifikasi
Bagikan