Jasa Marga Siapkan Teknologi 'Tanpa Tapping' di Pintu Tol

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2020
Jasa Marga Siapkan Teknologi 'Tanpa Tapping' di Pintu Tol

Uji coba gardu tol khusus pengguna aplikasi sistem transaksi single lane free flow bernama FLO di Gerbang Tol Cengkareng, Jakarta. (Dokumentasi Jasa Marga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mempersiapkan implementasi teknologi pembayaran Nir Henti dengan terus melakukan uji coba terbatas pembayaran tol Single Lane Free Flow (SLFF).

"Jasa Marga juga telah mempersiapkan implementasi teknologi pembayaran Nir Henti dengan terus melakukan uji coba terbatas pembayaran tol Single Lane Free Flow (SLFF) with barrier dengan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) berbasis server yang dikenal dengan nama FLO, baik di Pulau Jawa maupun di Pulau Bali," ujar Corporate Secretary Jasa Marga M. Agus Setiawan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (11/6).

Baca Juga:

Evaluasi PSBB, Ketua DPRD DKI: Satpol PP Harus Banyak Jaga Dibandingkan Polisi

Untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jalan, sepanjang tahun 2019 Jasa Marga meningkatkan pelayanan dengan memberlakukan perubahan sistem transaksi dan pengembangan teknologi operasi.

Menjelang periode mudik Lebaran tahun 2019, Jasa Marga melakukan perubahan sistem transaksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan merelokasi titik transaksi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama ke GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama.

"Dengan adanya perubahan sistem transaksi, serta pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way, Jasa Marga mencatat rekor tertinggi melayani lebih dari 166.000 kendaraan saat arus balik Lebaran 2019 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Jumlah ini meningkat hampir tiga kali lipat dari lalu lintas harian normal," kata Agus.

Pintu Tol Cililitan. (ANTARA)

Keseharian pelayanan operasional juga terus ditingkatkan dengan menerapkan teknologi dalam bidang pelayanan serta pengendalian lalu lintas.

Di antaranya dengan mengimplementasikan WIM (Weigh In Motion) dalam rangka pengendalian atas dimensi dan beban tonase muatan angkutan truk, Smart CCTV untuk memantau kecepatan kendaraan yang dilengkapi Automatic Number Plate Recognition System serta OAB (Oblique Approach Booth) atau dikenal dengan gardu miring, yang dapat direlokasi dalam waktu kurang dari 2 x 24 jam.

Baca Juga:

Tanpa Peran Masyarakat, Larangan Mudik Pemerintah Tak Berarti Apa-apa

Pencapaian Jasa Marga dalam 2019 ini selaras dengan komitmen Jasa Marga dalam melakukan percepatan pembangunan jalan tol untuk mendukung rencana Pemerintah agar mewujudkan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antar wilayah. Bertolak dari visi tersebut, Jasa Marga juga tak henti melakukan berbagai inovasi, baik dalam bidang operasional, pengembangan usaha, maupun pendanaan, sehingga dapat melayani masyarakat dengan lebih optimal, khususnya pengguna jalan tol. (*)

#PT Jasa Marga #Tarif Jalan Tol #Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta #Pembangunan Jalan Tol Depok #Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Muncul Isu PPN Jalan Tol, Minta Jangan Bebani Rakyat Dulu
Pemerintah memastikan tidak akan menambah skema pajak baru atau menaikkan tarif pajak yang sudah ada selama kondisi ekonomi belum menunjukkan penguatan signifikan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Kaget Muncul Isu PPN Jalan Tol, Minta Jangan Bebani Rakyat Dulu
Indonesia
PPN Tol Jadi Polemik, Komisi V DPR Desak Pemerintah Tunda Kebijakan
Komisi V DPR meminta wacana PPN jalan tol ditunda atau dibatalkan selama masa konsesi. Hal itu justru bisa menambah pajak baru bagi masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
PPN Tol Jadi Polemik, Komisi V DPR Desak Pemerintah Tunda Kebijakan
Indonesia
Mulai Hari Ini, Gerbang Tol Sadang Cipularang Geser Imbas Proyok Tol Japek II
GT Sadang Baru yang telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung transaksi yaitu empat gardu transaksi keluar, empat gardu masuk.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 April 2026
Mulai Hari Ini, Gerbang Tol Sadang Cipularang Geser Imbas Proyok Tol Japek II
Indonesia
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga, volume lalu lintas keluar Jakarta mencapai 3,25 juta kendaraan atau meningkat 18,4 persen dibanding kondisi normal dan 2,3 persen dibandingkan Lebaran 2025
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek
Indonesia
Volume Kendaraan Melintas Tol Cikampek Utama Mulai Turun ke Jakarta Mulai Menurun
Pada tanggal 28 dan 29 Maret menjadi perhatian utama yang diproyeksikan menjadi puncak arus balik Lebaran 2026 yang kedua.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 29 Maret 2026
Volume Kendaraan Melintas Tol Cikampek Utama Mulai Turun ke Jakarta Mulai Menurun
Indonesia
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Selain pengaturan jalur, Jasa Marga menekankan pentingnya kesiapan fisik pengendara dan kelaikan kendaraan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Arus Balik Jakarta Membeludak, Skema Contraflow Tol Jakarta-Cikampek KM 70-47 Resmi Berlaku
Indonesia
Jasa Marga Catat 1,1 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta Buat Mudik 2026
Angka tersebut 32 persen dari total proyeksi kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
Jasa Marga Catat 1,1 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta Buat Mudik 2026
Indonesia
Mudik Lebaran 2026: 5.496 Kendaraan Gunakan Jalur Fungsional Tol Yogya-Bawen
Sebanyak 5.496 kendaraan melintas di jalur fungsional Tol Yogyakarta–Bawen ruas Ambarawa–Bawen selama dua hari awal arus mudik Lebaran 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Mudik Lebaran 2026: 5.496 Kendaraan Gunakan Jalur Fungsional Tol Yogya-Bawen
Indonesia
Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta saat Mudik Lebaran 2026
Jasa Marga memprediksi, sebanyak 3,5 juta kendaraan keluar Jakarta saat mudik Lebaran 2026.
Soffi Amira - Jumat, 13 Maret 2026
Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta saat Mudik Lebaran 2026
Indonesia
Prediksi Puncak Mudik 18 Maret, Jalan Layang MBZ Perketat Pantauan CCTV dan Traffic Counting
Puncak mudik kedua diperkirakan terjadi pada 19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi mencapai titik tertinggi pada 24 Maret dan 29 Maret 2026
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Prediksi Puncak Mudik 18 Maret, Jalan Layang MBZ Perketat Pantauan CCTV dan Traffic Counting
Bagikan