Jangan Tunda Asah Bakat Balap di Jalur Resmi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 28 Januari 2022
Jangan Tunda Asah Bakat Balap di Jalur Resmi

Jangan tunda mengasah bakat balap di jalur resmi (Foto: kabaroto.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA pencinta balap motor liar di wilayah Jakarta dan sekitarnya beroleh angin segar di awal tahun 2022. Mereka tidak harus lagi 'kucing-kucingan' dengan pihak berwajib. Polda Metro Jaya memfasilitasi para pebalap liar agar di jalur balapan resmi.

Polda Metro Jaya (16/01) menggelar balap liar atau street race di Jalan Lodan Raya atau Jalan Inspeksi Kali Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Gelaran tersebut bukan kejuaraan, melainkan latihan bersama. Meski begitu street race tersebut mendapat antusias luar biasa dari para pencinta balap motor.

Baca Juga:

Laris Manis, Motor Listrik Karya Anak Bangsa 'GESITS' Terjual 4 ribu Unit

Event Street Race yang digelar Polda Metro Jaya mendapat sambutan positif dari pencinta otomotif (Foto: kabaroto.com)

Pada gelaran balap liar difasilitasi Polda Metro Jaya tersebut, setiap orang bisa daftar meski ada sejumlah syarat, salah satunya usia di bawah usia 17 tahun harus izin orangtua.

Setiap peserta wajib membayar Rp 100 ribu untuk asuransi jiwa beserta tiket masuk ke area lokasi beserta motornya. Sementara bagi warga ingin menonton, mesti membayar tiket masuk Ancol sebesar Rp 25 ribu.

Beberapa kelas diselenggarakan, meliputi matik 4 tak, 2 tak, sunmori, bebek 4 tak dan 2 tak, serta kelas vespa. Gelaran perdana street race tersebut pendaftarannya dibatasi sebanyak 350 pendaftar.


Upaya Polda Metro Jaya memfasilitasi arena balap resmi bagi pembalap liar sontak menuai respon positif dari para pencinta otomotif, khususnya kendaran roda dua.

Banyak awalnya tak mengira Polda Metro Jaya benar-benar memfasilitasi pembalap liar. Salah satunya Noval (23), pencinta balap motor sering menyaksikan balap motor resmi dan juga balap motor liar di kawasan Jakarta.

"Enggak nyangka aja sih awalnya, ternyata bener difasilitasi, kalau gini kan jadi enak buat para hobi balap motor jadi bisa tersalurkan bakatnya dengan benar di jalur resmi, bukan ilegal, jadi enggak harus ngumpet-ngumpet lagi," jelas Noval.

Lebih lanjut Noval menyampaikan dengan adanya gelaran tersebut, tentunya para pencinta balap motor di wilayah Jakarta dan sekitarnya semakin terpacu untuk menekuni hobinya dan mencetak prestasi di jalur resmi.

"Kalau semakin banyak event kayak gini, para bakat-bakat baru pasti akan bermunculan. Teman-teman saya sesama pencinta balap motor juga banyak antusias dan daftar. Apalagi biaya pendaftarannya cukup terjangkau, keren banget lah pokonya lanjutkan," tambah Noval.

Balap di jalur resmi merupakan pilihan tepat dibanding membahayakan diri sendiri dan orang lain di balapan liar (Foto: kabaroto.com)

Senada dengan Noval, Rafi (26) mantan 'Joki' Balap liar juga menyambut hangat event street race diadakan Polda Metro Jaya. Menurut Rafi acara tersebut merupakan sebuah gebrakan cukup positif, di tengah masih banyaknya balap liar di jalanan.

"Bagus banget sih street race digelar Polda Metro, sering-sering lah diadakan gitu, terus infonya mau digelar di wilayah tangerang juga, makin banyak event harusnya sih makin sedikit 'liaran', karena wadahnya semakin banyak," jelas Rafi.

Baca Juga:

Yamaha Ramaikan Pasar Sepeda Motor Listrik

Sebagai seorang pernah merasakan pengalaman menjadi 'Joki' balap liar, Rafi berharap banyak pembalap liar berbakat pindah ke jalur resmi.

Lewat event-event resmi, lanjut Rafi, para bakat-bakat di jalanan bisa tersalurkan jadi lebih baik, tidak melanggar hukum, dan lebih safety. Meskipun ia tidak menampik vibes balap liar dan balap resmi berbeda.

Rafi mengaku balapan liar membutuhkan nyali besar dan kecerdikan. Namun, menurutnya, di satu sisi jauh dari kata safety terlebih di balapan liar banyak main curang bahkan 'kecot' atau berujung keributan.

"Udah gitu ngebahayain pengguna jalan lain dan melanggar hukum juga. Kalau di resmi kan enak tuh ada time-nya keliatan, jadi enggak bisa curang colong start. Terus bisa dapat piala dan hadiah uang juga, suatu kebanggan sendiri pastinya," ungkapnya.

Setelah semakin banyak digelarnya event balap resmi, udah enggak perlu lagi balap liar? Yuk jangan tunda lagi untuk mengasah bakat balap di jalur resmi. (Ryn)

Baca Juga:

'Street Race' Lanjut ke Serpong, Kapolda Metro Siap Fasilitasi 'Adik-Adik'

#Wisata #Januari +62 Bicara Yang Tertunda
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan