Jangan Sampai Terjebak di Hubungan Abusive
Hubungan yang sudah tidak sehat. (Foto: Unsplash/Alexandra Mirghes)
PERNAH tidak kamu berada di sebuah hubungan yang salah satu pihaknya berusaha menguasai dan mengendalikanmu dengan perilaku negatif? Itu disebut dengan hubungan abusive dan biasanya dipenuhi dengan kekerasan verbal, fisik, bahkan seskual. Hubungan tidak sehat ini bisa terjadi pada hubungan percintaan, baik itu pacaran maupun rumah tangga.
Mengutip laman Alodokter, saat berada dalam hubungan yang abusive, kamu mungkin akan mengalami beberapa hal seperti tidak bebas berkomunikasi dengan orang lain. Orang yang abusive biasanya akan memantau dengan siapa kamu berkomunikasi, bahkan melarangnya. Hal ini bisa mereka lakukan dengan berbagai cara, misalnya membaca pesan elektronik atau percakapan di media sosialmu dengan orang lain.
Mereka akan melakukan berbagai cara untuk mengetahui privasimu, seperti meminta kata sandi akun media sosial atau ponselmu, bahkan mengunduh perangkat lunak khusus untuk mengawasi kehidupan sosialmu.
Baca juga:
Perempuan dengan Zodiak Ini Sering Terjebak dalam Hubungan Toksik
Dalam beberapa kasus, orang yang abusive aka berusaha membuat pasangannya tidak berdaya secara finansial. Misalnya dengan memutus akses ke rekening pribadi pasangan atau berusaha membuat pasangannya berhenti dari pekerjaan. Hal ini dilakukan dengan tujuan membuat pasangan merasa bergantung padanya, sehingga mereka tidak bisa meninggalkan hubungan abusive tersebut.
Bila kamu sedang menjalin sebuah hubungan dan kamu sering merasa dipaksa pasanganmu untuk melakukan hal-hal yang tidak ingin kamu lakukan, ini juga bisa menjadi salah satu tanda bahwa kamu sedang menjalani hubungan yang abusive.
Berbicara soal kekerasan fisik dalam hubungan abusive, perlakukan kekerasan fisik kepada orang lain sudah pasti merupakan hal yang salah. Kekerasan fisik merupakan salah satu bukti konkrit bahwa kamu berada di dalam hubungan yang abusive dan toxic.
Baca juga:
Lalu, bagaimana cara mengatasi hubungan abusive?
Kamu bisa mulai dengan membicarakan keadaan yang kami alami kepada orang-orang yang kamu percayai, seperti orang tua, kakak, adik, atau sahabatmu. Ini bertujuan untuk memberi tahu mereka bahwa kamu sedang berada dalam situasi yang tidak aman.
Apabila situasinya memungkinkan dan kamu merasa mampu menghadapi pihak yang abusive, cobalah beri tahu kepadanya bahwa sikap dan perilakunya tidak bisa kamu terima.
Bila perlu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan tenaga profesional, seperti psiokolog atau psikiater, guna mendapatkan saran terbaik untuk mengatasi atau mengakhiri hubungan abusive tersebut. (and)
Baca juga:
3 Zodiak ini Cenderung Memilih Hubungan Santai Ketimbang Komitmen
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!