Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jangan Panik! Ini Alasan Kenapa Kepala Bayi Sering Berkeringat

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 01 Januari 2019
Jangan Panik! Ini Alasan Kenapa Kepala Bayi Sering Berkeringat

Bayi berkeringat itu biasa (Sumber: Pixabay/joffi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI orang tua baru terkadang khawatir melihat kepala buah hatinya berkeringat. Bahkan, tak jarang pertanyaan muncul, apa si kecil sedang sakit? Eits, tapi tunggu dulu. Dilansir dari Boldsky, ternyata kepala bayi yang sering mengeluarkan keringat adalah hal yang biasa.

Jadi ketika bayi kamu berkeringat saat tidur atau makan jangan langsung dibawa ke dokter. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara mendesak, walaupun suhu kepala anak kamu lebih tinggi dibandingkan kepalan tangannya. Berikut ini 4 alasan kenapa kepala bayi kamu lebih banyak berkeringat.

1. Panas bukan berarti demam

Bayi yang berkeringat adalah hal normal (Sumber: Pixabay/skimpton007)
Bayi yang berkeringat adalah hal normal (Sumber: Pixabay/skimpton007)

Kepala bayi kamu terasa panas dibandingkan bagian tubuh lainnya. Ini adalah fenomena umum yang biasa terjadi pada kebanyakan bayi. Jika kamu ingin memeriksa demam, maka kamu harus cek suhu di pipi atau kulit di bawah dagunya. Dua tempat itu memberikan penilaian suhu tubuh yang jauh lebih akurat.

2. Kelenjar keringat

Hanya kelenjar keringat di kepala bayi yang aktif (Sumber: Pixabay/fancycrave1)
Hanya kelenjar keringat di kepala bayi yang aktif (Sumber: Pixabay/fancycrave1)

Seorang bayi yang baru lahir tidak memiliki kelenjar keringat aktif kecuali yang ada di kepalanya. Kamu pasti sadar bahwa tubuh sang buah hati tidak pernah berkeringat. Ini karena hanya kepala bayi yang memiliki kelenjar keringat aktif. Jika kepala bayi kamu berkeringat, itu artinya ia merasa panas.

3. Berkeringat di malam hari

Bayi tidur berkeringat biasanya karena kepanasan (Sumber: Pixabay/cherylholt)
Bayi tidur berkeringat biasanya karena kepanasan (Sumber: Pixabay/cherylholt)

Saat bayi berkeringat pada malam hari, itu juga hal yang lumrah. Bayi tidak bisa menggerakan kepala sesuka hatinya seperti orang dewasa. Alhasil kepala si kecil akan merasa panas dan berefek mengeluarkan keringat. Alasan lainnya, bisa jadi kamu terlalu sering membungkusnya sebelum tidur.

4. Berkeringat saat menyusui

Suhu tangan akan memberikan efek hangat pada kepala bayi (Sumber: Pixabay/fancycrave1)
Suhu tangan akan memberikan efek hangat pada kepala bayi (Sumber: Pixabay/fancycrave1)

Kebanyakan ibu lebih suka posisi dudukan ketika memberikan ASI. Hal itu mengharuskan kamu memegang kepala bayi terus-menerus dalam posisi yang sama. Telapak tangan kamu akan memberikan kehangatan pada kepala bayi. Itulah sebabnya kepala si kecil berkeringat saat sedang menyusu.

#Bayi #Tips & Trik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Bayi bernama Muhammad MBG Subianto viral di media sosial. Namanya dinilai unik dan akrab di telinga masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Unik! Bayi Asal Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Begini Kisahnya
Indonesia
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Polresta Surakarta amankan pasangan penumpang KRL yang membuang bayi hasil hubungan gelap di toilet KA Sancaka. Pelaku dijerat pasal KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Indonesia
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya memastikan hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Indonesia
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Satreskrim Polresta Surakarta turun tangan mendalami kasus temuan bayi tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV di dalam kereta api dan stasiun.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Indonesia
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Warga Solo digegerkan penemuan jasad bayi laki-laki baru lahir di Kali Anyar, Mojosongo. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian dan pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Mayat Bayi Laki-laki Baru Lahir di Kali Anyar Gegerkan Warga Solo
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Penemuan Bayi Gegerkan Sukoharjo, Ada Surat Minta Dirawat Warga
Seorang bayi perempuan ditemukan di depan rumah warga, Sukoharjo. Kejadian itu terjadi pada Senin (20/4) pukul 06.00 WIB.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Penemuan Bayi Gegerkan Sukoharjo, Ada Surat Minta Dirawat Warga
Indonesia
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Keamanan dan keselamatan pasien merupakan prioritas mutlak yang tidak boleh dikompromikan kelalaian sekecil apa pun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Komisi IX DPR Desak Audit Sistem Keamanan Pasien
Indonesia
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
RSHS siap menjalani evaluasi dari Kementerian Kesehatan terkait insiden salah kasih bayi.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
Indonesia
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seorang ibu asal Cimahi, Nina Saleha, atas kasus kelalaian perawat yang menyerahkan bayinya kepada orang lain.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Kasus RSHS Bandung Salah Kasih Bayi ke Ibu Selesai Secara Kekeluargaan
Bagikan