Kesehatan

Jangan Cabut Uban

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 16 Maret 2023
Jangan Cabut Uban

Mencabut rambut yang beruban akan menghilangkannya untuk sementara waktu tetapi folikel yang ada pada kulit kepala akan tetap memproduksi rambut. (Foto: freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UBAN memang cukup mengganggu penampilan seseorang. Biasanya uban akan muncul saat kamu di atas usia 30 tahun. Tapi tidak melulu seperti itu, ada beberapa kondisi yang menyebabkan uban tumbuh di usia muda. Kondisi seperti faktor genetik hingga adanya riwayat penyakit tertentu.

Nah, kamu sudah tahukah jika rambut yang beruban ternyata tidak boleh dicabut? Ternyata terdapat alasan kenapa uban tidak boleh dicabut meskipun akan sangat mengganggu penampilan kamu.

Baca Juga:

Nadya Hutagalung 48 Tahun: Uban, Siapa Takut

Mencabut rambut yang memutih tidak akan menyebabkan masalah kesehatan serius, tetapi tetap tidak direkomendasikan. Menurut Today dan University of Arkansas for Medical Sciences (UAMS Health), terdapat dua kemungkinan yang akan terjadi ketika rambut yang beruban dicabut, yakni:

1. Rambut baru yang tumbuh akan tetap berwarna putih

Mencabut rambut beruban akan menghilangkannya untuk sementara waktu tetapi folikel yang ada pada kulit kepala akan tetap memproduksi rambut. Rambut putih yang muncul menunjukkan bahwa produksi melanin, yang merupakan pemberi pigmen alami rambut, pada folikel sudah berkurang atau tidak ada sama sekali.

Jika faktor gen, cara terbaik yang bisa dilakukan hilangkan uban adalah dengan mewarnai rambut karena kondisi ini tidak bisa diubah. (Foto: freepik/freepik)

Jadi ketika rambut yang memutih tersebut dicabut, rambut baru akan tumbuh dari folikel sama dan akan tetap berwarna putih. Mencabut uban tidak akan membuat rambut baru yang tumbuh berubah menjadi hitam atau kembali seperti warna rambut alami yang dimiliki.

2. Memicu kebotakan

Mencabut rambut yang memutih bisa menyebabkan kerusakan pada folikel di kulit kepala. Folikel rambut yang rusak kemudian tidak akan bekerja seperti biasanya dan membuat rambut tidak tumbuh lagi. Rasa gatal akibat mencabut uban juga akan muncul ketika folikel rambut tersebut rusak. Selain itu, mencabut uban tidak akan membuat rambut putih semakin banyak karena setiap folikel di kulit kepala hanya bisa memproduksi satu helai rambut saja.

Baca Juga:

Mencabut Bikin Uban makin Banyak, Mitoskah?

Bahkan, ketika hal ini dilakukan secara terus-menerus, folikel akan mengalami trauma, sehingga akan memicu infeksi dan menyebabkan kebotakan pada area rambut yang dicabut. Meskipun mencabut rambut yang memutih terdengar seperti solusi, cara ini tidak direkomendasikan untuk dilakukan.

Ini cara mengatasinya

Kondisi seperti faktor genetik hingga adanya riwayat penyakit tertentu juga menjadi alasan munculnya uban. (Foto: freepik/freepik)

Rambut yang memutih tidak perlu selalu dicabut karena bisa dikembalikan menjadi hitam atau seperti warna rambut alami. Dilansir Healthline, rambut yang ubanan di usia muda bisa dikembalikan seperti semula ketika penyebabnya diketahui dan diatasi, seperti:

- Mengonsumsi makanan kaya akan vitamin dan mineral yang diperlukan jika penyebab rambut yang memutih adalah kekurangan nutrisi

- Menghentikan kebiasaan merokok karena bisa meningkatkan risiko ubanan di usia muda.

-Menghindari hal-hal yang memicu stres dengan melakukan kegiatan disukai atau kegiatan relaksasi, seperti meditasi dan yoga

- Beberapa cara tersebut bisa dicoba untuk mengembalikan warna alami rambut seperti semula. Namun, ketika penyebabnya adalah faktor genetik, cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan mewarnai rambut karena kondisi ini tidak bisa diubah.

Dengan mengetahui alasan kenapa uban tidak boleh dicabut serta cara mengatasinya tersebut, kamu bisa menghindari godaan untuk mencabut rambut yang memutih dan melakukan perawatan diperlukan agar rambut tidak ubanan. (dgs)

Baca Juga:

Apa Penyebab Uban di Usia Muda?

#Kesehatan #Kecantikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Kenalkan Wajah Baru, Viva Cosmetics Ajak Makeup Lovers Olahraga di Area CFD
Brand Manager Viva Cosmetics, James Junianlie berbincang dengan Makeup lovers di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 20 September 2026
Kenalkan Wajah Baru, Viva Cosmetics Ajak Makeup Lovers Olahraga di Area CFD
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Bagikan