Jangan Anggap Sepele, Pelumas Sangat Memengaruhi Performa Kendaraan
Beda mesin, beda pula perawatannya. (Foto: Unsplash/Harley-Davidson)
KENDARAAN baik motor atau mobil yang kamu punya harus tetap dijaga performanya meski jarang digunakan. Salah satunya memperhatikan pelumas yang fungsi utamanya untuk melindungi mesin dari gesekan antar logam, meredam getaran, menjaga temperatur mesin, hingga kebersihan mesin dari residu.
Mengutip laman ANTARA, Suzuki Indonesia memberikan beberapa kriteria pelumas yang baik untuk sepeda motor dan mesin tempel (penggerak perahu atau kapal). Pelumas yang baik antara lain memiliki warna yang jernih, aroma tidak menyegat, tidak meninggalkan kotoran, mampu menambah kecepatan lajut sepeda motor, dan memiliki jarak tempuh sesuai dengan label produk.
Baca juga:
Salah satu jenis pelumas yang bisa kamu gunakan adalah Suzuki Ecstar. Hal yang juga perlu diperhatikan adalah level kekentalan oli agar sesuai dengan daya tahan maupun spesifikasi sepeda motor dan mesin onboard. Kamu tidak perlu khawatir, pelumas Suzuki Ecstar ini tidak hanya cocok untuk mobil, tetapi juga sepeda motor dan mesin onboard.
Melansir laman KabarOto, pelumas Ecstar untuk motor dijual dengan harga Rp 38.000-Rp 75.000. Sedangkan pelumas untuk mesin onboard 4-tak tersedia V7000 10W-40 SJ dengan teknologi semi-synthetic dan V5000 10W-40 SJ. Tersedia juga varian 2T V2000 untuk mesin onboard 2-tak, dijual dengan harga Rp 61.500-Rp 300.000.
Pelumas untuk sepeda motor tersedia dalam empat varian, 10W-40 SL MA yang berteknologi full syntethic, 10W-40 SL MA untuk transmisi manual dan berteknologi semi synthetic. Selanjutnya 10W-40 SL MB untuk sepeda motor transmisi otomatis (CVT) dan 20W-50 SG MA dengan teknologi mineral.
Baca juga:
Hampir sama dengan mobil, fungsi oli pada sepeda motor antara lain melumasi, melindungi, membersihkan, mendinginkan, merapatkan celah piston dengan silinder, peredam getaran dan suara, anti karat, hingga menambah performa mesin.
Untuk pelumas mesin onboard, jika menggunakan mesin 2-tak, maka gunakan pelumas dengna kandungan TCW yang berfungsi sebagai additive water resistance. Sedangkan mesin 4-tak menggunakan pelumas SAE 10-40W semi sintetis dan mineral.
Kamu juga harus memperhatikan performa pelumas untuk mesin onboard agar efisiensi dan daya tahan mesin tahan lama. Yang pertama, adanya kandungan additive TCW di dalam pelumas, khususnya untuk pelumas motor tempel 2-tak. Semakin tinggi grade TCW yang terkandung di dalam pelumas akan semakin baik.
Lalu pelumas mesin onboard dianjurkan diganti setiap tiga bulan sekali, khususnya mesin 4-tak, sedangkan mesin 2-tak, dicampurkan ke dalam bahan bakar. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Matel Tewas Dikeroyok Tanpa Senjata, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Kebakaran Dekat TMP
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor