Jamuan Makan Siang Terakhir Jajaran Kabinet Jokowi-Ma'ruf Bikin Melankolis Para Menteri

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 Oktober 2024
Jamuan Makan Siang Terakhir Jajaran Kabinet Jokowi-Ma'ruf Bikin  Melankolis Para Menteri

Menko PMK Muhadjir Effendy memberikan keterangan kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (18/10/2024). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo menggelar acara makan siang dengan jajaran anggota kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta, menjelang berakhirnya masa tugas dan dilantiknya Prabowo Subiantio sebagai Presiden Indonesia, Jumat (18/10).


Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyebut, pertemuan itu, dalam suasana sangat akrab.

"Cuma ketika beliau pidato hanya sebentar itu yang bikin kita terharu ya,” ujar Muhadjir usai menghadiri acara makan siang bersama Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.

Menurut Muhadjir, momentum pidato Presiden Jokowi itu sangat melankolis. Jokowi menyampaikan terima kasih kepada para jajaran kabinet yang telah membantunya selama 10 tahun ini.

Baca juga:

Jokowi Tumpangi Toyota Alphard ‘AD 1 JKW’ saat Pulang ke Solo

“Momentum yang sangat melankolis lah itu menurut saya. Ya itu saja, (Presiden menyampaikan) terima kasih kepada semua pembantu, baik yang sudah 10 tahun seperti saya, tapi ada juga yang baru satu bulan 9 hari, Gus Ipul,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan para menteri melakukan tepuk tangan sambil berdiri saat Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih kepada jajaran menteri.

“Pak Jokowi berterima kasih dalam perjalanan satu dekade dan tentu semua (anggota) kabinet memberikan standing ovation terhadap ucapan Bapak Presiden,” ujar Airlangga.

Menteri Investasi Rosan Roeslani mengatakan Presiden Jokowi dalam kesempatan itu menyampaikan pintu rumahnya selalu terbuka bagi para anggota Kabinet Indonesia Maju, apabila kelak ingin bertandang ke Solo.

Pertemuan makan siang itu akan menjadi semacam pertemuan terakhir Jokowi dengan menteri-menteri kabinetnya sebelum Presiden Joko Widodo purnatugas.

"Jadi semacam pertemuan terakhir antara Presiden dengan anggota kabinet, dan itu dilakukan lebih rileks melalui makan siang bersama," Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

#Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Berita
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Roy Suryo, PN Jaktim Batasi 80 Pengunjung
Jokowi akan menghadiri sidang Roy Suryo di PN Jaktim, Kamis (5/11). Namun, jumlah pengunjung dibatasi menjadi 80 orang.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Roy Suryo, PN Jaktim Batasi 80 Pengunjung
Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Bagikan