Kesehatan

Jambu Biji Sembuhkan DBD, Mitos atau Fakta?

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 29 Juni 2024
Jambu Biji Sembuhkan DBD, Mitos atau Fakta?

Jambu biji merah. (ANTARA/Riza Harahap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - JAMBU biji sering kali jadi buah rekomendasi untuk mengatasi demam berdarah dengue (DBD). Namun, apakah benar jambu biji ampuh menyembuhkan demam berdarah dengue?

Guru besar kesehatan Fakultas Kedokteran Departemen Ilmu Kesehatan Anak Univeristas Indonesia (FKUI) Sri Rejeki menyebut jus jambu biji ternyata tidak berkhasiat meningkatkan trombosit. "Jadi sebenarnya anggapan mengonsumsi jus jambu untuk menaikkan trombosit ialah salah kaprah,” ujarnya seperti dilansir situs FK UI, Sabtu (29/6).

Ia mengatakan kondisi DBD terjadi karena nilai trombosit mulai menurun pada masa demam dan mencapai nilai terendah pada masa renjatan atau syok. Meski bagitu, Sri tak menampik kandungan di dalam jambu biji, seperti vitamin C, dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Hal tersebut disebabkan kandungan vitamin C dalam jambu biji. Ketika daya tahan tubuh meningkat, trombosit penderita DBD akan naik secara perlahan dengan sendirinya.

Baca juga:

Sama Seperti Jambu Biji, Leci Berkhasiat Sembuhkan DBD

“Jadi bukan hanya karena mengonsumsi jus jambu biji, trombosit langsung meningkat,” imbuhnya.

Seperti yang dilansir dari Healthline, kondisi kekurangan vitamin C akan berisiko terkena infeksi dan penyakit. Jambu biji merupakan salah satu buah yang mengandung vitamin C. Satu jambu biji menyediakan sekitar dua kali lipat Referensi Asupan Harian (RDI) untuk vitamin C. Jumlah itu hampir dua kali lipat dari jumlah yang terkandung dalam jeruk.

Vitamin C berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Meski tidak terbukti mencegah flu biasa, vitamin C terbukti mengurangi durasi pilek. Kandungan itulah yang juga bermanfaat antimikroba yang berarti membantu membunuh bakteri jahat dan virus yang dapat menyebabkan infeksi.(ayu)

Baca juga:

Bukan Obat Utama, Jus Jambu Biji Bantu Pulihkan Pasien DBD

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan