Kesehatan

Jam Biologis dan Kopi, Ternyata Ada Hubungannya

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 07 Agustus 2018
Jam Biologis dan Kopi, Ternyata Ada Hubungannya

Kopi di pagi hari berpengaruh pada hormon kortisol. (Foto: Pixabay/rawpixel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOPI di pagi hari harus itu! Berapa banyak dari kita yang melewatkan kopi di pagi hari? Jawabannya sedikit sekali. Umumnya orang akan memasukan kopi pagi dalam menu sarapannya. Ternyata bila merunut pada jam biologi kopi sebaiknya dikonsumsi pada jam-jam tertentu.

Penelitian yang dilakukan oleh Steven Miller Ph.D. dari Uniformed Services University Health Sciences di Bethesda mengungkapkan bahwa kebiasaaan meminum kopi antara pukul 8-9 pagi tidak akan meningkatkan semangat di pagi hari. Seperti yang dituliskan dalam laman Go Dok, meskipun meminum kopi di malam hari mampu membuat kamu terjaga, yang mengganggu jam biologis tubuh.

Jam biologis merupakan aspek penting karena berfungsi untuk mengatur siklus tubuh. Sudah pasti meminum kopi di malam hari akan mengganggu jam biologis tubuh karena kafein yang terkandung dalam kopi dapat membuat terjaga lebih lama. Hasilnya? Jadwal produksi beberapa jenis hormon yang bermanfaat bagi tubuh akan terganggu karena waktu dan durasi tidur yang berubah.

kopi
Sebaiknya ngopi pada jam 09.30-11.30 dan 13.30-17.00. (Foto: Pexel/Pixabay)

Bila demikian bagaimana dengan kopi pada waktu sarapan? Sudah disebutkan sebelumnya jam biologis turut memicu pelepasan beberapa jenis hormon, salah satunya kortisol. Hormon ini dihasilkan paling banyak pada pukul 8-9 pagi. Oleh akrena itu pada rentang waktu tersebut perhatian dan kesigapan kamu sedang dalam puncaknya. Dalam artian minum kopi di pagi hari tidak memberikan dampak apapun. Sebab tubuh sudah sudah diatur untuk lebih bertenaga pada jam tersebut.

Mengonsumsi kafein terlalu sering di pagi hari membuat tubuh belajar bahwa hormon kartisol akan muncul dari sumber lain, yaitu kafein. Hasilnya, ketika konsumsi kopi dikurangi di pagi hari, kamu akan merasa lelah dan tidak bersemangat lebih dari biasanya.

Solusinya, minum kopi di waktu yang tepat yaitu ketika produksi hormon kortisol menurun, yaitu pada pukul 9.30-11.30 dan pukul 13.30-17.00. Hindari konsumsi kafein berlebih di luar waktu tersebut karena bukannya bermanfaat bagi tubuh, justru akan mengganggu jam biologis. (*)

#Kopi #Sarapan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Pengunjung mencicipi segelas kopi di Booth Roemah Koffie di Gelaran Trade Expo Indonesia 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (17/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 17 Oktober 2026
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Indonesia
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Kunjungi Café & Brasserie Expo (CBE) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di NICE PIK 2. Temukan pameran kopi, pelatihan barista, peluang bisnis kafe, dan promo spesial BCA.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Berita Foto
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Petugas memilah biji kopi dari kebun kopi Sangga Buana di Kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Kuliner
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu daerah ke daerah lain, secangkir kopi dapat membawa pengalaman rasa sekaligus cerita yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Berita Foto
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencicipi segelas kopi saat mengunjungi pameran Indonesia Coffee Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Kuliner
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Sejak kopi bisa dinikmati rakyat secara umum, tradisi ngopi berkembang dari warung kopi sederhana di desa hingga kedai modern kekinian di kota besar.
Dwi Astarini - Minggu, 30 Agustus 2026
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Fun
Rp 70 Ribu dapat 2 Kopi Spesial hingga Buy One Get One, Grand Opening Roemah Koffie Agora Mall Tawarkan Sejumlah Promo
Roemah Koffie menghadirkan sejumlah promo saat grand opening gerai ke-15 di Agora Mall. Salah satunya Buy One Get One dan promo dua kopi seharga Rp70 ribu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Rp 70 Ribu dapat 2 Kopi Spesial hingga Buy One Get One, Grand Opening Roemah Koffie Agora Mall Tawarkan Sejumlah Promo
Bagikan