Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Sumbar Dibuka Akhir 2017
Gunung Kerinci. (Foto: Twitter/Sutopo_BNPB)
MerahPutih.com - Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) menyatakan jalur pendakian Gunung Kerinci melalui Solok Selatan, Sumbar, direncanakan bisa digunakan pada akhir 2017.
"Tahun ini kita selesaikan rezonasi dulu. Dan akhir 2017 sudah turun menjadi zona pemanfaatan untuk wisata dan bisa digunakan untuk jalur pendakian," ujar Kepala Balai Besar TNKS Arief Toengkagie ketika dikonfirmasi dari Padang, Kamis (2/11), seperti dilansir Antara.
Tidak ada perubahan jalur yang telah ada, hanya sekadar meninjau ulang. "Kita hanya me-review saja," ujarnya.
"Apalagi mendaki gunung merupakan wisatawan minat khusus sehingga tidak akan orang banyak wisata. Jadi gak masalah," tambahnya.
Pihaknya kini telah membuat papan informasi pendakian serta fasilitas mandi cuci kakus (MCK).
"Tahun ini rezonasi, tahun depan kami coba lengkapi dengan spot-spot untuk shelter. Secara bertahan akan kami lakukan," lanjutnya.
Wakil Ketua DPRD Solok Selatan Armen Syahjohan menyebutkan pembukaan jalur pendakian gunung dengan ketinggian 3.805 mdpl itu merupakan peluang bagi daerah itu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui sektor kepawisatawaan.
Masyarakat Bangun Rejo, Kecamatan Sangir, yang berada di pintu jalur pendakian bisa membuka jasa penginapan, porter, sebagai penerjemah, pemandu wisata dan menjual cenderamata bagi para pendaki.
"Ekonomi masyarakat bakal hidup," ujarnya.
Selain itu, jalur pendakian ini juga bakal berkonstribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD).
Dirinya mengaku tergiur menjajal jalur pendakian gunung api aktif tertinggi di ASEAN tersebut. "Setelah dibuka resmi, saya akan menjajal mendaki sehingga bisa tahu apa-apa kekurangan yang mesti dilengkapi oleh pemerintah daerah," ujarnya. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Hutan di Sumbar Kian Menyusut, DPR Desak Rehabilitasi Hutan Bukit Barisan
Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan Sumbar Belum Dialiri Listrik, Kapolda: Akses Jalan Terputus dan Potensi Bencana Susulan
Sungai di Agam Sumbar Meluap Lagi, Jembatan Darurat Buatan TNI-Polri Hanyut
Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Kabupaten Agam Terdampak Abu Vulkanis
Waspadai Ancaman Banjir Rob Pesisir Sumbar 3-7 Desember
Gubernur Sumbar Instruksikan Manfaatkan Kunjungan Pejabat Pusat untuk Korban Banjir