Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Sumbar Dibuka Akhir 2017

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 03 November 2017
Jalur Pendakian Gunung Kerinci via Sumbar Dibuka Akhir 2017

Gunung Kerinci. (Foto: Twitter/Sutopo_BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) menyatakan jalur pendakian Gunung Kerinci melalui Solok Selatan, Sumbar, direncanakan bisa digunakan pada akhir 2017.

"Tahun ini kita selesaikan rezonasi dulu. Dan akhir 2017 sudah turun menjadi zona pemanfaatan untuk wisata dan bisa digunakan untuk jalur pendakian," ujar Kepala Balai Besar TNKS Arief Toengkagie ketika dikonfirmasi dari Padang, Kamis (2/11), seperti dilansir Antara.

Tidak ada perubahan jalur yang telah ada, hanya sekadar meninjau ulang. "Kita hanya me-review saja," ujarnya.

"Apalagi mendaki gunung merupakan wisatawan minat khusus sehingga tidak akan orang banyak wisata. Jadi gak masalah," tambahnya.

Pihaknya kini telah membuat papan informasi pendakian serta fasilitas mandi cuci kakus (MCK).

"Tahun ini rezonasi, tahun depan kami coba lengkapi dengan spot-spot untuk shelter. Secara bertahan akan kami lakukan," lanjutnya.

Wakil Ketua DPRD Solok Selatan Armen Syahjohan menyebutkan pembukaan jalur pendakian gunung dengan ketinggian 3.805 mdpl itu merupakan peluang bagi daerah itu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui sektor kepawisatawaan.

Masyarakat Bangun Rejo, Kecamatan Sangir, yang berada di pintu jalur pendakian bisa membuka jasa penginapan, porter, sebagai penerjemah, pemandu wisata dan menjual cenderamata bagi para pendaki.

"Ekonomi masyarakat bakal hidup," ujarnya.

Selain itu, jalur pendakian ini juga bakal berkonstribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD).

Dirinya mengaku tergiur menjajal jalur pendakian gunung api aktif tertinggi di ASEAN tersebut. "Setelah dibuka resmi, saya akan menjajal mendaki sehingga bisa tahu apa-apa kekurangan yang mesti dilengkapi oleh pemerintah daerah," ujarnya. (*)

Sumber: ANTARA

#Gunung Kerinci #Sumatera Barat
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Indonesia
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Tindakan tersebut dinilai merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus diusut hingga ke akar permasalahannya.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Lansia Pelawan Tambang di Pasaman
Indonesia
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Amblesan tersebut terjadi akibat proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Badan Geologi Jelaskan Asal Mula Sinkhole di Limapuluh Kota, Sumbar, tak Terjadi Tiba-Tiba
Indonesia
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Setidaknya ada 200 orang mengungsi ke musala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Banjir Bandang Terjang Pasar Maninjau Agam, 40 Rumah Terdampak
Indonesia
Hutan di Sumbar Kian Menyusut, DPR Desak Rehabilitasi Hutan Bukit Barisan
Hutan di Sumatera Barat kini kian menyusut. DPR pun mendesak adanya rehabilitasi Hutan Bukit Barisan.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Hutan di Sumbar Kian Menyusut, DPR Desak Rehabilitasi Hutan Bukit Barisan
Indonesia
Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan Sumbar Belum Dialiri Listrik, Kapolda: Akses Jalan Terputus dan Potensi Bencana Susulan
Ada tujuh titik yang belum dialiri listrik, 6 di antaranya Kabupaten Agam dan satu di Kabupaten Pesisir Selatan
Frengky Aruan - Minggu, 07 Desember 2025
Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan Sumbar Belum Dialiri Listrik, Kapolda: Akses Jalan Terputus dan Potensi Bencana Susulan
Indonesia
Sungai di Agam Sumbar Meluap Lagi, Jembatan Darurat Buatan TNI-Polri Hanyut
Jembatan darurat itu hanyut terbawa arus akibat hujan deras yang berlangsung sekitar satu jam membuat air sungai langsung membesar.
Wisnu Cipto - Sabtu, 06 Desember 2025
Sungai di Agam Sumbar Meluap Lagi, Jembatan Darurat Buatan TNI-Polri Hanyut
Indonesia
Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Kabupaten Agam Terdampak Abu Vulkanis
Kecamatan Baso dan Kecamatan Canduang di Kabupaten Agam menjadi dua daerah yang terpapar kabut abu vulkanis ini.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Gunung Marapi Sumbar Erupsi, Kabupaten Agam Terdampak Abu Vulkanis
Indonesia
Waspadai Ancaman Banjir Rob Pesisir Sumbar 3-7 Desember
BMKG mengimbau masyarakat di tepi pantai atau wilayah pesisir Sumbar dan Mentawai agar tetap waspada
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
 Waspadai Ancaman Banjir Rob Pesisir Sumbar 3-7 Desember
Indonesia
Gubernur Sumbar Instruksikan Manfaatkan Kunjungan Pejabat Pusat untuk Korban Banjir
Gubernur menyebutkan sejak Jumat (28/11), sejumlah pejabat pusat telah mulai berdatangan ke Sumbar untuk melihat langsung dampak bencana.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
Gubernur Sumbar Instruksikan Manfaatkan Kunjungan Pejabat Pusat untuk Korban Banjir
Bagikan