Jakarta Rusuh, Prabowo cs Bisa Dipidana

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 23 Mei 2019
Jakarta Rusuh, Prabowo cs Bisa Dipidana

Kerusuhan di depan Bawaslu, Rabu (22/5). Foto: MP/Rizki Fitrianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com- Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Salestinus menilai Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan pimpinan Badan Pemenangan Nasional (BPN) dalam Koalisi Adil Makmur, harus dimintai pertanggungjawaban secara pidana, atas seluruh kerugian yang ditimbulkan akibat aksi pengrusakan dan gangguan keamanan yang terjadi.

Menurut Petrus aksi unjuk rasa massa pendukung Capres 02 telah berlangsung dengan kekerasan pelemparan batu, membakar ban mobil, merusak kendaraan di jalanan.

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Salestinus

"Ini sebagai buah dari indoktrinasi, provokasi dan agitasi yang dilakukan oleh Prabowo-Sandi dkk. Sejak tanggal 17 April 2019 pasca Lambaga Survei mengumumkan hasil penghitungan suara secara quick count yang mengunggulkan Capres-Cawapres 01," kata Petrus kepada Merahputih.com di Jakarta, Kamis (23/5).

BACA JUGA: Demo Berdarah, Amien Rais Minta Kapolri Tito Bertanggung Jawab

Petrus beranggapan, sikap menolak dari Capres 02 itu atas penghitungan Quick Count dan mengklaim memenangkan pilpres dengan angka fantastic 62% melebihi Capres 01, tanpa didukung fakta-fakta hukum yang dapat dipertanggungjawabkan, seakan mengkooptasi masa pendukungnya dengan informasi yang sesat dan tidak dapat dibenarkan dari aspek hukum dan pendidikan politik.

"Temuan aparat Brimob dan bukti-bukti di lapangan, bahwa massa yang mengikuti aksi kekerasan didatangkan dari luar Kota Jakarta dan diduga kuat kehadirannya karena dibayar dan dikoordinir oleh tokoh-tokoh dari BPN Koalisi Adil Makmur yang juga turut hadir saat aksi di lapangan," jelas Petrus.

Kehadiran Amin Rais, Fadli Zon dkk.sebagai representasi dari Capres-Cawapres 02 di lokasi aksi unjuk rasa (Bawaslu dan Petamburan), semakin terang benderang membuktikan adanya korelasi antara peristiwa kekerasan dalam aksi penolakan keputusan KPU dengan peran Tokoh-Tokoh Elit BPN ini.

"Apalagi selama sebulan sejak tanggal 17 April 2019, Tokoh-Tokoh ini berhasil mencuci otak dan mengkooptasi setidak-tidaknya sebagian kecil pemilih dan pendukung Capres 02, melalui berita hoax bahwa penyelenggaraan pemilu dilakukan dengan kecurangan secara terstruktur, sistimatis dan masif, tanpa bukti dan menolak upaya hukum ke MK, kecuali menggunakan kekuatan "people power" untuk segera melantik Capres-Cawapres 02," ungkap Petrus.

Foto: MP/Rizki Fitrianto
Kerusuhan di depan Bawaslu, Rabu (22/5). Foto: MP/Rizki Fitrianto

Petrus beranggapan, pernyataan Presiden Jokowi bahwa akan berdialog dengan pihak manapun, tetapi tidak akan memberikan toleransi sedikitpun terhadap perusuh dan akan melakukan tindakan hukum yang tegas terhadap perusuh, harus diterjemhakan oleh Kapolri bahwa Presiden Jokowi sungguh-sungguh menghendaki penegakan hukum secara konsisten, tanpa pandang buluh siapapun dia.

BACA JUGA: Tampung Peserta Aksi 22 Mei, Pimpinan Masjid Al Ittihad Ditangkap

"Itu berarti POLRI tidak boleh inkonsisten dalam bertindak ketika harus berhadapan dengan Prabowo, Kivlan Zen dkk," tandas Petrus. (Knu)

#Prabowo Subianto #Demo Rusuh
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Dalam 48 jam, Presiden Prabowo Subianto merombak BGN, mencopot Dadan Hindayana yang akhirnya jadi tersangka, dan memberi instruksi teknis MBG di Sentul.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Jejak Kronologis 48 Jam Presiden Prabowo Rombak BGN, Benahi Carut-marut MBG
Indonesia
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penelusuran mendalam atas laporan miring BGN tersebut
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Indonesia
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan di Hambalang.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Indonesia
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Ketika muncul perjalanan mendadak, hal tersebut murni bentuk respons cepat terhadap situasi darurat internasional mengharuskan kehadiran kepala negara
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Indonesia
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia di tengah konflik global.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) absen tidak menghadiri upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6) pagi tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Ajudannya Bilang Tidak Ada Undangan
Indonesia
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Presiden Prabowo Subianto menegaskan strategi transformasi bangsa berlandaskan Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Indonesia
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen menjalankan transformasi ekonomi nasional dalam amanat Hari Lahir Pancasila 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Transformasi Ekonomi Nasional Cegah Kebocoran
Indonesia
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Bagikan