Ultah Jakarta

Jakarta Pernah Punya Trem seperti Kota di Eropa

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 16 Juni 2021
Jakarta Pernah Punya Trem seperti Kota di Eropa

Trem listrik di Jerman, Jakarta juga pernah ada alat transportasi seperti ini. (Foto: Pixabay/pureshot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APA kamu merasa asing dengan alat transportasi trem? Jika iya, hal ini wajar saja, karena transportasi ini pertama datang sebagai trem kuda pada 1869 di Batavia (jakarta), kemudian digeser trem uap lalu listrik. Kendaraan ini sekilas berbentuk seperti kereta dan membutuhkan jalur rel untuk melaju. Serta memiliki gerbong, tetapi tidak sebanyak kereta.

Trem juga banyak digunakan di kota-kota besar di dunia pada waktu itu. Lantas, kenapa sekarang sudah tidak ada? Dimulai dari Sejarah trem di Jakarta yang perlu kamu ketahu terlebih dahulu.

Baca Juga:

Menparekraf Gandeng Komunitas Motor untuk Bangkitkan Wisata Indonesia

trem
Trem pertama datang di Batavia dengan tenaga kuda. (Foto: informasikereta.com)

Menurut jurnal Uras Siahaan, staf pengajar jurusan Arsitektur Universitas Kristen Indonesia, trem pertama adalah trem kuda pada 1869. Dalam Buku Kisah Betawi Tempo Doeloe: Robin Hood Betawi karya Alwi Shahab menyebut, trem kuda berupa kereta panjang yang memuat 40 penumpang.

Sesuai namanya, trem ditarik tiga sampai empat ekor kuda. Sang kusir biasanya menggunakan terompet sebagai klakson peringatan. Trem kuda lewat lima menit sekali dan beroperasi setiap hari, mulai pukul 05.00WIB-20.00WIB. Tarif yang harus dibayar sebesar 10 sen dengan rute Kota Tua sampai Jatinegara.

Kemudian pada 1881, keberadaan trem kuda digantikan trem uap. Ini karena melihat kuda-kuda penarik trem kerap kelelahan dengan jam kerja yang semakin padat.

Kemajuan teknologi, menciptakan trem yang dijalankan menggunakan lokomotif tenaga uap dari pembakaran batubara. Trem dengan tenaga uap ini berbunyi sangat bising ketika melaju, layaknya kereta api uap.

Rutenya pun diperpanjang dari Pasar Ikan sampai Jatinegara. Kemudian jalur bercabang di kawasan Harmoni. Selain ke arah Tanah Abang, jalur trem juga bercabang ke Jatinegara melintasi kawasan Pasar Baru-Gunung Sahari-Kramat-Salemba-Matraman.

Baca Juga:

Mobil Legendaris Eks Michael Schumacher Dijual dengan Harga Fantastis

trem
Trem listrik merajai jalanan kota Jakarta selama 27 tahun sebelum digantikan bis-bis PPD (Foto: Twitter@Adriansyah Yasin Sulaeman)

Kurang lebih 20 tahun kemudian, perkembangan teknologi mengubah trem uap secara perlahan digeser oleh trem listrik. Namun, trem uap waktu itu masih mendampingi kemunculan trem listrik secara bertahap. Hingga akhirnya, pada 1933 trem uap benar-benar dihapus.

Setelah mengeser generasi trem sebelumnya. Trem listrik sangat membantu warga Jakarta yang bepergian dan sampai lebih cepat sampai tujuan. Menjelajahi kota Jakarta selama kurang lebih 27 tahun, trem listrik harus pamit undur diri pada 1960 digantikan oleh bis-bis Perusahaan Pengangkutan Djakarta (PPD).

Trem listrik diganti kemungkinan karena tata kota Jakarta yang semakin berkembang, sehingga keberadaan trem listrik dengan jalur relnya dinilai sudah tidak cocok lagi. Karena banyak dikawatirkan membahayakan pengguna jalan lainnya, seperti pejalan kaki, becak, dan oplet.

Mungkin jika sekarang masih ada, bisa ramai dikunjungi buat foto ala-ala zaman dulu gitu. (rzk)

Baca Juga:

Canggih, Perusahaan Eropa Bangun 'Portal' untuk Menghubungkan Kota

#Jakarta #Transportasi #Transportasi Umum #Transportasi Jakarta #Transportasi Massal #Ultah Jakarta 2021
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Fun
Jakarta Future Festival Gandeng 500 Kolaborator, Menavigasi Menuju 5 Abad Kota Jakarta
Pembangunan kota tidak dapat dilakukan pemerintah semata, tapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh unsur kota.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
 Jakarta Future Festival Gandeng 500 Kolaborator, Menavigasi Menuju 5 Abad Kota Jakarta
Berita Foto
Latihan Resmi Punggawa Timnas Indonesia Jelang Laga FIFA Matchday Melawan Oman
Sejumlah pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti latihan resmi menjelang pertandingan FIFA Matchday di Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 04 Juni 2026
Latihan Resmi Punggawa Timnas Indonesia Jelang Laga FIFA Matchday Melawan Oman
Berita Foto
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Dijatuhi Hukuman 4 Tahun 6 Bulan Penjara
Terdakwa dan Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 04 Juni 2026
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Dijatuhi Hukuman 4 Tahun 6 Bulan Penjara
Indonesia
Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen
Total aset MRT Jakarta hingga 2025 telah mencapai sekitar Rp 32 triliun, yang sebagian besar berasal dari pembangunan infrastruktur transportasi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Bisnis Non Tiket Bikin Pendatapan PT MRT Naik 7 Persen
Berita Foto
Jampidsus Tetapkan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung jadi Tersangka Kasus Korupsi MBG
Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) Lodewyk Pusung di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 03 Juni 2026
Jampidsus Tetapkan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung jadi Tersangka Kasus Korupsi MBG
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Seluruh Wilayah Jakarta Cerah Berawan Rabu, 3 Juni Pagi, Sebagian Diguyur Hujan pada Sore Hari
Pada sore hari, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu akan berawan tebal. Sementara Jakarta Timur dan Jakarta Selatan diguyur hujan ringan.
Frengky Aruan - Rabu, 03 Juni 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Seluruh Wilayah Jakarta Cerah Berawan Rabu, 3 Juni Pagi, Sebagian Diguyur Hujan pada Sore Hari
Berita Foto
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran, 674 Warga Mengungsi ke Tenda Darurat di Kebon Kosong
Sejumlah pengungsi korban kebakaran Pasar Jiung beraktivitas di tenda darurat yang didirikan di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Juni 2026
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran, 674 Warga Mengungsi ke Tenda Darurat di Kebon Kosong
Indonesia
304 Bangunan Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, 679 Jiwa Terdampak
Dari jumlah korban yang terimbas kebakaran, tercatat ada sebanyak 90 korban balita hingga 35 korban sudah berumur.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
304 Bangunan Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, 679 Jiwa Terdampak
Berita Foto
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran Pasar Jiung Kemayoran Jakarta
Sejumlah warga mengais sisa-sisa barang yang masih dapat digunakan setelah kebakaran melanda Pasar Jiung di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Juni 2026
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran Pasar Jiung Kemayoran Jakarta
Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Bagikan