Jakarta Kebanjiran, Anies Dianggap Pasrah dengan Takdir

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 25 Februari 2020
Jakarta Kebanjiran, Anies Dianggap Pasrah dengan Takdir

Anies mengecek alat pemilah sampah dan air yang akan melalui Pintu Air Karet di dekat Rumah Pompa Jati Pinggir 1. (ANTARA/ Livia Kristianti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait banjir yang melanda ibu kota beberapa hari terakhir.

Ferdinand kembali mengunggah video pernyataan Anies saat masa Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Kala itu, Anies memberikan ide pembuatan drainase vertikal. Menurut Anies resapan air itu bisa menjadi jalan keluar mengatasi banjir.

Baca Juga:

RSCM Kembali Kebanjiran di Ruang Operasi dan Radiologi

Dalam video tersebut, Anies mengatakan bahwa hujan yang turun dari langit harus dimasukkan ke dalam tanah, dan bukan dialirkan ke laut melalui gorong-gorong raksasa karena melawan sunatullah.

Anies juga mengkritik kinerja Pemprov DKI yang waktu itu dipimpin Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Ia menyebut Pemprov DKI telah melakukan kesalahan fatal lantaran mengalirkan air hujan ke laut.

Ferdinand mengaku tidak heran jika Anies membiarkan Jakarta dilanda banjir karena memang pasrah pada takdir.

"Kalau sudah bicara tentang sunnatullah, artinya bicara takdir dan pasrah menerima," tulis Ferdinand, Senin (24/2).

Kondisi Pintu Air Manggarai Siaga 2,Selasa (25/2/2020) (ANTARA/ Livia Kristianti)
Kondisi Pintu Air Manggarai Siaga 2,Selasa (25/2/2020) (ANTARA/ Livia Kristianti)

"Saya jadi tidak heran mengapa Anies membiarkan Jakarta banjir, rupanya dia mau pasrah menerima takdir saja tanpa mau berbuat sesuatu. Padahal banjir itu bukan sunatullah," jelas Ferdinand.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli dengan menyentil pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut jika banjir besar di ibu kota selalu terjadi di hari libur karena doa Anies, gubernur soleh.

"Ini banjir di Jalan Rasuna Said Kuningan sepinggang orang dewasa, ini hari Selasa bukan hari libur," kata Guntur.

"Doa gubernur soleh dikasih bonus yang kata pendukungnya banjir cuma hari libur sekarang di hari kerja," sindir Guntur Romli.

Wakil Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Rahmat HS mengatakan, warga Jakarta harus bersyukur karena banjir besar di ibu kota selalu terjadi pada hari libur.

Menurutnya, banjir terjadi di hari libur karena doa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang merupakan orang soleh.

Rahmat mengungkapkan hal tersebut saat menjadi narasumber di acara Talk Show TV One, Minggu (23/2). Penggalan video pernyataan Rahmat ini viral di media sosial.

"Kita harus bersyukur lo, banjir besar kita ini selalu hari libur. Ini kalau bukan Anies gubernur soleh doanya ini (banjir) terjadi Senin, Selasa, Rabu," katanya.

Baca Juga:

Anggota DPR Semprot Ketidakbecusan Anies Tangani Banjir Jakarta

Dengan banjir terjadi di hari libur, lanjut Rahmat, ada hikmah yang dapat diambil. Salah satunya adalah pelayanan masyarakat tidak terganggu.

"Kalau hari libur tidak menganggu kerja, pelayanan masyakat tidak diganggu, devisa Jakarta hari libur biasa ke Puncak, ke mana-mana, di rumah," ucap Rahmat HS.

"Ada hikmahnya, hikmahnya yang kita ambil," sambungnya.

Lebih lanjut, Rahmat mengungkapkan badai di Jakarta ini akan berlalu setelah bulan Maret 2020.

"Tapi haqqul yaqin setelah bulan Maret, setelah curah hujan kecil, saya yakin badai itu akan berlalu," ucap dia.

"Dan kita akan merasakan bagaimana Jakarta sebagai kota megapolitan dengan penyelenggaraan Formula E yang luar biasa dan pasti orang Jakarta akan happy," jelas Rahmat. (Knu)

Baca Juga:

Banjir Rendam Pemukiman Pondok Maharta Tangerang Selatan

#Banjir Jakarta #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (4/5) malam menyebabkan ratusan Rukun Tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan tergenang banjir pada Selasa (5/5) pagi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Sebanyak 115 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Selass (5/5) pagi. Hal itu diakibatkan hujan deras pada Senin (4/5).
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Indonesia
Malam Ini 55 Rukun Tetangga dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Banjir tersebut berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Malam Ini  55 Rukun Tetangga  dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Hujan deras picu banjir di Jabodetabek. Sebanyak 31 RT di Jakarta terendam dengan ketinggian air hingga 130 cm, Tangsel juga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Sementara itu, di Jakarta Selatan, genangan air merendam 6 RT yang tersebar di Pejaten Timur, Rawajati, dan Tanjung Barat
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Update Banjir Jakarta 17 April 2026 Pagi: 21 RT Terendam Luapan Katulampa Siaga 3
Bagikan