Kuliner

Jajanan Manis Zaman Old ini Survive hingga Sekarang

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 03 Desember 2020
Jajanan Manis Zaman Old ini Survive hingga Sekarang

Jajanan manis zaman dulu masih bertahan hingga kini. (foto: unsplash/ioana cristiana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JAJAN manis selalu punya penggemar. Seberapa pun seringnya orangtua melarang untuk mengasup camilan manis, kamu pasti tetap tergoda rasa manis yang menyenangkan.

Tidak mengherankan deh jika jajanan manis lazim dijual di sekolah-sekolah. Kamu pasti pernah mencicip (atau bahkan menggilai) jajanan manis. Beberapa jajanan manis zaman dulu makin jarang ditemui kini. Biar begitu, bukan berarti jajanan manis zaman old ini punah. Ada kok yang survive dan masih digemari hingga kini.

BACA JUGA:

Air Kelapa Masuk Golongan Superfood, Ini Manfaatnya

1. Kue rangi

kue rangi
Kue rangi klasik dengan topping gula merah kental. (foto: Instagram @foodirectory)

Jajanan ini merupakan kue khas orang Betawi. Nama lainnya ialah sagu rangi. Bahan utama pembuat kue ini yakni kelapa, tepung kanji atau tapioka, dan sedikit garam dan air.

Adonan tersebut kemudian dimasak di cetakan kue pancong atau bandros yang ukurannya lebih kecil. Biar manis, kue rangi diberi olesan gule merah kental. Ada juga yang menambahkan gula merah itu dengan nangka, nanas, atau durian. Harum. Kue rangi paling enak disantap saat masih hangat. Kalau sudah dingin dan kelamaan, tekstur kue ini berubah jadi keras dan kaku.

Kini makin susah menemukan penjual kue rangi. Di beberapa pasar tradisional di wilayah Tangerang, kue ini masih bisa kamu temui. Penjual akan memasak kue rangi begitu ada yang memesan. Jadi kue tersaji masih hangat.

2. Rambut nenek

arum manis
Kayak kapas tapi manis. (foto: Instagram @nokjajan)

Di Indonesia, jajanan manis ini dikenal dengan banyak nama. Ada yang menyebutnya arum manis, ada juga yang memanggilnya arbanat. Namun, anak-anak menamai penganan manis ini dengan rambut nenek-nenek.

Ternyata, jajanan ini pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat sana. Pada 1904, William Morrison dan John C Wharton memperkenalkan jajanan ini dengan nama fairy floss (rambut peri) di St Louis World's Fair. Tanpa disangka, gula-gula ini sukses besar.

Arum manis dibuat dari gula yang diberi pewarna makanan. Ada mesin khusus untuk membuatnya. Bagian tengah mesin itu terdiri dari sebuah wadah kecil. Ke dalamnya dimasukkan gula dan pewarna makanan. Pemanas dekat tepian wadah itu mencairkan gula. Gula cair kemudian diputar melalui lubang-lubang kecil dan hasilnya dipadatkan oleh udara.

Kini, rambut nenek-nenek dibuat dalam berbagai bentuk dan warna. Rasa manisnya jadi makin menggoda dengan bentuk yang lucu-lucu. Kamu harus memakan rambut nenek ini secepat mungkin. Alasannya, jika sudah terkena udara, arum manis akan mengeras.


3. Permen gulali

gulali
Permen gulali manis karya abang-abang. (foto: Instagram @yuni.christine.tan)

Dahulu, ketika permen loli belum mudah didapat seperti sekarang, anak-anak amat menggemari permen gulali yang dijajakan abang-abang.

Pada dasarnya, permen gulali hampir mirip dengan arum manis. Keduanya dibuat dari gula yang dipanaskan. Bedanya, permen gulali bisa dibuat dari gula pasir atau gula jawa. Jika rambut nenek berbentuk seperti rambut kusut lansia, permen gulali bisa dibuat berbagai bentuk lucu.


4. Biskuit kembang gula

biskuit monas
Icing sugar biasanya lenyap duluan. (foto: goodtoknow)

Entah apa nama tepat dari biskuit cantik ini. Ada yang menyebutnya kue monas (mungkin karena bagian pucuknya yang mirip api Monas). Ada juga istilah iced gem biscuit. Nama itu mengacu pada biskuit buatan Huntley dan Palmer asal Inggris pada 1850-an. Selanjutnya, pada 1910-an, biskuit kecil itu diberi icing sugar warna-warni di atasnya.

Biskuit ini menyebar hingga ke beberapa negara loh. Selain Indonesia, kamu bisa menemukan biskuit ini di Singapura, Malaysia, Australia, hingga Irlandia.

Meskipun enggak langka, biskuit ini membawa kenangan tersendiri. Anak 90-an pasti pernah merayakan hari raya dengan sajian biskuit cantik ini. Biasanya, bagian icing sugar akan diincar karena rasanya manis. Apa kamu pernah melakukan hal itu?(dwi)

#Kuliner
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Indonesia
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
ni merupakan perdana bakso Solo buka setelah tutup sejak Senin (3/11).
Dwi Astarini - Jumat, 07 November 2025
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Kuliner
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Gastrodiplomacy merupakan strategi kebudayaan dan ekonomi yang memperkenalkan identitas bangsa melalui cita rasa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Kuliner
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Hidangan fusion Korea yang disajikan dibuat dari bahan-bahan terbaik dari seluruh Korea
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Kuliner
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Bakso Boedjangan menghadirkan inovasi terbaru kuah keju.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Makanan Khas Demak yang Unik dan Wajib Dicoba, 10 Rekomendasi Terlezat!
Sedang liburan ke Kota Wali? Jangan lewatkan 10 makanan khas Demak yang legendaris dan menggugah selera dari Caos Dhahar Lorogendhing hingga Mangut Kepala Manyung.
ImanK - Sabtu, 25 Oktober 2025
Makanan Khas Demak yang Unik dan Wajib Dicoba, 10 Rekomendasi Terlezat!
Lifestyle
10 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicoba, dari Soto Kerbau hingga Gethuk Nyimut
Yuk jelajahi 10 kuliner khas Kudus yang paling terkenal! Mulai dari soto kerbau legendaris, nasi pindang, hingga gethuk nyimut yang manis dan unik.
ImanK - Minggu, 19 Oktober 2025
10 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicoba, dari Soto Kerbau hingga Gethuk Nyimut
Tradisi
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda
Sebanyak 14 warisan budaya Solo berbagai kategori berbeda dari makanan hingga olahraga tradisional ditetapkan WBTb.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda
Bagikan