Kesehatan

Jaga Kesehatan Selama WFO dengan 4 Kebiasaan Sederhana ya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 21 September 2022
Jaga Kesehatan Selama WFO dengan 4 Kebiasaan Sederhana ya

Tetap semangat saat WFO. (Foto: Unsplash/Mimi Thian)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMAT tinggal WFH, selamat datang WFO. Situasi pandemi kini sudah kondusif dan beberapa perusahaan sudah menerapkan kembali kebijakan bekerja di kantor atau Work From Office (WFO). Bagi kamu yang sudah terbiasa bekerja di rumah, wajar jika kamu mager saat kembali bekerja di kantor.

Seperti dimuat di laman Alodokter, nyatanya kembali WFO membuat sebagian pekerja stres lantaran sudah terlalu nyaman dengan suasana bekerja di rumah tercinta. Sebab, otomatis saat bekerja di kantor waktu kerja tak lagi se-fleksibel saat WFH. Kesibukan jam kerja di kantor bisa saja membuat pekerja melewatkan waktu makan yang ujung-ujungnya membuat mereka sakit dan menurunkan performa kerja.

Baca Juga:

Rahasia Sederhana Panjang Umur

Oleh karena itu, segera bangkitkan semangat kamu untuk WFO. Jangan lupa pula untuk menjaga kesehatan agar selalu produktif dalam menyelesaikan seabrek pekerjaan nan menumpuk. Empat kebiasaan sederhana ini akan membuat tubuh kamu tetap sehat selama WFO, misalnya:

1. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Segera ubah menu makanan harian kamu. Sertakan makanan bergizi seimbang pada asupan makanan sehari-hari agar mendapatkan berbagai macam manfaatnya. Makanan bergizi seimbang mampu meningkatkan daya tahan tubuh, membuat mood tetap stabil, dan menjadi sumber energi yang baik untuk tubuh.

Roti gandum, daging tanpa lemak, ikan, sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan, merupakan deretan makanan yang wajib rutin kamu konsumsi.

Konsumsi makanan bergizi. (Foto: Unsplash/Anh Nguyen)

2. Patuhi protokol kesehatan

Kamu tidak boleh bosan untuk mematuhi protokol kesehatan walaupun situasi pandemi sudah kondusif. Protokol kesehatan seperti memakai masker dan mencuci tangan secara berkala tidak hanya membuatmu terhindar dari COVID-19.

Penyakit menular lainnya semisal influenza dan tuberkulosis dapat kamu cegah dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut. Jika belum mendapatkan tiga dosis vaksin COVID-19, segera lakukan juga ya.

Baca Juga:

Mana Lebih Bermanfaat, Lari Pagi atau Sore?

3. Lakukan Teknik Pomodoro

Teknik Pomodoro dapat meningkatkan fokus dan produktivitas, sehingga membuat kinerja kamu di kantor lebih efektif. Teknik ini sejatinya membuat kamu tidak mudah lelah karena menerapkan durasi kerja dan istirahat yang teratur. Teknik pomodoro ialah bekerja selama 25 menit dan beristirahat selama 5 menit. Setelah empat sesi bekerja, manfaatkan 15–30 menit untuk beristirahat.

Saat istirahat, usahakan jangan hanya scrolling online shop saja. Manfaatkan waktu istirahat dengan melakukan peregangan agar tubuh tidak kaku karena duduk terlalu lama. Kamu juga bisa bermeditasi untuk membuat pikiran rileks.

Jaga waktu tidur. (Foto: Unsplash/Lux Graves)

4. Cukupi waktu tidur

Kamu akan kembali menjalani waktu bekerja selama sembilan jam saat WFO. Maka dari itu, kamu membutuhkan kondisi fisik yang kuat agar tidak jatuh sakit. Caranya ialah dengan menjaga waktu tidur malam kamu, yakni 7-9 jam. Dengan memenuhi durasi tidur yang dianjurkan tersebut, konsentrasi dan mood juga meningkat untuk mempertahankan produktivitas kerjamu. (ikh)

Baca Juga:

Meditasi Bantu Tidur Lebih Mudah dan Nyenyak

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan