Cegah Wabah COVID-19, Jadwal KA Surabaya ke Jakarta Dipangkas Bertahap

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 26 Maret 2020
Cegah Wabah COVID-19, Jadwal KA Surabaya ke Jakarta Dipangkas Bertahap

Pemeriksaan kesehatan kepada penumpang yang hendak naik KA di stasiun Gubeng Surabaya. ANTARA/HO PT KAI Daop 8 Surabaya/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya membatalkan sejumlah perjalanan kereta api dari wilayah setempat menuju Jakarta, karena untuk mendukung program pemerintah dalam pencegahan virus Corona atau COVID-19.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan pembatalan dibagi dua tahap, yakni tahap pertama dilakukan hari ini, tanggal 26 Maret sampai 30 April 2020, dengan membatalkan tiga perjalanan KA di antaranya KA Sembrani, relasi Stasiun Surabaya pasar Turi-Gambir Jakarta, kemudian, KA Gumarang relasi Stasiun Pasar Turi-Stasiun Pasar Senen Jakarta dan KA Songoriti relasi Stasiun Surabaya Gubeng-Stasiun Malang.

Baca Juga

Antisipasi COVID-19, Operasional 4 KA Tujuan Semarang Disetop

Berikutnya, tahap kedua akan dilakukan pembatalan empat perjalanan KA terhitung mulai tanggal 1 sampai 30 April 2020, di antaranya KA Sancaka Utara, relasi Surabaya Pasar Turi-Gambringan-Solo-Kutoarjo, kemudian KA Mutiara timur relasi Surabaya Gubeng-Ketapang, KA Logawa relasi Jember-Surabaya Gubeng-Purwokerto, dan KA Gaya Baru malam Selatan relasi Surabaya Gubeng-Pasar Senen.

Daop 8 Surabaya, kata dia, juga melakukan upaya lain, salah satunya memperpendek relasi atau jarak kereta api, dengan total lima perjalanan KA yang mengalami perpendekan terhitung 1 April sampai 30 April di antaranya KA Argo Wilis relasi sebelumnya Surabaya Gubeng-Bandung- Gambir, menjadi Stasiun Surabaya Gubeng-Bandung.

KA Gumarang Rangkaian Panjang melintas JPL 1 Cikampek. Foto: Syaifan Bahtiar Nirwansyah
KA Gumarang Rangkaian Panjang melintas JPL 1 Cikampek. Foto: Syaifan Bahtiar Nirwansyah

Berikutnya, KA Mutiara Selatan relasi sebelumnya Malang-Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir menjadi Surabaya Gubeng-Bandung, lalu KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung-Gambir menjadi Surabaya Gubeng-Bandung.

Kemudian, KA Malabar relasi Malang – Bandung – Pasar Senen Jakarta menjadi Malang – Bandung, dan KA Lokal Ekonomi relasi Surabaya Pasar Turi - Babat - Bojonegoro menjadi Pasar Turi - Babat Lamongan yang berlaku dari tanggal 26 Maret sampai 31 Maret 2020.

"Kami akui akibat dari kebijakan itu, banyak tiket yang akhirnya dibatalkan masyarakat, tercatat ada 25.435 tiket yang dibatalkan para penumpang," kata Suprapto dilansir Antara, Kamis (26/3)

Baca Juga

PT KAI Daop 4 Tambah Pemberhentian Kereta Api di 5 Stasiun

Ia berharap, bagi masyarakat yang ingin membatalkan tiket KA dapat dilakukan melalui aplikasi pemesanan tiket daring "KAI Access".

"Kami sarankan para penumpang yang ingin membatalkan tiket ataupun merubah perjalanan KA memanfaatkan aplikasi KAI Access, karena masyarakat tidak perlu lagi mendatangi loket stasiun, sebab bisa dilakukan 3 jam sebelum waktu keberangkatan KA," pungkasnya. (*)

#PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
KAI mengelola 2.997,99 ton limbah sepanjang 2025 melalui skema guna ulang dan daur ulang. Material kereta pensiun seperti besi, baja, dan logam kembali dimanfaatkan industri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
Indonesia
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
KRL Jabodetabek mencatat 210,47 juta pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, naik 6,39 persen. Lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan penumpang tercepat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Indonesia
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Indonesia
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Sepanjang periode Januari hingga 29 Juli 2026 saja, Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak telah melayani 31.546 pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Indonesia
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Nusantara Explorer jadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Menurut Prabowo, kereta api merupakan instrumen sesungguhnya dalam demokratisasi ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Indonesia
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Revitalisasi berlangsung 330 hari dengan mengembalikan sejumlah elemen bangunan berdasarkan dokumentasi historis.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Indonesia
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
adwal operasional komersial, rute perjalanan, tarif, serta komposisi akhir kereta akan diumumkan setelah seluruh aspek operasional dan keselamatan dinyatakan siap.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
Indonesia
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
"Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai," kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
Indonesia
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
"Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir, utuh, komprehensif," tutur Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
Bagikan