Jadi Tim Pansel Dirjen Pajak, Integritas Mardiasmo Diragukan

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Sabtu, 20 Desember 2014
Jadi Tim Pansel Dirjen Pajak, Integritas Mardiasmo Diragukan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Peneliti Forum Pajak Berkeadilan, Wiko Saputra meragukan integritas tim Panitian Seleksi (Pansel) Dirjen Pajak. Betapa tidak, sebab, Ketua Tim Pansel Pajak ini diketuai oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Mardiasmo. Dia ternyata merangkap jabatan. Selain sebagai Wamen, Mardiasmo juga ternyata menjabat sebaga PLT Dirjen Pajak.

"Tidak tanggung-tanggung bukan hanya menjadi Komisaris Utama Jasa Raharja, salah satu Bank milik pemerintahpun, Bank BTN, di duduki Mardiasmo sebagai Komisaris Utama," kata Wiko di Jakarta, Sabtu (20/12).

Wiko mengaku sudah lama memonitor jejak rakam Mardiasmo. Pada era pemerintahan SBY-Boeodiono misalnya, kata dia, Mardiasmo menjadi Dirjen Perimbangan Keuangan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menurut dia, masalah rangkap jabatan Mardiasmo ini terus menjadi polemik yang tak berkesudahan. Sebab, kata dia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sendiri pernah mempermasalahkan masalah rangkap jabatan ini karena di sana ada kemungkinan terjadi konflik kepentingan.

"Publik juga menyimak apa yang sedang di garap Wamenkeu sebagai ketua tim pansel yang telah meloloskan 11 calon dirjen pajak. Dari daftar nama-nama tersebut ternyata ada memiliki rekening gendut, walau tidak semua dari para calon memiliki rekening gendut. Juga ada yang mengherankan terkait proses lelang jabatan ini, mulai dari peserta yang tiba tiba ada "peserta susulan" peserta susulan untuk tes kesehatan, peserta yang saat pembuatan makalah menggunakan tulisan tangan dan di loloskan, nama nama yang sudah bocor duluan ke masyarakat," katanya.

Namun demikian, kata Wiko masalah tersebut ternyata tidak membuat tim pansel segera mengakhiri polemik yang terjadi di tubuh DJP. Dia mengatakan mestinya Mardiasmo menjelaskan tentang aturan yang berubah-ubah tersebut. Misalnya, kata dia, jika ada kandidat calon yang menggunakan tulisan tangan hal itu harus Mardiasmo jelaskan.

"Lelang jabatan sudah terlanjur di buka, polemik sudah semakin saling menjatuhkan, masyarakat saat ini menunggu polemik ini berakhir, atau jangan sampai masyarakat menilai pansel sudah punya kepentingan, bahkan bisa jadi karena Dirjen Pajak ini menggiurkan sehingga pansel memiliki sekenario untuk membatalkan proses lelang dan bisa dengan leluasa menetapkan atau bahkan bisa jadi PLT DJP yang akan duduk jadi Dirjen Pajak, atau PLT punya cara lain, semua bisa terjadi" pungkasnya.

Wiko menambahkan harusnya pemerintah lebih fokus kepada penerimaan negara menjelang akhir tahun 2014 ini, dengan adanya polemik di lingkungan DJP, "janganlah gara-gara lelang jabatan" hasilnya tidak maksimal sehingga target tidak tercapai, yang di rugikan adalah pasti pemerintah," tutup Wiko.

#Pajak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Putar Film Nasional, Pramono Beri Potongan Pajak 50 Persen
Pramono berharap Jakarta bisa menjadi kota sinema seperti Busan yang merupakan kota sinema di Korea Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Putar Film Nasional, Pramono Beri Potongan Pajak 50 Persen
Indonesia
Kemenkeu Beri Keringan Buat Lunasi Pokok Utang Pajak
Penyempurnaan kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat pelunasan pokok utang pajak yang masih tertunda serta memperkuat kepatuhan sukarela wajib pajak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Kemenkeu Beri Keringan Buat Lunasi Pokok Utang Pajak
Indonesia
Begini Pendapatan Pajak Sampai 30 September 2026, Pajak Penjualan Barang Mewah Naik Drastis
PPN dalam negeri tumbuh 51,3 persen menjadi Rp 369,5 triliun, antara lain didorong aktivitas perdagangan besar bahan bakar minyak (BBM).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Begini Pendapatan Pajak Sampai 30 September 2026, Pajak Penjualan Barang Mewah Naik Drastis
Indonesia
Penerapan Pajak Perdagangan Elektronik Mulai 1 Oktober 2026 Bisa Bikin Harga Barang Dinaikkan
Penerapan pajak perdagangan elektronik berpotensi mendorong penyesuaian harga di tingkat konsumen karena tambahan komponen pajak dapat menjadi biaya operasional bagi pedagang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Penerapan Pajak Perdagangan Elektronik Mulai 1 Oktober 2026 Bisa Bikin Harga Barang Dinaikkan
Indonesia
Pungutan Pajak Penghasilan Pedagang du Marketplace Mulai Diterapkan Per 1 Oktober 2026
PPh 22 yang telah dipungut melalui lokapasar kemudian diperhitungkan sebagai kredit pajak dalam tahun berjalan atau menjadi bagian dari pelunasan PPh Final, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Pungutan Pajak Penghasilan Pedagang du Marketplace Mulai Diterapkan Per 1 Oktober 2026
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Pekerja di Seluruh Sektor Dengan Upah di Bawah Rp 10 Juta Dapat Insentif Pajak
Saat ini juga tengah dibahas untuk pembuatan program tambahan untuk KPR bersubsidi bagi masyarakat dengan penghasilan tetap sekitar Rp 17 juta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Pekerja di Seluruh Sektor Dengan Upah di Bawah Rp 10 Juta Dapat Insentif Pajak
Indonesia
Pemerintah Mulai Pungut Pajak Atas Transaksi Melalui Platform Asing
Pemerintah memberlakukan pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN) atas transaksi digital lintas negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pemerintah Mulai Pungut Pajak Atas Transaksi Melalui Platform Asing
Indonesia
Ingin Uang Beredar di Masyarakat, Insentif Pajak Capai Rp 632 Triliun
Sejumlah target penerima insentif perpajakan di antaranya termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor bidang usaha seperti manufaktur, pertanian, perdagangan, hingga konstruksi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Ingin Uang Beredar di Masyarakat, Insentif Pajak Capai Rp 632 Triliun
Indonesia
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Kementerian Komdigi menegaskan kepada PSE Lingkup Privat yang telah menerima surat pemberitahuan untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Bagikan