Jadi Penasihat Khusus Presiden, Berapa Harta Kekayaan Dudung Abdurachman?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 22 Oktober 2024
Jadi Penasihat Khusus Presiden, Berapa Harta Kekayaan Dudung Abdurachman?

Dudung Abdurachman. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menjadi salah satu tokoh yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai penasihat khusus presiden di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10).

Dudung dilantik bersama enam tokoh lainnya, yakni Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Purnomo Yusgiantoro, Bambang Brojonegoro, Muhadjir Effendy, dan Letjen (Purn) Terawan Agus Putranto.

Dalam Keputusan Presiden Nomor 140 P Tahun 2024 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden, Dudung diangkat menjadi penasihat khusus bidang pertahanan nasional.

Baca juga:

Pengalaman 40 Tahun, Modal Yovie Jadi 'Pembisik' Prabowo Bidang Ekonomi Kreatif

Berdasarkan laman elhkpn.kpk.go.id, yang dilihat MerahPutih.com, Selasa (22/10), Dudung terakhir menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada 17 Maret 2024.

Dalam LHKPN yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut, ia tercatat memiliki harta Rp 12,2 miliar.

Baca juga:

Raffi Ahmad Hingga Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Prabowo, Ini Tugasnya

Harta mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu terdiri dari harta bergerak dan harta tidak bergerak.

Untuk harta tidak bergerak, ia memiliki Enam bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bandung, Magelang, dan Subang dengan nilai total mencapai Rp 7,6 miliar.

Sedangkan untuk harta bergerak, Dudung memiliki empat unit mobil dan motor yang terdiri dari Toyota Veloz, Toyota Fortuner, Toyota Corolla, dan Honda PCX. Jumpah harta bergerak miliknya senilai Rp 1,2 miliar.

Baca juga:

Aktivis 98 Budiman Sudjatmiko jadi ‘Tangan Kanan’ Prabowo untuk Bereskan Persoalan Kemiskinan

Purnawirawan jenderal bintang empat itu juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1 miliar. Dudung juga melaporkan kas dan setara kas senilai Rp 2,3 miliar.

Dalam LHKPN tersebut, alumnus Akademi Militer 1988B ini tercatat tidak memiliki hutang. Sehingga jika ditotal harta kekayaannya mencapai Rp 12.250.414.421. (Pon)

#LHKPN #Dudung Abdurachman #Kabinet Prabowo #Presiden Prabowo
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyusun rencana besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan nasional, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan penguatan layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Luhut dan Chatib Basri Bahas Strategi Ekonomi, bukan Kursi Menkeu
Luhut hadir sebagai Ketua DEN, sedangkan Chatib Basri merupakan anggota DEN. 

Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Presiden Prabowo Bertemu Luhut dan Chatib Basri Bahas Strategi Ekonomi, bukan Kursi Menkeu
Indonesia
Jadi Kepala BGN, Simak Rincian Harta Kekayaan Nanik S. Deyang yang Tembus Rp 6,3 Miliar
Nanik S Deyang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Berdasarkan LHKPN, total hartanya mencapai Rp 6,3 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Jadi Kepala BGN, Simak Rincian Harta Kekayaan Nanik S. Deyang yang Tembus Rp 6,3 Miliar
Indonesia
Kasus Dadan dan Silmy Karim, Presiden Prabowo Nyatakan Perang terhadap Korupsi
Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program strategis nasional guna memastikan seluruh kebijakan dapat berjalan secara akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Kasus Dadan dan Silmy Karim, Presiden Prabowo Nyatakan Perang terhadap Korupsi
Indonesia
Prihatin Dadan dan Silmy Karim Dipenjara karena Kasus Korupsi, Istana: sudah Diingatkan Prabowo
Presiden Prabowo Subianto selalu mengingatkan jajarannya untuk melawan praktik-praktik korupsi setiap menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Prihatin Dadan dan Silmy Karim Dipenjara karena Kasus Korupsi, Istana: sudah Diingatkan Prabowo
Indonesia
KSP Buka-Bukaan Prabowo Sudah Lama Bidik Dadan, Diduga Main Jual-Beli Titik Dapur MBG
Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman menyebut Presiden Prabowo sudah lama memantau dugaan jual-beli titik dapur MBG.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
KSP Buka-Bukaan Prabowo Sudah Lama Bidik Dadan, Diduga Main Jual-Beli Titik Dapur MBG
Indonesia
Dadan Hindayana Dicopot dari Posisi Kepala BGN, Isu Dugaan Jual Beli ‘Dapur Umum’ MBG Mencuat
Dudung menyebut Presiden Prabowo Subianto ingin program MBG berjalan dengan baik.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Dadan Hindayana Dicopot dari Posisi Kepala BGN, Isu Dugaan Jual Beli ‘Dapur Umum’ MBG Mencuat
Indonesia
KSP Ungkap Dugaan Jual Beli Dapur MBG Jadi Salah Satu Faktor Pencopotan Dadan Hindayana
KSP Dudung Abdurachman mengungkap dugaan jual beli SPPG atau dapur MBG menjadi salah satu faktor pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
KSP Ungkap Dugaan Jual Beli Dapur MBG Jadi Salah Satu Faktor Pencopotan Dadan Hindayana
Indonesia
Sosok Sonny Sonjaya, Pensiunan Jenderal Polisi yang Didepak Prabowo dari Kursi Wakil Kepala BGN
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1991 atau seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Sosok Sonny Sonjaya, Pensiunan Jenderal Polisi yang Didepak Prabowo dari Kursi Wakil Kepala BGN
Indonesia
Profil Lodewyk Pusung, Pimpinan BGN yang Juga Dicopot Presiden Prabowo
Pria yang fasih berbahasa Inggris dan Prancis ini memulai pendidikan militer (Akmil) di Magelang dan lulus pada 1981.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Pimpinan BGN yang Juga Dicopot Presiden Prabowo
Bagikan