Muncul Kabinet Bayangan, Pengamat Usul Ganti Nama Jadi Kabinet Tandingan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Muncul Kabinet Bayangan, Pengamat Usul Ganti Nama Jadi Kabinet Tandingan

Analis komunikasi politik Hendri Satrio. (ANTARA/HO-dokumentasi pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pada Jumat (17/7), koalisi masyarakat mengumumkan inisiatif "Kabinet Bayangan" yang terdiri atas 15 individu berasal dari akademisi, aktivis sampai dengan peneliti. Masing-masing dari tokoh tersebut membidangi sektor tertentu yang serupa dengan Kabinet Merah Putih.

Pengamat politik Hendri Satrio alias Hensa menilai, masyarakat lebih membutuhkan tokoh atau kelompok yang konsisten menelurkan ide, bukan sekadar kritikus yang bergantung pada momentum kebijakan penguasa.

Secara konseptual istilah

Kabinet Bayangan" justru mengecilkan potensi kelompok masyarakat sipil itu sendiri. Nama tersebut dinilai secara tidak langsung menunjukkan keterbatasan karena sifat dasar sebuah bayangan yang hanya bisa pasrah mengikuti objek aslinya," kata Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu dalam keterangan di Jakarta, Jumat (31/7).

Ia tidak menampik, di beberapa negara demokrasi, keberadaan shadow cabinet adalah hal yang lumrah untuk mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah. Namun, ia menilai adopsi nama tersebut oleh masyarakat sipil di Indonesia saat ini justru bisa menjadi bumerang.

Baca juga:

Kabinet Bayangan Mulai Bekerja, Begini Reaksi Wapres Gibran!

Pada prinsipnya, saya melihat 'Kabinet Bayangan' ini justru secara tidak langsung mengakui bahwa mereka tidak punya agenda sendiri. Mereka seolah memposisikan diri hanya untuk bereaksi terhadap kebijakan penguasa,

kata Hensa. "Kalau pemerintah diam, ya bayangannya ikut diam. Ini kan repot kalau niatnya mau menjadi kelompok penekan atau alternatif kebijakan bagi masyarakat," katanya.

Hensa menyarankan, jika kelompok tersebut memang berniat menghadirkan alternatif kebijakan yang segar dan berani, mereka seharusnya lebih percaya diri dalam merumuskan nama pergerakan.

Mestinya jika ingin membentuk kabinet tandingan, namanya 'Kabinet Tandingan' saja. Kata 'tandingan' itu punya daya dobrak. Ada gagasan yang diadu, ada keberanian untuk berdiri sejajar menawarkan solusi,

ujarnya.

Hensa mengingatkan bahwa kelompok politik atau sipil yang terlalu reaktif berisiko kehilangan kredibilitas.

Bayangan itu tidak abadi. Begitu cahayanya pindah atau meredup, bayangannya hilang. Makanya kalau mau punya nama besar dan dipercaya publik, jangan cuma jadi bayangan, jadilah sumber cahaya itu sendiri,

ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menghormati langkah pengawasan publik yang dilakukan oleh lembaga kredibel, masukan dari masyarakat, dan media serta inisiatif "Kabinet Bayangan" yang dilakukan para pemuda.

Saya menghormati setiap hasil survei, kajian, maupun analisis yang disampaikan oleh lembaga-lembaga yang kredibel. Saya juga menghormati setiap bentuk partisipasi masyarakat, termasuk pengamat, akademisi, awak media, serta inisiatif anak-anak muda dalam menyampaikan masukan maupun membentuk kabinet bayangan,

ujar Gibran dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu (29/7).

Dalam negara demokrasi, setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, memberikan kritik, dan ikut mengawal jalannya pemerintahan. Semua itu merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat.

#Kabinet Prabowo #Kabinet Merah Putih #Kabinet Bayangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Soal Wacana Reshuffle Presiden Prabowo, PKS: jangan Ada lagi Menteri Kena Kasus Korupsi
Meminta Prabowo memiliki parameter yang jelas dalam mengevaluasi anggota kabinet.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Soal Wacana Reshuffle Presiden Prabowo, PKS: jangan Ada lagi Menteri Kena Kasus Korupsi
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Menko Pratikno Buru-Buru ke Istana
Pratikno menjelaskan keputusan dirinya segera langsung meluncur ke Istana murni untuk memenuhi protokol acara yang telah dijadwalkan Sekretariat Presiden pada pukul 15.00 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Menko Pratikno Buru-Buru ke Istana
Indonesia
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Presiden Prabowo menanggapi kritik kabinet gemuk membandingkan dengan Timor Leste yang luasnya lebih kecil dari Bogor punya 28 menteri
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Indonesia
Presiden Prabowo Peringatkan Menteri yang tak Sanggup Kerja untuk Mundur, PAN: itu Peringatan Serius
Seluruh kinerja menteri juga berada dalam pengawasan langsung Presiden Prabowo.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Presiden Prabowo Peringatkan Menteri yang tak Sanggup Kerja untuk Mundur, PAN: itu Peringatan Serius
Indonesia
Pratikno Dikabarkan Sakit dan Mundur, Mensesneg: belum Ada Kabar
Prasetyo menyatakan belum memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatan maupun rencana pengunduran diri Pratikno.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
 Pratikno Dikabarkan Sakit dan Mundur, Mensesneg: belum Ada Kabar
Indonesia
Bantah Sakit Mundur dari Kabinet, Menko Pratikno Lagi Tugas Cek Kebakaran Bromo
Menko PMK Pratikno membantah rumor mundur dari Kabinet Merah Putih karena sakit.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Bantah Sakit Mundur dari Kabinet, Menko Pratikno Lagi Tugas Cek Kebakaran Bromo
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Isu reshuffle kabinet kembali menguat jelang HUT RI ke-81. Komisi II DPR mengatakan, bahwa hal itu merupakan hak Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Indonesia
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Presiden bebas menentukan figur yang dinilai mampu menjalankan tugas pemerintahan.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Indonesia
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Fokus pemerintah hanya mengisi jabatan kosong di Kabinet seperti Wamenimipas dan Wamentan.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Indonesia
Muncul Kabinet Bayangan, Pengamat Usul Ganti Nama Jadi Kabinet Tandingan
Mestinya jika ingin membentuk kabinet tandingan, namanya 'Kabinet Tandingan' saja. Kata 'tandingan' itu punya daya dobrak. Ada gagasan yang diadu, ada keberanian untuk berdiri sejajar menawarkan solusi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Muncul Kabinet Bayangan, Pengamat Usul Ganti Nama Jadi Kabinet Tandingan
Bagikan